Ngobrol

  Benda Gaib & Kebatinan

 

Halaman ini berisi ringkasan dan editan tanya jawab Penulis dengan pembaca. Mudah-mudahan berguna untuk menambah pengetahuan dan hiburan.


---------------




 A
  
Sugeng Ndalu, kangmas pengasuh Javanese2000..

Setelah menyimak blog kangmas ini saya seperti mendapat gairah baru. Mohon kesediaan dari kangmas untuk menuntun saya.

Berikut saya sertakan foto saya dan putera saya.
Backgroundnya adalah warung saya.
Dari terawangan saya, seperti ada yang menempel di punggung anak saya ini, seperti sosok kuntilanak. Dulu saya pernah melihat ada sosok ular naga kuning yg bersemayam dalam bentuk toh di perutnya. Kata alm.guru saya, jangan dibuang dulu ular naganya, sebab umurnya belum cukup, nanti efeknya anak tsb bisa 'bodo'.

Tolong juga diterawang saya kangmas... sebab untuk melakukan meditasi, rasanya berat sekali, apakah karena pengaruh khadam2 di sekitar saya atau sedulur papat saya yang belum kumpul.

Juga tolong diterawang tempat usaha saya.
Di bagian belakang ada bersemayam makhluk hitam, matanya merah. saya kurang paham, apakah auranya negatif ? 
Beberapa waktu yang lalu saya lihat di atas warung saya itu ada gumpalan2 awan hitam pekat. Menurut kangmas, masih adakah awan hitam tsb ?  Kalau bicara teluh dan guna2, warung saya sering sekali mendapat "kiriman" (maklum, persaingan usaha). Beberapa tahun belakangan memang terasa sekali kemunduran usaha saya.

Begitu saja dulu kangmas, mohon jawabannya.... ngapunten, pertanyaannya kebanyakan, he..he..
Mohon maaf sebelumnya dan mohon pencerahannya. Terimakasih.


 J :     
Terima kasih atas apresiasinya.

Dari foto yg bapak kirimkan, kondisi sekarang yg saya ketahui sbb :

Bapak dan anak bapak mengalami apa yg disebut sbg ketempatan mahluk halus.
Fenomena itu sudah banyak terjadi di masyarakat.
Saya juga sudah menuliskannya dalam tulisan berjudul  Pengaruh Gaib Thd Manusia.
Silakan dibaca2 untuk menambah pemahaman.

Di dalam badan bapak ada ketempatan mahluk halus bgs jin yg sosoknya berbulu hitam tinggi besar.
Sosok jin hitam besar tsb dapat mjd khodam bagi bapak, tapi untuk kebaikan bapak sendiri saya menganjurkan supaya bapak membersihkan diri dgn cara mandi dgn campuran minyak jafaron untuk mengusir sosok jin hitam tsb.
Ikuti saja tatacaranya dalam tulisan saya yg berjudul  Pembersihan Gaib 2.

Anak bapak di bagian belakang badannya ketempatan mahluk halus bgs jin yg sosoknya ular naga, kekuatannya 5 kalinya kekuatan gaib ibu ratu kidul. Keberadaan ular naga itu bisa mjd khodam bagi anak bapak.

Kalau keberadaan ular naga itu dianggap mengganggu, atau ada gangguan yg berasal dari sosok naga itu, nanti akan saya bantu mengeluarkannya dari badan anak bapak.

Tapi saya belum melihat adanya gangguan atau potensi gangguan yg berasal dari ular naga itu, dan keberadaannya juga bisa memberikan manfaat untuk anak bapak, untuk bapak sendiri dan untuk anggota keluarga bapak yg lain, sehingga saya tidak punya alasan yg kuat untuk mengusirnya, mungkin keberadaannya tidak perlu diusir..

Nanti kalau bapak sudah bersih, sudah mandi dgn minyak jafaron, bapak bisa minta bantuan naga itu untuk membersihkan dan memberikan pagaran gaib untuk bapak, anak dan istri bapak, dan rumah tinggal bapak. Naga itu bisa juga dimintai bantuannya untuk mengembalikan sedulur papat yg terpisah untuk bapak sekeluarga dan diminta aktif melindungi bapak sekeluarga.

Selebihnya naga itu bisa juga diminta bantuannya untuk membersihkan warung bapak, termasuk mengusir jin hitam di bagian dalam warung bapak atau membersihkan lingkungan rumah dan warung bapak spy bersih dari gaib2 negatif. Selebihnya bapak minta juga
warung bapak dipagari dan diberikan aura yg baik untuk melariskan dagangan.

Ular naga itu tidak meminta sesaji, tetapi akan lebih baik kalau sesekali bapak mengoleskan minyak jafaron ke posisi keberadaan naga itu, supaya ia terdorong untuk selalu berwatak baik.
Untuk meminta bantuannya cukup bapak fokuskan batin ke arah naga itu untuk menyampaikan keinginan bapak.

Selebihnya, dalam sehari2nya bapak spy lebih berhati2, jangan menurunkan tangan keras kpd anak bapak itu. Dan juga sebaiknya anak bapak dididik spy memiliki kesadaran yg tinggi tentang perilaku yg bijaksana, dan jangan ditakut-takuti mahluk halus, karena dgn keberadaan naga itu bersamanya seharusnya ia mjd orang yg mengerti kegaiban.

Ini saja dulu yg bisa saya sampaikan saat ini.
terima kasih


----------



 A :     
Selamat malam kangmas Javanese2000.
Terimakasih karena beberapa hari yg lalu kangmas sudah membalas email saya. Terimakasih juga atas atensi dan saran kangmas soal keberadaan khodam di badan saya dan anak saya.
Semoga Allah membalas semua kebaikan kangmas.

Saran kangmas agar saya mandi jafaron sudah saya kerjakan, dan setelahnya saya sambat kpd khodam naga di badan anak saya agar membersihkan sosok hitam di warung, dan memberi pagaran setengah kekuatannya agar menangkal pengaruh buruk yg mencoba masuk. Saya mintakan juga agar energi di dalamnya bersifat positif dan membuat pelanggan betah dan merasa senang.
Mohon bantuan kangmas agar diterawang...

Dari komunikasi saya dgn khodam keris saya dikatakan bahwa makhluk hitam di warung saya itu kekuatannya 40md.
Yg di badan saya sosok hitam berbulu kekuatannya 80md. asalnya dari telaga sangiang di majalengka. Kedatangannya karena saya 1-2 bulan yg lalu mewirid amalan pengasihan. Mohon penjelasannya kangmas, benarkah informasi2 yg disampaikan khodam saya tsb.

Mohon jawaban dan pencerahannya, dan terimakasih sekali kangmas atas kesediaannya.
Sugeng Rahayu..

 J :     
Saya lihat warung bapak sudah bersih dan auranya nyaman seperti yg bapak sampaikan.
Sosok hitam yg kemaren di warung bapak benar 40 md.
Sosok hitam yg kemaren di badan bapak benar 80 md, sekarang sudah tidak ada lagi, tapi .... keberadaannya di badan bapak sudah lama, bukan karena bapak mewirid amalan pengasihan 1-2 bulan yg lalu.

Tapi ada hal yg menggelitik saya, .....
yg bapak katakan khodam keris itu tidak ada, saya tidak melihatnya, kemudian dari cerita2 yg bapak sampaikan kelihatannya juga ada kejanggalan, walaupun kelihatannya benar, tapi kelihatannya tidak sejalan dgn kejadian2 yg sebenarnya, hanya saja saya tidak bisa menjelaskannya, hanya perasaan saya saja.

Setelah saya periksa lagi, ternyata sekarang di badan bapak ada bersemayam sesosok sukma manusia bapak2 berjubah, kekuatannya sekitar 25 KRK. Mungkin sesudah mandi dgn minyak jafaron itu bapak menerima gambaran / cerita gaib lebih banyak daripada sebelum mandi jafaron, gambaran gaib yg berasal dari sukma bapak2 itu. Mungkin kedatangannya adalah karena adanya sisa energi mahluk halus sebelumnya di badan bapak.

Barusan sosok sukma tsb sudah saya keluarkan, dan bapak saya tambahkan pagaran gaib. Mudah2an tidak ada lagi yg dapat masuk ke badan bapak.



----------


 A   
Sugeng ndalu kangmas javanese2000....

Terimakasih banyak kangmas atas bantuan kangmas untuk mengusir sosok sukma di badan saya, dan terima kasih juga atas pagaran gaibnya ke badan saya.
Apakah pagaran gaib dari kangmas berbentuk bungkus kabut putih yg tebalnya sejengkal di luar badan saya. Yang saya lihat kok seperti itu....?

