Ngobrol 1

    Terawangan / Melihat Gaib

 

Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca mengenai masalah-masalah yang terkait dengan orang yang kerasukan dan ketempatan mahluk halus dan orang yang di internet dikatakan gila karena belajar ilmu kebatinan. Pada dasarnya pokok-pokok pengertian masalahnya sudah Penulis tuliskan di halaman berjudul  Pengaruh Gaib Thd Manusia , Terawangan / Melihat Gaib dan Ketempatan Mahluk Halus, tetapi tulisan di halaman ini sengaja diungkapkan kembali supaya kita menjadi lebih mengerti maksud dan isi tulisan-tulisan itu, supaya kita lebih mengerti isi permasalahannya, supaya kita menjadi lebih aware. Mudah-mudahan kita juga bisa menangkal dan mengatasi masalahnya jika ternyata ada masalahnya yang terjadi juga pada diri kita sendiri atau keluarga kita.
Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan.


_______





 A :     Malam mas, mau tanya pertanyaan aneh lagi nih hehe...
Dalam sebuah keilmuan gaib, maupun batin, bahasa yang digunakan sangat penting,
Kalau dalam keilmuan gaib, sebisa mungkin menggunakan bahasa asli, bahasa awal ketika ilmu itu diciptakan, karena sugestinya adalah keluar
Sedangkan keilmuan batin akan lebih bagus jika menggunakan bahasa ibu, bahasa yang paling dimengerti oleh kita sendiri. karena sugestinya ke dalam

nah ketika berkomunikasi gaib, kontak batin itu bagaimana mas?
Yang digunakan 1 bahasa atau akan ditranslate otomatis?

Bahasa tertua yang pernah mas tau dekat dengan bahasa apa?
Kalo dari pengalaman teman yang pernah kontak sama ruh alien, walaupun pake bahasa batin, bahasanya tetap sulit dimengerti..
Waktu perang BY ke 2 aliennya pake bahasa apa mas?

Terima kasih

 J :     Untuk amalan yg menggunakan khodam, paling baik adalah menggunakan bahasa yg dimengerti oleh
khodamnya, shg dia tidak perlu repot2 membaca pikiran kita.
Kalau kebetulan saja kita sendiri tidak tahu arti kata di dalam mantranya, dan khodamnya juga tidak mengerti artinya, keampuhan ilmunya bisa ngambang.
Misalnya saja amalannya berbahasa arab, khodamnya dari jawa, kalau sama2 gak ngerti artinya, khodamnya juga bingung menjalankannya. Khodamnya mau tanya sama siapa ?

Untuk kebatinan paling bagus menggunakan bahasa yg kita sendiri mengerti dan bahasa yg kita mudah bersugesti / bervisualisasi.
Kalau bahasanya saja gak ngerti, bersugestinya bagaimana ?
Ibaratnya anda orang sumatra memakai amalan dari jawa, padahal gak ngerti bhs jawa, bagaimana ?

Untuk amalan, bahasanya dirubah tidak apa2, asal artinya jangan ikut berubah.
Bahasanya dirubah tidak apa2 selama arti kata2nya tidak ikut dirubah (sugestinya jangan ikut dirubah).
Sugesti adalah perintah kerja.
Sebenarnya sugestinya dirubah juga tidak apa2 asal perintah kerjanya benar, dan artinya nyambung.

Roh menggunakan kontak rasa / batin,
Dengan mahluk halus lain, termasuk yg dari luar negeri atau luar angkasa, pakai kontak
rasa / batin.

 A :     terima kasih mas. penjelasannya lengkap sekali.
jadi teman saya itu mungkin komunikasinya tidak menggunakan ruh, jadi bahasa aliennya berbeda hehe
kalau boleh tau kalau bahasa tertua di bumi itu apa berdasarkan pengalaman mas?

 J :     Saya tidak tahu bahasa tertua di bumi, karena saya tidak mempelajari dan tidak menggunakan itu.

 A :     bener juga ya.
mas kalau komunikasi dengan nabi pake kontak rasa bukan menggunakan bahasa ya..
terima kasih

 J :     Ya ... gak usah jauh2 mas
Kalau kita gak ngerti bhs sunda dan jawa, bagaimana kita bisa berkomunikasi dgn mahluk halus yg dari gn.gede atau yg dari majapahit atau yg dari India ?
Apalagi kalau ingin ngobrol dgn leluhur2 jaman dulu, kan bahasanya kuno banget. emang ngerti ?
Lagian mahluk halus kan macam2, apa kita harus kursus dulu bahasa mahluk halus ?
kursus bahasa kuntilanak, bahasa jin, bahasa jin daratan, bahasa jin air, bahasa jin udara, bahasa dewa india, dewa cina, jin arab, .......


 A :     heheh iya juga ya mas jadi repot sendiri.
misal kalo kontak rasa itu mas ....bicara jawa ya sampai makhluk bahasanya dia sendiri. begitu juga bahasa makhluk sampai ke mas bahasa jawa gitu ya mas?
materinya apakah sudah masuk dalam tema trawangan gaib mas?
kayanya ini penting juga untuk dipelajari

 A :     Sebenernya niat awal saya penasaran dengan bahasa awal itu terkait dengan beberapa paham yang
meyakini bahwasanya bahasa paling awal adalah bahasa alam semesta, bahasa penghuni surga dsb
Dan dikatakan jika mengetahui bahasa awal itu, kita bisa berkomunikasi dengan semua jiwa bahkan alam semesta,
Tapi akhirnya saya sadar, itu semua hanya batasan ilmu gaib tidak ada unsur kebatinannya sama sekali, dan dari penjelasan mas semakin membuat saya yakin paham mana yang lakunya kebatinan dan paham mana yang hanya sebatas laku gaib