Memang sehari setelah saya mandi campuran air-jafaron buat pembersihan gaib untuk mengusir sosok hitam di badan saya, saya melihat sosok manusia berjubah, dengan rambut panjang bergelung. Saya rasakan ada sesuatu yang dingin merambat naik mulai dari kedua kaki saya. Posisi saya waktu itu hendak tidur.
Apakah memang benar sosok itu yang masuk ke badan saya, kangmas...? (sebelum kangmas akhirnya mengeluarkannya dari badan saya)

Tadinya sih saya berharap energi dingin yang masuk itu berasal dari sedulur papat saya yang terpisah, karena sebelumnya saya sambat kepada khodam naga hijau di badan anak saya agar menyatukan sedulur papat dengan saya...
Apakah sedulur papat saya sudah menyatu kangmas..? mohon bantuannya untuk diterawang.

Maaf ya kangmas, minta tolooong terus....nggak ngerepotin kan... 
Kapan2 deh kalo kangmas ke Lampung, mampir ke tempat saya yah... nanti saya masakin yang puuuuaaaaaling enak. Hehe...

Berikut ini tolong diterawang...

Pisau sajen majapahit (combong). Pertama kali saya kontak batin dengan khodamnya, ada dua sosok : ibu2 jawa berkonde dengan pria pasangannya. Mereka berbusana ala bangsawan jaman kerajaan. Bahan busananya seperti beludru hitam dengan hiasan sulaman emas. Tapi beberapa kontak batin saya berikutnya sang ibu2 busananya menjadi kebaya biasa, tapi tetap terlihat anggun. Seringnya busana kebayanya berwarna hijau. Sang pria pasangannya jarang terlihat.  Dalam email saya sebelum ini yang saya katakan kekuatan khodam keris ini 40 md.

Batu topas di sebelah kiri (pemberian dari sosok R. Gatotkaca) sosok khadamnya hitam.
Sedang mutiara (tengah), dan batu kinyang (kanan). Keduanya saya agak kesulitan melakukan kontak... mungkin kosong ya kangmas?

Oya, kangmas... mau tanya sedikit soal pengalaman kangmas tentang sosok Ibu Kanjeng Ratu Kidul.
Apakah beliau selalu berpakaian hijau, bermahkota emas, selalu memegang tongkat kerajaan dengan tangan kanannya dan untaian bunga melati di pundaknya...? Wajahnya ayu dan teduh, gerakannya sangat lembut sekali. Sebab kalau beliau rawuh, penampakan yang saya lihat spt itu.

Tahun 2005 saya mulai bermeditasi karena dawuh beliau. Dalam meditasi itu awal2nya saya diberi pandangan seolah2 saya masuk ke keratonnya. Balairungnya dari pualam putih yang kemilau sekali. Di dalamnya saya melihat banyak sosok2 tokoh kerajaan dulu. Ada juga P.Diponegoro.
Saya juga diberitahu kalau senopati puterinya yang bernama Cundomanik yang dulu pernah menolong saya sewaktu diganggu Nyai Blorong. (Pengalaman saya sewaktu sedang mewirid, ada perempuan berambut ular yg hadir dihadapan saya. Badan saya bergetar hebat, dan seperti tersedot ke arah siluman itu....Kemudian ada sosok perempuan berpakaian ringkas spt prajurit puteri menunggang kereta kuda, dengan cemetinya dia mengusir siluman ular tersebut).
Juga ada senopati Ibu KRK bernama Tapakdento. Raden Rangga putera beliau, sangat gagah berkuda putih menghunus pedang. Saya juga dikenalkan beliau dengan adiknya, Kanjeng Ratu Lor.

Waktu itu meditasi saya malam senin dan malam jumat, sesuai arahan beliau waktunya bada maghrib. Lamanya berkisar 20 menit. Tetapi pandangan gaib tsb hanya efektif sekitar 5 menit terakhir. Waktu sebelumnya habis buat saya mengkondisikan batin agar pikiran kosong.
Terakhir saya berhenti meditasi, karena dalam pandangan yang saya terima saya melihat ada pesawat berlogo Ad** Air jatuh ke laut, dan Jog** diguncang gempa. Peristiwa2 yg beberapa waktu kemudian memang benar2 terjadi.
Saya sampaikan lewat batin kepada beliau, bahwa saya tidak mau kalau akhirnya isi pikiran saya dipenuhi hal2 yang "aneh" menurut kaidah umum.
Sampai sekarangpun saya masih bingung dengan kejadian2 tsb.

Tolong pencerahannya, kangmas...

Demikian dulu kangmas javanese curhatan saya, semoga nggak bosen yah baca tulisan saya, hehe....

Maturnuwun....

 J :    
Mohon maaf karena saya tidak bisa selalu cepat merespon surat dari para pembaca.

Yg masuk ke badan bapak kira2 sosoknya memang seperti itu.

Pagaran gaib saya memang ada kabut putihnya, itu adalah energi positif yg akan menolak energi negatif yg penampakannya spt kabut hitam.

Kelihatannya sedulur papat bapak dan anak bapak masih terpisah, belum lengkap 4, mungkin kemaren terhambat karena adanya sosok sukma yg masuk ke badan bapak. Jadi terpaksa harus diulangi lagi pak.

Penampilan ibu ratu kidul memang selalu berpakaian hijau dan bermahkota, tetapi tidak memegang tongkat dan tidak selalu ada untaian melati di pundak / lehernya.
Mengenai kejadian2 gaib lainnya yg bapak alami saya belum bisa menelusuri fenomena2nya.

Pusaka bapak :
Pisau sajen majapahit (combong).
Isinya sekitar 25 sosok gaib berbagai jenis, sifatnya negatif, tapi sudah saya isolasi.
Kalau bendanya ingin dipelihara, sebaiknya minta diganti isinya dgn yg baik oleh naganya.

Batu2 bapak :

Yg kiri isinya bangsa jin putih berpakaian seperti penari jawa, berselendang, 40 md.
Tuah utamanya untuk menambah kecantikan wajah, lebih cocok untuk istri bapak.
Minyaknya melati sebulan sekali.
Katanya bukan dari R.Gatot Kaca, tapi saya tidak tahu siapa.

Yg tengah isinya bangsa jin putih laki2 ksatria, 70 md, tidak memberi tuah.

Yg kanan isinya bangsa jin putih bapak2 tua berjubah, 80 md, untuk membantu penjagaan gaib. Minyaknya misik putih sebulan sekali.

terima kasih


----------



 A    
Selamat pagi, kangmas javanese...
Semoga Tuhan selalu memberkati kangmas sekeluarga...

Terimakasih sebelumnya atas atensi dan kelonggaran waktu kangmas untuk membaca serta membalas email2 saya sebelumnya. Saya bersyukur dan menghargai sekali atas perhatiannya sehingga sesibuk apapun aktivitas, kangmas masih sempat untuk menjawab pertanyaan2 saya.

Saya juga masih intens untuk membaca tulisan2 kangmas, di samping saya juga belajar untuk mempraktekkan beberapa hal di antaranya.

Berikut ini beberapa percobaan yang saya lakukan tentang bab mengisi khadam batu akik yang saya kerjakan 100 persen mengikuti sugesti di tulisan kangmas tsb :

Foto 1 

Sebelum mulai mengisi, saya membayangkan gunung merapi di Jogja. Saya minta izin kepada yang mbahurekso di sana. Yang terlintas di batin saya adalah sosok Kyai Petruk (5KRK). Saya sempat bertanya kepada beliau, yang mbahurekso di Merapi kok bukan sosok Kyai Sapujagat? Dijawab oleh Kyai Petruk, bahwa Kyai sapujagat berkuasa di gunung Merapi bagian timur-tenggara, sedangkan saya di sebelah barat daya. Setelah itu saya diijinkan untuk mengisi 2 batu.
Hasilnya adalah batu no 1 dan 2.

Batu no.1 (topas kuning) sosoknya penari jawa (60md) untuk penglaris dagangan. Minyaknya mawar, dan ada permintaan lain soal sesajennya, yaitu segelas susu. (apa emang iya??? agak lucu).
Batu ini setelah saya beri emban cincin penampakannya seperti Foto 2.

Batu no.2 (merah siam), yang masuk adalah sosok ibu2 jawa berkebaya (40md). Minyaknya melati. Tuahnya: kerejekian. Beberapa hari kemudian saya mapankan dengan amalan kerejekian. Batu ini setelah selesai saya berikan kepada adik, buat 'pegangan'  karena dia seorang wirausaha spt saya.
Namun, beberapa hari ini yang terlihat khadamnya kok sosok pria berjubah. Kemana ibu berkebaya tsb?
Dari sini juga timbul pertanyaan, bagaimana cara agar khodam batu seperti keinginan kita yang sudah masuk tidak pergi lagi ?  Apalagi bila khodam batu itu tuahnya terasa buat kita, mungkin kangmas javanese punya ulasan khusus.

Batu no.3 (topas putih), yang hadir adalah sosok pria pertapa, terkadang juga terlihat seekor harimau jawa (80md) buat penjagaan gaib, minyaknya misik.

Batu no.4 (topas ungu), tidak saya isi karena ada 3 sosok di dalamnya.

Sedang batu no.5 (kecubung) sosoknya naga warna hitam (3KRK), jin udara, buat penjagaan gaib.
Batu inipun urung saya isi, karena seperti sudah keduluan ada yang masuk.


Foto 2
 

Cincin dengan batu topas biru ini sudah lama saya simpan, baru akhir2 ini saya pakai lagi...
Isinya seperti ada sekelompok orang grup kesenian jawa, lengkap dengan perangkat gong dan gamelannya.

Pengalaman saya 3 hari yg lalu, saya sambat kepada khodam kedua batu ini untuk memberi tuahnya kepada warung saya. Selang setengah jam kemudian pembeli ramai datang nggak putus2 sampai malam hari. Menurut pegawai saya yang penglihatannya 'tajam', seperti ada orang2 nanggap kesenian jawa lengkap dengan penarinya di depan warung saya.
Tapi saya tidak bisa memastikan dari khadam batu mana yang punya action tsb.

Ada juga rencana saya untuk memisah kedua batu cincin ini. Kebetulan saya memiliki cabang warung makan di tempat lain yang saya serahkan pengelolaannya kepada pegawai. Kalau lewat mimpi sih pernah saya tayuh, jawabnya yg biru ikut dengan saya, sedang yg kuning di cabang usaha saya. Bagaimana menurut pandangan kangmas?


 J :    
Iya benar sekarang Petruk dan Gareng bermukim di G.Merapi.
Mereka adalah sukma manusia.
Posisi mereka menghadap ke Jakarta.

FOTO 1.

Batu 1 (topas kuning) benar berisi bgs jin ibu2 berpakaian spt penari jawa, 60 md. Untuk kerejekian.
Minyaknya mawar, memang ada permintaan susu juga. Katanya dia suka.

Batu no.2 (merah siam), awalnya benar yang masuk adalah sosok ibu2 jawa berkebaya. Tuahnya kerejekian.
Tetapi setelah batunya bapak berikan kpd adik bapak, khodam ibu2 itu pulang kembali ke asalnya.
Sekarang isinya bapak2 tua berjubah. Tuahnya tidak jelas.

Sejak awal pengisiannya khodam2 itu mengira bhw mereka akan ikut bapak.
Kalau kemudian diberikan kpd adik bapak, seharusnya sejak awal pengisiannya disebutkan bhw isian itu adalah untuk adik bapak, atau sebelum dipindahtangankan minimal ditanyakan dulu apakah khodamnya mau mengikut kpd adik bapak itu.
Sayang sekali ... karena tuahnya bagus.

Batu no.3 benar isinya sukma bapak2 pertapa, 10 KRK, bersama penjaganya bgs jin harimau jawa (80md)
untuk penjagaan gaib, minyaknya misik putih untuk harimaunya.

Batu no.4 benar ada 3 sosok di dalamnya, bgs jin laki2 ksatria bersama istri dan 1 anaknya, 80 md. Tuahnya akan diberikan kalau diminta. Misik putih diberikan kalau dimintakan tuahnya.

Batu no.5 benar berisi jin udara naga hitam (3KRK), untuk penjagaan gaib.


FOTO 2.

Batu 1 topas kuning berisi bgs jin ibu2 penari.
Batu topas biru berisi sukma2 manusia rombongan kesenian jawa. Kalau sedang memberikan sesaji sebaiknya sekalian saja mereka diberikan segelas atau 2 gelas kopi manis panas.
Batu topas kuning dan batu topas biru sebenarnya isi gaibnya adalah satu kelompok dan berasal dari tempat yg sama dari komunitasnya dulu di G. Merapi. Sebaiknya jangan dipisahkan. Lebih baik dilengkapkan anggota rombongan mereka spy unjuk kerjanya juga lebih baik.

Kalau sudah cocok dgn tempat usaha bapak sebaiknya jangan digunakan untuk yg lain, jangan juga dipindahtangankan.

Kalau ingin khodam baru untuk tempat usaha yg lainnya sebaiknya dilakukan pengisian tersendiri, dan dalam pengisiannya disebutkan keperluannya, yaitu untuk tempat usaha yg lainnya.



 A :    
Sedulur Papat
Menyambung email sebelumnya, saya mengikuti saran kangmas untuk sambat kepada naga khadam di badan anak saya. Saya minta untuk menjemput sedulur papat dari saya dan anak saya yang terpisah.
Ada mimpi saya seolah-olah ada ular naga yang membawa sesuatu dan kemudian memasukkannya ke badan saya.

Beberapa hari kemudian saya bermimpi lagi, tapi kali ini kangmas javanese yang cerita kepada saya bahwa sedulur papat anak saya masih tertawan, dan naga itu tidak bisa membawa pulang karena kekuatannya di bawah si penawan. Mohon sekali lagi bantuan kangmas untuk menerawang, apakah memang seperti itu keadaannya.

Sekian dulu email dari saya, mohon maaf karena terus-terusan merepotkan kangmas javanese. Sekali lagi saya ucapkan maturnuwun...

 J :    
Kelihatannya benar khodam naganya sudah mengambilkan sedulur papat bapak, sudah lengkap 4.
Sedulur papat anak bapak benar masih 2, sedulurnya yg terpisah berada di wilayah kekuasaan bgs jin gol.hitam yg kekuatannya ribuan kalinya naganya. Tadi sudah saya bersihkan dan naganya sudah mengambilkan sedulur anak bapak, shg sekarang sudah lengkap 4.

Terima kasih


----------



 A :    
Selamat pagi, kangmas javanese yang saya hormati.
Semoga Tuhan selalu memberkahi kangmas dan keluarga.

Menyambung email sebelumnya, saya mengucapkan banyak terimakasih atas pencerahan terhadap pertanyaan2 saya. Terimakasih juga atas bantuan kangmas untuk membebaskan sedulur papat anak saya dari tawanan bangsa jin gol hitam, sehingga sekarang sudah komplit menyatu dengan pancernya. Semoga Tuhan membalas segala kebaikan kangmas.

Foto 1

Atas saran kangmas, khadam kedua batu cincin ini sudah saya undang untuk berkumpul.
Hasilnya di batu topas biru terlihat banyak sekali orang (mungkin 20 lebih) yang terdiri dari pemegang alat2 musik seni kerawitan jawa dan juga penari2. Ada sosok penari pria bersenjata busur panah yang sepertinya sebagai pemimpinnya.

Di batu topas kuning juga sepertinya ada 3 penari puteri. Yang terlihat oleh saya ketiga penari ini seperti mengelilingi seorang bapak berjubah putih yang duduk bersila. Di sekelilingnya tampak beberapa orang yang tengah menonton tarian tersebut.

Apakah kelompok mereka memang benar sudah komplet masuk ke dalam dua batu itu kangmas?
Lalu bagaimana dengan tuah di batu topas biru itu, karena sampai sekarang saya belum isikan amalan buat mengarahkan kerja khodamnya. Apakah sama dengan khodam batu topas kuning yang tuahnya buat kerejekian dan penglaris dagang ?
 
Kemarin sore sewaktu saya berdagang, tampak oleh batin saya banyak sekali orang2 seperti sedang menggelar pertunjukan kesenian. Sebelumnya memang saya sambat kepada khodam kedua batu itu dan saya sediakan 2 gelas teh tubruk manis, 2 gelas kopi manis, dan segelas susu.

Foto 2

Kemarin saya mencoba isi ketiga batu ini.
Saya minta ijin kepada penguasa G. Merbabu (ada sosok bapak tua berambut putih, 20 KRK).