Terima kasih

 A :     Dan setelah dipikir2 ternyata tidak semua orang mampu menguasai bahasa batin, hal ini sama
pentingnya seperti kita melihat menggunakan roh
Karena jika tidak menguasai bahasa batin, terutama mendengar bisa berbahaya, bisa tertipu.
Oke makhluk halus bisa menggunakan bahasa batin, mampu membaca pikiran kita dan mampu kontak rasa menggunakan bahasa yang kita cerna, tapi jika kita tidak menguasa bahasa batin, kita tidak bisa menilai perkataan mereka secara utuh
Dengan kata lain jika menggunakan bahasa batin,
Maknanya sama saja dengan bahasa kejujuran,, tiada dusta di antara kita.. Hehehe
Bagaimana menurut mas, pendapat saya ini ?

 J :     Kontak rasa / batin ada di tulisan saya berjudul Olah Rasa dan Terawangan Gaib.
Kontak rasa / batin adalah bahasa roh yg umum dan universal.
Kontak rasa / batin bukan hanya ada di dunia mahluk halus, tapi juga ada di dunia manusia dan binatang.

Yg dikatakan orang sebagai bahasa mahluk halus itu biasanya hanyalah dogma dan pengkultusan saja, tapi memang itu terjadi. Kebanyakan yg mengalaminya adalah orang2 yg bisa melihat gaib karena di dalam badan atau kepalanya ketempatan mahluk halus.

Dalam hal kita melihat / berkomunikasi dgn gaib, walaupun kita merasa diri kita sendiri bisa langsung melihat gaib atau berkomunikasi dgn gaib, sebenarnya yg berperan melihat / berkomunikasi itu adalah roh halus lain selain kita sbg pancer (karena pancer lebih banyak aktif sebagai mahluk biologis, bukan sbg roh halus).

Roh halus lain itu bisa adalah sedulur papat kita sendiri, bisa juga mahluk halus lain yg menempati tubuh kita (ketempatan mahluk halus). Adanya mahluk halus yg menempati badan / kepala seseorang (ketempatan mahluk halus) nantinya akan mengambil alih menggantikan peranan sedulur papat orangnya ketika orangnya berhubungan dgn sesuatu yg gaib.

Di dunia mahluk halus dimengerti bahwa roh halus lain itulah yg berperan utama ketika seseorang berhubungan dgn sesuatu yg gaib, bukan pancernya. Roh halus lain itulah (sedulur papat atau mahluk halus lain yg menempati tubuh seseorang) yg memampukan orangnya bisa melihat gaib atau berkomunikasi dgn gaib.

Karena itu ketika ada sesosok mahluk halus mendatangi kita, biasanya ia akan berhubungan dgn roh lain itu, bukan langsung kpd kita, walaupun kita sendiri merasa hubungannya adalah langsung dgn kita.

Ketika ada sesosok mahluk halus mendatangi anda, biasanya ia akan berkomunikasi kpd sedulur papat anda dgn bahasa kontak rasa, bukan langsung kpd anda, nantinya sedulur papat anda itu yg akan menyampaikannya kpd anda (pancer), sehingga anda merasa mengerti bahasanya.

Berbeda halnya kalau anda mengalami ketempatan mahluk halus. Ketika ada sesosok mahluk halus mendatangi anda, biasanya ia akan menggunakan bahasanya sendiri, ditujukan kpd mahluk halus di badan / kepala anda, bukan langsung kpd anda, nantinya mahluk halus yg di badan anda akan menyampaikan itu kpd anda. Kalau mahluk halus di badan anda tidak mengerti bahasanya, tidak bisa menterjemahkan, maka apa saja yg didengarnya itu semuanya akan disampaikan kpd anda, kata2 aslinya, bukan terjemahannya. Kalau anda tidak mengerti juga, berarti ya .. sama-sama gak ngerti. Kasus itulah yg sering didogmakan orang sbg bahasanya mahluk halus.

Di dunia mahluk halus dimengerti bahwa roh halus lain itulah yg berperan utama ketika seseorang berhubungan dgn sesuatu yg gaib.

Jika seseorang dirinya sudah ketempatan mahluk halus, di dalam badannya atau di dalam kepalanya, segala sesuatu yg berhubungan dgn gaib peranannya sudah diambil alih oleh mahluk halus yg menempati tubuhnya itu (yg berperan sbg khodamnya yg utama).
Pada orang-orang yang dirinya ketempatan mahluk halus itu biasanya tidak ada mahluk halus lain yg mau menjadi khodamnya, karena merasa akan tidak berguna ketika dirinya menjadi khodamnya, dan mahluk halus itu juga tidak mau diperintah2 oleh khodam di dalam badan orang itu.

Karena itu pada orang2 yg dirinya ketempatan mahluk halus, walaupun orangnya merasa berkhodam banyak, itu hanya tipuan saja, ilusi / halusinasi, biasanya yg menjadi khodamnya hanyalah mahluk halus di dalam tubuhnya itu saja, atau mahluk halus lain yg khusus didatangkannya, jika ada.

Dan jika sebelumnya seseorang sudah mempunyai khodam pendamping banyak, ketika suatu saat ada datang mahluk halus yg masuk ke dalam badan / kepalanya, biasanya khodam2 pendampingnya itu akan pergi semua, tidak mau lagi mendampingi orangnya. Karena itu kalau kita sudah mempunyai khodam pendamping, sugestikan supaya khodam2 kita itu menolak / mengusir mahluk halus yg datang untuk masuk ke tubuh kita.




---------







Comments