Batu 1 (kinyang) yang datang 4 sosok: pria berjubah dan berambut putih, dan sosok jin ibu berpakaian penari jawa. Mungkin mereka berpasangan. Kekuatannya 80md. Ada juga seekor singa putih dan seekor burung rajawali, mungkin hewan peliharaan mereka.
Tuahnya buat kerejekian. Minumannya kopi manis dan susu. Tapi saya kurang mengerti harus diberi minyak apa terhadap batu ini.
Tujuan pengisian khadam ke batu ini adalah untuk saya tempatkan di cabang warung saya.

Batu 2 (merah siam). Tujuan batu ini setelah saya isikan khodam akan saya berikan kepada adik saya, sehingga dalam prosesi pemanggilan saya sebutkan tujuannya untuk ikut dengan adik saya sampai 3 kali.
Hasilnya adalah 2 sosok ibu2 berkebaya warna biru langit dan kebaya merah, 60 md.
Hadir juga seekor harimau jawa pengawal mereka. Samar2 terlihat juga sosok perempuan berkemben yang kemungkinan emban (pembantu) ibu2 berkebaya ini. Tuahnya adalah kerejekian. Minyaknya mawar dan minumannya teh manis.
Sepertinya mereka menghendaki agar batu merah siam ini dijadikan mata kalung.

Ada suatu fenomena kangmas:
Sewaktu saya memegang batu ini, kebetulan adik saya berkunjung ke rumah dan terlihat oleh saya kedua ibu2 ini seperti menghaturkan sembah ke arahnya sambil duduk bersimpuh. Saya artikan ini sebagai tanda bahwa benar mereka memang ingin ikut dengan adik saya itu. Bagaimana menurut kangmas?

Batu 3 (kinyang juga)
Urung saya isi, karena ada sosok puteri cina di dalamnya. Bersama di dalam batunya ada seorang bapak tua dengan kepala bagian atas botak (penasihat puteri), dan seorang pendekar (pengawal sang puteri) memegang tombak trisula berwarna keemasan. Tuahnya buat kerejekian, dan penglaris dagang. Kekuatannya 60 md, minumannya susu dan minta dibakarkan hio cina.
Khadam batu ini bersedia ditempatkan di mana saja.

 J :    
Sebenarnya kemaren itu sedulur papat anak bapak tidak ditawan oleh bangsa jin gol hitam, hanya saja berada di dlm wilayah kekuasaan bangsa jin gol.hitam yg kekuatannya jauh di atas khodam naga bapak, sehingga naganya tidak berani masuk kesana.

Foto 1

Kelihatannya terawangan bapak sudah benar.
Sosok penari pria bersenjata busur panah itu adalah anggota penari pria, bukan pemimpinnya.
Bapak berjubah putih yang duduk bersila itu dulunya adalah seorang bangsawan jaman majapahit yg sudah mandito. Ia menjadi junjungan semua yg ada disana, juga pengayom mereka semua.
Total kekuatan mereka sekitar 60 KRK.

Batu topas kuning dan biru itu sudah menjadi satu kesatuan. Jangan dipisahkan.
Anggotanya juga sudah lengkap. Kelihatannya mereka gembira karena bisa kumpul lagi, tidak terpisah lagi seperti kemaren.

Kedua batunya sudah bisa bekerja sendiri, tidak perlu dibacakan amalan gaib lagi, kecuali bapak merasakan tuahnya tidak bekerja.
Kalau dirasakan tuahnya sudah bekerja, tidak perlu disambati setiap hari, biarkan saja bekerja sendiri.

Sesajinya teh tubruk manis panas, kopi tubruk manis panas, dan susu manis panas, sebaiknya masing2 minimal 2 gelas.
Sesajinya minimal seminggu sekali, pagi hari, bisa hari apa saja, paling baik hari Jum'at.

Sebenarnya kedua batu itu tuahnya bisa untuk macam2, bukan hanya untuk kerejekian dan penglaris dagangan. Bisa juga untuk diminta bantuannya mengobati, kalau ada anggota keluarga bapak yg sedang sakit. Bisa juga diminta membantu mengusir yg jelek2 di tempat usaha bapak. Sewaktu2 diperlukan bapak hanya perlu sambat saja.


Foto 2

Kelihatannya batu 1 dan 3 itu bukan batu kinyang, tapi jenis batu anggur.
Kelihatannya terawangan bapak sudah benar.

Batu 1.
Katanya batu 1 harus ditempatkan di tempat usaha bapak itu, kalau bukan bapak sendiri yg menunggui, bisa dititipkan kpd karyawan yg bapak percayai, bisa juga ditaruh di tempat / laci uang.
Isinya keluarga besar 4 pasang suami istri bgs jin bapak2 berjubah dan ibu2 jawa, dan singa + rajawali.
Tuahnya bukan hanya untuk kerejekian, bisa juga diminta membantu membersihkan yg jelek2.
Total kekuatan mereka sekitar 80 md.
Sesajinya minuman kopi tubruk manis panas dan susu, sebaiknya masing2 minimal 2 gelas, ditambah dioleskan misik putih di batunya untuk singa dan burungnya.
Sesajinya minimal seminggu sekali, pagi hari, bisa hari apa saja, paling baik hari Jum'at.
Untuk awalnya nanti di tempat cabang usaha bapak itu bapak sampaikan keperluan bapak kpd batu itu, kalau perlu sambil dibacakan amalan untuk penglarisan.
Sebaiknya untuk awalnya dimintakan dulu untuk memberikan pagaran gaib untuk tempat usahanya.

Batu 2 (merah siam).
Isinya 2 sukma ibu2 bangsawan, bangsa jin harimau jawa pengawal mereka, dan
bangsa jin 2 perempuan berkemben emban mereka.
Total kekuatan mereka sekitar 80 md.
Tuahnya bukan hanya untuk kerejekian, bisa juga diminta membantu membersihkan yg jelek2.
Sepertinya mereka memang menghendaki agar batu merah siam itu dijadikan mata kalung dan dipakai oleh adik bapak di tempat usahanya. Sebaiknya dengan rantai kalung dari logam, bisa emas, baja monel, dsb.
Sesajinya minyak mawar dioleskan di batunya dan minuman 2 gelas teh tubruk manis panas, ditambah olesan misik putih di rantai kalungnya untuk harimau dan 2 embannya.
Sesajinya minimal seminggu sekali, pagi hari, bisa hari apa saja, paling baik hari Jum'at. Besoknya kalungnya sudah bisa dicuci bersih.

Untuk awalnya nanti di tempat usaha adik bapak itu oleh adik bapak disampaikan keperluannya kpd batu itu, kalau perlu sambil dibacakan amalan untuk penglarisan.
Sebaiknya untuk awalnya dimintakan dulu untuk memberikan pagaran gaib untuk tempat usahanya.
Sebaiknya sesajinya jangan sampai lupa, supaya tidak mengecewakan mereka, karena sesaji itu juga sebagai bentuk penghormatan kpd mereka.

Penglihatan bapak bahwa kedua ibu2 itu menghaturkan sembah ke arah adik bapak sudah benar, selain sbg tanda bhw mereka bersedia mengikut adik bapak itu, juga sebenarnya leluhurnya di jawa adalah juga kalangan bangsawan, walaupun tidak ada hubungan langsung dgn mereka, tetapi sesuai tatakrama yg berlaku mereka juga menghormati, karena leluhurnya itu dari garis yg lebih tua.


Batu 3.
Isinya sukma seorang puteri cina (mongol) di dalamnya. Beliau adalah putri seorang bangsawan mongol yg dulu bersama keluarganya ikut dalam ekspedisi tentara mongol (jaman majapahit). Beliau meninggal di perairan laut jawa karena sakit.
Di dalam batunya beliau didampingi bangsa jin bapak2 tua dan bangsa jin pengawal sang puteri yang memegang tombak trisula berwarna keemasan.
Total kekuatan mereka sekitar 1,25 KRK.
Kalau dimintakan tuahnya, tuah utama mereka adalah untuk pembersihan gaib dan pengobatan, tapi dimintakan tuah yg lain juga mereka akan membantu.
Sesajinya sebulan sekali minuman susu manis panas dan hio cina, ditambah misik putih dioleskan di batunya untuk para pendampingnya.
Sebaiknya batu ini dijadikan koleksi pribadi saja.


 A :    
Pagaran Gaib
Malam minggu yang lalu, pagaran gaib yang dibuat naga khadam di badan anak saya seperti ada yang mencoba menembus. Yang datang adalah seekor burung nazar besar, mencoba mematuk2 pagaran tersebut. Posisi burung ini tepat di atas pose saya di foto 3. Tidak lama berselang burung ini diusir oleh harimau jawa, 80 md (khadam batu topas) yang kebetulan saya simpan di laci meja kasir. Sempat terjadi pergumulan seru di antara kedua hewan ini, hingga akhirnya burung tersebut kalah dan pergi.
Mohon di cek kangmas, apakah pagaran dari naga tersebut melemah sehingga ada gangguan yang mencoba masuk. Sugesti saya kepada naga itu (5KRK) adalah membuat pagaran gaib setengah kekuatannya. Pagaran tersebut juga dibuat sudah sebulan yang lalu, apakah mungkin minta dicharge lagi kepada sang naga. Idealnya juga butuh waktu berapa bulan sekali frekwensi pembuatan pagaran ini ?

 J :    
Pagaran gaibnya masih bagus dan kuat.
Pagarannya dicharge 6 bulan sekali, bisa juga setahun sekali.
Yg kemaren datang sosok aslinya adalah bangsa jin perempuan bergaun putih dgn rambut acak-acakan dan kuku2nya panjang. Kiriman orang.


 A :    
Gambar Latar
Saya mohon pencerahannya kangmas mengenai suasana di sekeliling khadam gaib. Seperti di foto 2 batu no 3, dimana ada sosok puteri cina. Terlihat oleh saya seperti puteri itu berdiri di atas undakan tangga yang beralaskan permadani. Apakah pemandangan tersebut merupakan suasana di tempat asal puteri tersebut atau interior tempat tinggalnya di batu ini sekarang.
Seperti halnya juga di foto 1 pada batu topas kuning, ketiga penari ini seperti mengelilingi seorang pria yang duduk bersila. Sedang di sekelilingnya banyak orang duduk menonton dengan posisi tempat duduk semakin meninggi ke arah belakang. Apakah pemandangan itu adalah suasana tempat asal mereka dahulu, ataukah suasana rumah tinggal mereka di dalam batu topas ini sekarang.

 J :    
Gambar latar yg bapak lihat, sebagian memang adalah benar suasana di dalam batunya, sebagian lagi sebagai pemandangan pemanis ketika bapak melihat mereka, ketika mereka berinteraksi dgn bapak.


 A :    
Sukma Leluhur
Bulan ruwah ini bagi masyarakat jawa adalah waktu yang di sarankan untuk berziarah ke makam orangtua atau leluhur. Seminggu yang lalu saya pun berziarah ke makam ayah. Tampak oleh saya pada waktu saya berdoa di depan makam ada sosok pria berambut putih panjang dengan jubah kelabu (60md).
Setelah  tiba di rumah saya coba kontak batin dengannya.
Dikatakan bahwa dia adalah canggah saya (4 generasi ke atas). Jadi dia adalah kakek dari nenek saya dari pihak ayah alm. Dia bersemayam di gunung merapi. katanya lagi, dia mengawasi dari kejauhan. Saya bertanya juga, apakah ada leluhur saya yang kekuatan sukmanya tinggi.
Dijawab, ada (leluhur dari beberapa generasi di atas canggah saya ini).
Apakah benar seperti itu kangmas?

 J :    
Sukma leluhur bapak ada yg berkekuatan tinggi.
Mereka adalah bangsawan Tuban / Gresik pada jaman Singasari - Majapahit.



 A :    
Kiranya sekian dulu email dari saya, mohon maaf sebelumnya bila merepotkan kangmas.
Terimakasih juga atas pencerahan kangmas javanese terhadap saya yang masih dalam taraf belajar ini.
....Maturnuwun

 J :    
Terima kasih


----------



 A :    
Selamat pagi Kangmas Javanese...
Semoga kabar baik selalu menyertai kangmas.

Sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih atas email balasannya yang berisi banyak pencerahan. Banyak hal yang telah saya pahami dari jawaban2 dalam email2 kangmas sebelumnya. 
Semoga Tuhan selalu memberikan kemudahan2 kepada Kangmas.

Batu merah siam

Tentang batu merah siam, Kangmas menggolongkan dua ibu2 berkebaya khadam batu ini sebagai golongan sukma manusia. Di blog tulisan kangmas tentang penggolongan makhluk halus, dikatakan bahwa jenis sukma manusia tidak dapat memberikan tuah buat kerejekian, pengasihan dan penglaris dagangan. Hal yang hanya dapat dilakukan golongan makhluk halus bangsa jin.

Padahal sewaktu ritual pengisian khadam ke batu ini, saya membayangkan yang masuk adalah sosok bangsa jin berpenampilan ibu2 berkebaya yang tuahnya buat kerejekian. Apakah dapat dikatakan bahwa saya kurang berhasil dalam melakukan pengisian ini? Ataukah justru yang bisa memberi tuah kerejekian adalah dua sosok emban (pelayan ibu2 berkebaya itu) yang dari golongan jin?

Kalau boleh dibandingkan, sepertinya khadam batu merah siam sebelum ini (dari G. Merapi) mungkin lebih bagus tuahnya buat kerejekian dibanding yang sekarang.
Mohon pencerahannya kangmas.

 J :    
Tentang batu merah siam ....
Betul pak, jenis sukma manusia tidak bisa memancarkan aura energi untuk tuah pengasihan, penglaris dagangan, dsb. Yang melakukan itu adalah jenis mahluk halus lain selain sukma manusia. Karena itu kemungkinannya nantinya yg mengerjakannya adalah emban ibu-ibu yg bangsa jin itu.

Pengisian bapak sudah berhasil, hanya saja detailnya mungkin tidak sesuai dengan harapan bapak.
Kalau bapak mengsugestikan sosok bangsa jin berpenampilan ibu2 berkebaya yang tuahnya untuk  kerejekian, sudah berhasil, karena dua sosok jin emban itu nantinya memberikan tuah kerejekian. Sukma ibu2 itu hanya berperan sbg koordinator.

Mengenai khodam batu merah siam sebelum ini (dari G. Merapi) yang mungkin lebih bagus tuahnya untuk kerejekian dibanding yang sekarang, saya belum bisa memastikannya. Sebaiknya diperiksa dulu apakah ada hal-hal yg menyebabkan tuahnya kurang terasa, misalnya :
1. Mungkin di tempat usaha adik bapak ada gangguan gaib. Sebaiknya itu dibersihkan dulu.
    Sama seperti dulu di tempat usaha bapak ada gangguan gaib. Kalau itu belum dibersihkan, maka
    tuah penglarisnya akan tidak maksimal hasilnya.
2. Mungkin sugestinya kurang kuat.
    Mungkin sugesti adik bapak kurang kuat, tidak seperti bapak. Mungkin keselarasan batinnya dengan
    khodam2nya kurang kuat, sehingga ia kurang bisa mengsugesti kerja khodam2nya.


 A :    
Foto 3

Ini adalah foto adik saya yang bungsu. Dia memiliki 'kelebihan' dalam hal penglihatan gaib. Dengan mata telanjang dia mampu melihat gaib sama baiknya seperti halnya melihat dunia nyata.

Dari terawangan saya, di badannya ada dua sosok bangsa jin (total 10 KRK) sepertinya mereka adalah pasangan. Keduanya mengenakan pakaian seperti dari daerah Hindustan.
Apakah memang kedua sosok ini yang memberikan pandangan gaib kepada adik saya ini?
Dan apakah keberadaan mereka mengganggu?
Mohon terawangannya dari Kangmas Javanese yang mukti.

Beberapa waktu yang lalu adik saya ini saya berikan sebilah keris luk tujuh, yang khadamnya ibu2 tua berpakaian kebaya.
Apakah keris itu memberikan tuahnya kepada adik saya ini Kangmas?


 J :     Penglihatan bapak sudah benar, sosoknya laki2 tua bersorban, bangsawan Hindustan, dan istrinya.
Kekuatan gaibnya sekitar 10 KRK.
Tetapi mereka adalah sukma manusia, bukan bangsa jin.
Kelihatannya merekalah yg membantu adik bapak melihat gaib.

Soal apakah keberadaan mereka bersifat mengganggu, saya tidak bisa langsung menjawabnya, karena yang merasakan apakah keberadaan mereka terasa mengganggu ataukah tidak adalah adik bapak sendiri yg mengalaminya.

Tetapi saya sendiri berpendapat bahwa tidak selayaknya sukma / arwah seseorang masuk bersemayam di dalam tubuh manusia lain. Jenis sukma yg seperti ini saya anggap tidak baik, tidak berpekerti, dan sewaktu-waktu bisa saja memberikan pengaruh yg tidak baik. Ulasannya sudah saya tuliskan dalam tulisan saya yg berjudul  Pengaruh Gaib Thd Manusia.

Saya belum tahu / tidak ingat tentang keris bapak yg luk 7.
Maksud pemberiannya untuk tuah apa ya pak ?


 A :    
Pengaruh Pagaran Gaib

Beberapa minggu yang lalu Kangmas pernah membalas email saya tentang penghuni pisau combong di foto 4. Sekarang ini pisau tersebut saya simpan di sebuah lemari di salah satu ruangan di warung saya.

Penghuninya berjumlah 25 dari golongan hitam, sehingga sampai perlu Kangmas mengisolirnya.
Saya kurang memahami maksud 'isolir' tersebut, sebab beberapa hari yang lalu ada beberapa sosok anak kecil dari golongan jin yang suka 'keluyuran' dan tertawa 'cekikikan'. Sepertinya mereka ini termasuk salah satu yang 25 ini. Pernah juga saya melihat perempuan seperti kunti yang duduk menunduk di atas kulkas di warung saya.

Sebagai informasi juga bahwa warung saya sudah dipagari oleh jin naga khadam di badan anak saya.
Timbul pertanyaan, kalau sudah dipagari yang tujuannya untuk menolak pengaruh negatif, bagaimana dengan keberadaan khadam2 nakal di pisau combong ini?
Apakah mereka sudah lumpuh kekuatan jahatnya, atau terusir disapu pagaran dari naga itu?
Mohon pencerahannya Kangmas.

 J :    
Pisau sajen bapak masih berisi sekitar 25 sosok gaib berbagai jenis yg berwatak jelek. Kalau bapak bisa menghitung isinya juga masih tetap sama, yaitu sekitar 25.
Mereka masih dalam kondisi terisolir, artinya ada bentukan energi yg mengurung mereka, sehingga mereka tidak bisa keluar, termasuk pengaruh gaib mereka, dan yg dari luar juga tidak bisa masuk ke dalam.

Bentukan energi itu posisinya masih di pisau itu, karena tujuannya memang untuk mengisolir isi gaibnya. Keberadaan bentukan energi itu tidak bersifat negatif, sehingga tidak terpengaruh oleh pagaran gaibnya. Kalau pisaunya mau "dibersihkan", maka salah satu khodam bapak bisa dimintakan untuk memindahkan bentukan energi itu ke tempat lain. Isi di dalamnya akan ikut serta.

Pagaran gaib di warung bapak bersifat memfilter, artinya tidak semua mahluk halus akan ditahan, hanya yg negatif saja yg akan ditahan, sehingga khodam2 bapak yg lain, termasuk mahluk halus yang lain, walaupun kekuatannya ada di bawah pagarannya, tidak akan tertahan, kalau tidak bersifat negatif.

Memang sekarang juga ada sesosok kuntilanak yang sedang duduk di atas kulkas. Kuntilanak itu tidak termasuk yg bersifat negatif, dan keberadaannya juga tidak bersifat mengganggu, sehingga ia tidak tertahan oleh pagaran gaibnya.

Sosok2 anak kecil yg bapak sampaikan itu benar jenis bangsa jin. Ada 2, anak laki2 dan perempuan. Kekuatannya masing-masing 10 KRK, masih jauh di atas kekuatan pagaran gaib bapak. Mereka juga sebenarnya tidak bersifat negatif. Mereka memang senang keluyuran, bermain dan bercanda, karena tempat tinggal mereka memang di sekitar situ.

Tadi kuntilanak dan anak2 itu sudah saya tarik, sehingga tidak akan keluyuran ke tempat bapak lagi.

Dari pengertian tentang pagaran gaib itu disimpulkan bahwa jika ada sesosok mahluk halus datang ke warung bapak, walaupun bapak anggap tidak baik, jika ternyata mahluk halus itu tidak termasuk kriteria yg harus ditolak oleh pagarannya, maka mahluk halus itu akan tetap bisa masuk ke warung bapak, apalagi kalau kekuatannya lebih tinggi daripada pagarannya. Karena itu kalau ada jenis sosok halus yg tidak bapak inginkan keberadaannya di warung bapak, sebaiknya bapak mintakan kpd khodam2 bapak untuk mengusirnya.


 A :    
Kontak Batin

Saya mempunyai analisa seperti ini Kangmas, mohon koreksinya jika ada kesalahan:
Jika kita berinteraksi dengan gaib, dan kita meminta keterangan dari yang bersangkutan, maka bisikan batin atau keterangan berupa gambar yang terlihat di batin kita sebenarnya berasal dari memori di otak kita sendiri. Di otak kita tersimpan jutaan atau bahkan milyaran gambar, suara, kata-kata, dll. 
Nah, sosok gaib yang berinteraksi dengan kita itulah yang menghadirkan gambar atau suara dalam memori otak kita tersebut.

Manakala kita menanyakan minyak apa kesukaannya, dia menghadirkan gambar bunga mawar yang memang sudah ter-record di memori otak kita, sebagai jawaban dari permintaannya akan minyak mawar.

Demikian juga kalau kita bertanya tentang kekuatannya (yang kita sepakati di forum ini berupa md atau KRK) tidak lain adalah olahan dari memori otak kita. Sebab saya kira bangsa gaib itu tidak mengerti tentang satuan2 md atau KRK, yang adalah bahasa kita sendiri.   
Dan tidak mungkin juga sosok gaib itu membisikkan kata2 yang sama sekali kita belum pernah mendengarnya karena otak kita memang belum menyimpannya (misalnya kata2 dalam bahasa asing, seperti bahasa Thailand yang bahkan untuk membacanya saja kita sedikit kesulitan) 

Jadi semua yang diinfokan kepada kita dari gaib itu adalah bersumber dari memori yang sudah terekam di otak kita sendiri.

Bagaimana menurut kangmas analisa saya ini, mohon diluruskan jika ada kekeliruan.

Demikian dulu email dari saya kangmas, mohon maaf selalu merepotkan. 
Maturnuwun.

 J :    
Pemahaman saya tidak seperti itu pak.
Cara kerja melihat gaib sudah saya tuliskan di halaman berjudul  Olah Sukma dan Kebatinan.

Ada 3 cara utama dalam melihat gaib, yaitu melihat gaib dengan mata ketiga, melihat secara batin dan melihat secara roh. Dari ketiga cara melihat gaib itu hubungan antara roh pancer dan sedulur papatnya bersifat vital yg
akan menentukan kemampuan seseorang dalam melihat gaib.

Sukma / roh manusia terbagi dalam 2 unsur, yaitu roh pancer dan sedulur papat.
Roh pancer adalah yg hadir pada kesadaran sehari-hari kita berpikir dan berperasaan.
Sedangkan sedulur papat bersifat mendampingi.

Biasanya yg melihat gaib adalah sedulur papat kita itu. Kemudian atas apa yg dilihatnya, sedulur papat memberitahukannya kepada pancernya, sehingga kemudian kita sbg pancer merasa bisa melihat gaib.
Karena itulah kalau seseorang hubungan pancer dan sedulur papatnya kurang baik, biasanya dalam melihat gaib ia hanya bisa melihat sekelebatan saja, gambaran gaibnya tidak utuh dan tidak jelas.

Mengenai jawaban kekuatan gaib dalam bentuk ukuran MD atau KRK, sebenarnya itu adalah bahasa roh pancer, yg itu juga diketahui oleh sedulur papatnya.
Dalam berkomunikasi dgn gaib, seringkali prosesnya adalah roh pancer menyampaikan maksudnya kpd sedulur papatnya, kemudian sedulur papatnya itulah yg berinteraksi dengan mahluk halus yg dituju.
Jadi nilai
MD atau KRK yg kita terima, itu adalah jawaban dari sedulur papat kpd pancernya, bukan jawaban langsung dari mahluk halusnya.

Sedulur papat bisa mengetahui semua yg terpikirkan oleh pancernya, termasuk bahasa dan istilah yg digunakan oleh pancernya. Bahkan sebenarnya antara pancer dan sedulur papat juga sering terjadi percakapan. Biasanya kita akan bisa merasakannya sebagai aliran ide / ilham di pikiran kita. Paling terasa adalah ketika kita sedang melamun, ada semacam tanya dan jawab yang mengalir begitu saja diluar kontrol kita.

Masih ada satu cara lagi untuk melihat gaib, yaitu melihat gaib dengan bantuan khodam. Cara ini biasanya dilakukan oleh orang2 yg berkhodam, atau orang2 yg di dalam badannya ada ketempatan mahluk halus.

Cara melihat gaib yg terakhir ini saya pisahkan tersendiri, karena seringkali penglihatan gaib cara ini tidak bisa diandalkan keakuratannya, karena itu adalah penglihatan / gambaran gaib yang diberikan oleh si khodam supaya si manusia melihatnya. Seringkali kejadian gaibnya ada terjadi, tapi arti dan makna dari kejadian gaibnya seringkali tidak sesuai dengan arti dan makna yg sesungguhnya (disimpangkan) karena si khodam itu mempunyai maksud tertentu dengan gambaran gaib yang diberikannya kepada si manusia. Seringkali malah kejadian gaibnya fiktif, tidak sungguh2 terjadi (hanya
ilusi / halusinasi).



----------


 A :    
Selamat Pagi Kangmas Javanese 2000...
Semoga kabar baik dan rahmat Tuhan YME selalu menyertai Kangmas sekeluarga...

Menyimak email jawaban dari kangmas terhadap pertanyaan saya tentang kontak batin antara kita dengan makhluk gaib, ternyata yang berperan sebagai sentral adalah sedulur batin kita (sedulur papat). Sedulur papat ini ibarat media penghubung antara gaib yang berinteraksi dengan kita (roh pancer).
Terima kasih sekali kangmas atas pencerahannya yang begitu luar biasa. Saya semakin mengerti sekarang.

Hari-hari terakhir ini saya mencoba untuk berlatih meditasi biasa, belum sampai tahap meditasi energi. Tujuan saya kalau beruntung agar bisa masuk ke frekuensi gaib untuk bertemu dengan sedulur papat atau khadam2 batu atau keris saya.
Tapi memang sulitnya ruarrrrrr biasa, he..he.. Tapi saya tidak akan menyerah.
Apakah benar Kangmas, kalau kekuatan pancer saya saat ini 80 MD dan sedulur papat saya 40 MD?

Terawang dari Foto
 
Membaca tulisan2 kangmas  tentang metode terawangan melalui foto, saya sudah banyak mencobanya. Ada yang sekedar menempelkan ujung jari2 di foto atau layar monitor ketika melihat gambar internet, atau melalui kamera hp.

Terkadang seandainya ada kesulitan menghadirkan gambaran gaib, saya coba untuk menyalurkan energi di ujung jari2 tangan dan gambaran2 gaib akan segera terlintas di batin.

Namun ada pertanyaan, sebenarnya ketika menerawang jarak jauh (melalui gambar internet), apakah sedulur papat kita yang pergi ke tempat yang kita tuju itu, dalam hal ini sedulur papat pergi meninggalkan pancernya? Ataukah sosok gaib itu yang mentransfer gambaran ke sedulur papat kita yang tetap bersemayam di badan kita?

Seandainya sedulur papat yang pergi mencari informasi, apakah ada kemungkinan dia akan selamat dalam perjalanan pergi dan kembalinya ke badan kita. Sebab resikonya bisa saja dia ditawan atau masuk dalam lingkungan gaib yang kekuatannya tinggi sehingga tidak bisa keluar untuk kembali pada pancernya.
Mohon pencerahannya kangmas.

Foto 2

Foto ini adalah tampak depan dari warung saya sekarang, sedang ada pekerjaan proyek penggalian tanah untuk pembuatan saluran drainase. Di bagian bawah foto ini ada sebongkah batu sebesar truk colt diesel pada kedalaman kurang lebih 1 meter. Pada hari rabu lalu operator backhoe sempat putus asa untuk menggerus batu ini sehingga sampai malam ini kelanjutan pekerjaan penggalian terhenti.

Semalam, kurang lebih jam 23.00 saya melihat ada 3 sosok perempuan jenis kunti penghuni batu ini (total 120 MD). Ketiganya berambut awut-awutan, dan yang paling kiri berpakaian hitam. Pada awalnya saya berpikir mereka adalah penghuni batu ini, sehingga saya meminta khadam naga saya untuk membungkusnya dan membuangnya jauh ke daerah kaki gunung Ceremai, Cirebon. Setelah itu oleh naga batu ini dipagarnya.

Tapi beberapa saat kemudian, saya berinisiatif untuk 'ngobrol' dengan sedulur papat saya tentang keberadaan ketiga jin itu. Dijawab oleh sedulur papat saya bahwa, ketiga jin itu sebenarnya adalah suruhan orang yang seminggu yang lalu juga mengirim satu jin jenis ini (40 MD). Mereka bertiga datang hari rabu malam lalu tapi tidak bisa menembus pagaran gaib yang dibuat sang naga khadam anak saya. Tapi mereka akhirnya menunggui batu itu yang merupakan jalan masuk ke warung saya. Pantas dari sore hari pengunjung warung saya agak sepi.
Saya tanyakan juga di mana harimau jawa (80MD) yang ada di batu kinyang yang saya simpan di laci kasir? kok tidak pergi mengusir ketiga jin ini? 
Sedulur batin saya memberi gambar bahwa sebenarnya harimau ini mondar-mandir mengawasi ketiganya.
Apakah memang seperti itu keadaannya kangmas?

Jika memang benar info sedulur papat saya, berarti sugesti pembuatan pagar gaib ini harus diperluas tidak saja di dalam lingkungan warung, perlu juga ditambahkan cakupan pagarannya meliputi jalan/pintu masuk menuju warung harus steril dari kemungkinan gangguan gaib.
Bagaimana pendapat Kangmas tentang metode sugesti yang jitu dan menyeluruh untuk pembuatan pagaran gaib?

Khodam Pendamping

Mohon terawangannya Kangmas Javanese yang mukti, seperti ada sosok pria tua berjubah putih di belakang saya agak ke kiri, juga terlihat seperti cahaya kuning. 
Apakah ada juga sukma leluhur yang mendampingi atau mengawasi saya?

Saya juga punya keinginan untuk mengisi sebuah cincin batu sulaiman madu saya dengan khadam jin putih yang sifatnya kesepuhan dengan kekuatan minimal 50 KRK. Tujuannya selain memberikan tuah kebijaksanaan dan pengayoman, juga sebagai langkah antisipasi bila ada gangguan jahat dari makhluk gaib tingkat tinggi. 
Apakah cara pengisian khadam ke batu akik seperti tulisan Kangmas juga bisa diterapkan untuk golongan jin putih tingkat tinggi?


Sekian dulu email saya, mohon maaf jika saya selalu merepotkan kangmas...dan terimakasih banyak atas pencerahan2nya.
...Maturnuwun.

 J :    
Mohon maaf karena kesibukan saya tidak bisa cepat merespon email bapak.

Benar bapak, yang berperan sebagai sentral dalam kita berinteraksi dengan sesuatu yg gaib
adalah sedulur batin kita (sedulur papat), hanya saja tidak banyak orang yg tahu cara kerjanya.

Laku meditasi untuk berhasil mencapai frekwensi gaib dan untuk bisa melihat gaib memang tidak selalu mudah bagi semua orang, sifatnya untung-untungan
Lebih baik kalau dalam melakukannya tidak ada beban hasrat ingin cepat berhasil
Bahkan kalau meditasinya direncanakan pun akan menambah beban pikiran kita
Lebih baik ketika sedang santai, tiba2 ingin meditasi, barulah itu dilakukan
Biasanya yg hanya iseng saja seperti itu malah bisa berhasil

Tujuan laku meditasi itu adalah untuk memunculkan aktivitas sukma kita yang tidak bersifat fisik.
Karena itu dalam melakukannya kita harus bisa mengendapkan semua aktivitas yang bersifat fisik, pikiran dan perasaan, semuanya diselaraskan menuju keheningan, menuju titik nol.

Saya deteksi kondisi bapak sekarang :
kekuatan pancer 50 MD
sedulur papat 80 MD


Terawang dari Foto

Dalam melihat gaib, sedulur papat yang secara alami keluar mendatangi objeknya hanya terjadi pada orang-orang yang menerawang / melihat jauh dengan cakra mata ketiga. 

Dengan melihat gaib secara batin atau melihat gaib secara roh sedulur papatnya tidak pergi keluar (kecuali disengaja supaya keluar). Dengan cara-cara melihat gaib itu yang diandalkan terutama adalah kepekaan batin, kekuatan kebatinan dan spiritualitas orangnya, sesuai tingkatannya masing-masing.

Melihat gaib melalui fotonya, atau melihat gambarnya di monitor, sifatnya bukan menerawang jauh, tetapi hanya mendeteksi saja kegaiban yg ada pada benda di dalam foto, jadi sedulur papatnya tidak keluar. Kalau bisa kontak energi dgn benda aslinya, nantinya dalam fotonya itu kita juga bisa merasakan rasa panas atau setruman di tangan kita.


Foto 2

Bongkahan batu itu sebenarnya di dalamnya berpenghuni seekor naga hitam, 15 KRK.

3 sosok perempuan seperti kuntilanak itu adalah bangsa jin perempuan. Masing-masing 40 md.
Kalau digabung kekuatan mereka tidak menjadi 120 md, tetapi maksimal 40-50 md.
Bangsa jin lain yg kekuatannya 60 md bisa mengusir mereka semua.

Dalam membuat pagaran gaib untuk rumah sebaiknya memang pagarannya sampai ke halaman rumah.
Sebagian pagaran masuk ke rumah orang lain tidak apa-apa, selama tujuan kita positif, tidak negatif.
Kalau ada khodam yg menjaga lebih baik lagi kalau juga diperintahkan bukan sekedar menjaga, tapi juga menjauhkan gangguan gaib dan
mengusir adanya gaib-gaib negatif yg berpotensi mengganggu, walaupun posisinya tidak dekat di rumah kita, apalagi kalau itu adalah warung / toko.


Khodam Pendamping

Sosok bapak2 tua berjubah putih di belakang bapak adalah salah satu leluhur bapak yg dulu sudah pernah saya utarakan. Beliau dulunya adalah seorang bangsawan Tuban pada jaman Singasari yg sudah mandito, 400 KRK.

Sebaiknya bapak aktif menyapa beliau, jangan didiamkan saja.
Anggap saja orang tua sendiri.
Kalau ingin belajar kebatinan / spiritual, beliau bisa mengajar bapak, tergantung apa yg ingin bapak pelajari.

Mengenai keinginan untuk mengisi cincin dgn khodam jin 50 KRK, yg sifatnya kesepuhan dan bertuah kebijaksanaan dan pengayoman, kelihatannya tidak perlu lagi, karena bapak sudah punya pendamping leluhur bapak yg kekuatannya jauh di atas itu yg juga bersifat kebijaksanaan dan pengayoman.

Kalau hanya dilihat dari kekuatan yg 50 KRK, sebenarnya itu juga masih terlalu rendah, karena banyak sekali mahluk halus yg kekuatannya jauh di atas itu yg sewaktu2 dapat menjadi gangguan.

Tapi kalau tujuannya untuk memiliki khodam kuat yg bisa disuruh-suruh, ya .. itu sih terserah bapak saja.
Cara pengisian batu akik dalam tulisan saya bisa digunakan untuk tujuan itu, tergantung kemampuan orangnya mewujudkannya.

Terima kasih


----------



 A :    
Selamat pagi Kangmas Javanese.. Semoga kabar baik senantiasa menyertai kangmas.
Mohon pencerahannya Kangmas javanese dan terimakasih sesudahnya.

Foto 2

Mohon dicroscek kangmas pengisian cincin batu kecubung saya.
Isinya saya ambil dari langit pegunungan himalaya. Sepasang naga bersayap jin udara.
Yang jantan 50KRK, dan betinanya memakai mahkota 25KRK.
Katanya diperintah oleh Betara Indra.
Tujuan awal pengisiannya adalah langkah persiapan saya buat 'berperang' menghapus khadam ilmu seorang dukun yang sering mengirim jin pengganggu ke tempat usaha saya. 
Tapi saya bersyukur karena kiriman2 tsb sepertinya berhenti, sehingga niat untuk 'beradu' khadam dengan dukun itu belum / tidak terlaksana.

 J :    
Isinya benar seperti yg bapak sampaikan, sepasang naga merah jin udara.
Katanya bukan diperintahkan oleh Dewa Indra, tapi diijinkan.



 A :    
Olah Rasa

Saya belajar dari awal lagi tentang olah rasa.

Saya pakai dua batu cincin untuk bahan belajar (foto 2).
Yang saya rasakan tangan kiri saya lebih sensitif dalam merasakan energi. 
Energi di batu topas kuning terasa hangat sampai jarak 2 meter. Rasanya seperti menekan udara yang bertekanan, seperti menekan plembungan karet.
Dengan rasa di dada pun saya rasakan ada tekanan. Jarak 4 m belum terasa, terasanya jika melangkah lebih mendekat ke arah batunya (mulai 3 meteran) maka tekanan di dada akan semakin besar.

Dengan teknik yang sama, saya coba rasakan energi pagaran di warung saya. Kelihatannya pagaran gaib dari khadam saya hanya tebal di bagian luar saja ya kangmas ? Di bagian dalam kok saya rasakan kosong. Mohon koreksiannya, kangmas...
Memang pagaran gaib di warung ini sudah 3 kali saya rombak dengan 3 khadam yang berbeda.
Ke depannya saya akan belajar membuat pagaran sendiri, tidak bergantung kepada khadam.   


Olah Energi

Berikutnya saya belajar menurunkan energi seperti di tulisan pembersihan gaib 4.
Saya mengangkat tangan dan berdoa kepada Tuhan agar menurunkan energi dan memberi pagaran ke badan saya. Sugestinya saya ulang2 dan berdoa, hingga akhirnya saya hanya menyebut Allah ... Allah ... terus menerus.
Sekitar 5 menit kemudian ketika saya rasakan tangan saya menjadi berat (atau memang udah pegel). Dilanjutkan olah nafas dengan teknik pernafasan (di waktu remaja saya pernah berlatih karate) dengan melepas nafas secara teratur.
Saya sugestikan agar energi yang masuk bisa menyatu dengan sukma. Saya memang belum mencoba visualisasikan badan terang bercahaya, karena pertimbangannya saya ingin belajar secara bertahap.
Setelah selesai, saya rasakan badan lebih padat dan lebih powerfull.

Saya tayuh dengan batin hasil meditasi energi ini kepada khadam di batu topas biru (foto 2), sosok pertapa 60 KRK. Katanya: sudah ada energi dari Tuhan yang turun. Energi di pagarannya kekuatannya 50 md, bisa menangkal kekuatan jahat.
Kekuatan pancer saya 80 md, papatnya 150 md.
Energi yang masuk belum menyatu dengan pancer, karena penyatuan saya belum benar caranya. Dia meminta saya agar mengulang terus.
Bagaimana evaluasi dari kangmas, mohon penjelasannya. Apakah benar yang dikatakan khadam saya ?

Maaf kangmas, kalau pertanyaan saya kebanyakan..
Mohon bimbingannya dan koreksinya selalu kangmas..

Matur sembah nuwun...
Sugeng ndalu.


 J :    
Olah Rasa

Mengenai bapak belajar dari awal lagi tentang olah rasa, memang sebaiknya itu dikuasai sampai mapan, karena olah rasa adalah dasar dari keilmuan kebatinan dan spiritual.
Sesudahnya bapak bisa menajamkan keilmuan bapak dengan olah sugesti, amalan dan mantra.
Teknik bapak itu nantinya bisa dikembangkan lagi dgn latihan seperti dalam tulisan saya  Meditasi Olah Rasa dan Energi.

Mengenai energi pagaran di warung bapak, memang bentuknya seperti itu, dan sifatnya memfilter.
Di bagian dalamnya bukan berisi energi, tapi berisi "aura" saja.


Olah Energi

Mengenai bapak belajar menurunkan energi seperti di tulisan pembersihan gaib 4.
Kalau cara dan sugesti bapak benar, dengan mengangkat tangan saja dan bersugesti kpd Tuhan di atas sana bapak sudah langsung bisa merasakan adanya energi yang besar dan tangan terasa kesemutan kencang.
Kalau bapak sudah benar melakukannya dan melakukannya sampai tangan bapak pegal, berarti sudah banyak sekali energi yg berhasil bapak turunkan.

Roh pancer bapak 50 md
Sedulur papat bapak 120 md
Energi potensial di tubuh bapak 20 md.

Dari hasil pencapaian bapak itu kelihatannya memang sugesti bapak masih belum tepat.

Sesudah bisa menurunkan energi, nantinya bapak bisa mengsugestikan roh pancer dan sedulur papat bapak menyerap langsung energinya, dan kelebihan energinya yg tidak terserap akan tertampung di badan menjadi energi potensial.
Nantinya juga bisa energi yg turun bapak arahkan mengisi cakra2 bapak.


Terima kasih



-------------------









 



Comments