Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

1. Visi

Untuk mewujudkan fungsi sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), STKIP Kie Raha Ternate mempunyai visi ke depan adalah; menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang bermartabat, bermutu, unggul dan kompetitif baik di tingkat regional maupun nasional.

2. Misi

Mengacu pada Visi STKIP Kie Raha Ternate, dirumuskan Misi STKIP Kie Raha Ternate sebagai berikut:

2.1      Mewujudkan pendidikan yang mengemban fungsi sebagai LPTK dalam menghasilkan guru yang memiliki kompetensi dan profesional.

2.2     Mewujudkan pelaksanaan otonomi perguruan tinggi melalui pengelolaan pendidikan yang efisien, efektif , akuntabel dan produktif melalui tata kelola yang sehat (good govermance)

2.3     Mewujudkan Hasil-hasil penelitian yang inovatif dan bermutu dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dibidang pendidikan dan pengajaran, dan pemecahan masalah pembangunan daerah dan nasional.

2.4     Mewujudkan pelaksanaan transfer ilmu dan teknologi yang behasil guna dalam kerangka pengabdian pada masyarakat.

2.5     Mewujudkan kepedulian sosial dalam kerangka pemerataan memperoleh ilmu pengetahuan di Perguruan Tinggi.

3. Tujuan

Dalam rangka mencapai Visi dan Misi serta mempertimbangkan faktor-faktor kunci keberhasilan, disusun sejumlah tujuan yang hendak dicapai sebagai berikut:

1.  Terwujudnya kembali citra di tinggkat Nasional dan di mata dunia Ternate sebagai salah satu ciri Kota Kesultanan di Indonesia.

2.  Terwujudnya kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat dengan terpemenuhinya kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat terutama dibidang

    pendidikan dan kesehatan serta bidang lain yang potensial.

3.  Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, baik warga masyarakat, swasta maupun aparatur pemerintahan yang bersih dan berwibawa, berbudi pekerti

    mulia, memiliki semangat keteladanan dan profesional dibidangnya serta manajemen pemerintahan yang terhindar dari praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan

    Nepotisme (KKN) ;

4.  Tertatanya ruang bagi pertumbuhan pembangunan namun tidak meninggalkan fungsi dan tetap menjaga keseimbang lingkungan.

5.  Tertatanya fasilitas dan aktivitas bisnis di kawasan Kota Ternate yang menguntungkan bagi masyarakat dan pemerintah kota.

6.  Terciptanya kondisi sosial yang kondusif, aman dan terkendali.

 

4.  Sasaran

(1)       Mendorong dan memfasilitasi percepatan peningkatan kesejahtreraan sosial masyarakat, terlebih khusus pada bidang pendidikan dan kesehatan untuk menopang peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Strateginya adalah Pemerintah menyelenggarakan pendidikan murah dan pelayanan kesehatan murah, meningkatkan keterjangkauan pelayanan pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kualitas dan menambah fasilitasnya sesuai perkembangan kebutuhan, dan  meningkatkan ketaatan ummat beragama dan toleransi antar ummat beragama serta meningkatkan pelayanan kebutuhan air dan listrik masyarakat kota Ternate.

(2)       Mendorong dan memfasilitasi percepatan peningkatan kesejahtreraan ekonomi masyarakat yang berkeadilan melalui peningkatan kinerja perekonomian berbasis ekonomi kerakyatan untuk menopang pemerataan kesejahteraan. Strateginya, Pemerintah memfasilitasi pelaku ekonomi dan penguhasa dalam berusaha dengan profit yang saling menguntungkan. Misaknya Fasilitas modal yang biasanya sulit diakses oleh KUK, sudah sepatutnya menjadi mudah atas dukungan pemerintah. Inilah sistem perekonomian yang berkeadilan yang dapat menumbuhkan kesejahteraan lebih merata dengan ekskalasi lebih luas di seluruh bagian wilayah. Sikap Pemerintah yang demikan akan menciptakan daya tarik tersendiri yang pada akhirnya memberi rasa nyaman dan menarik bagi setiap pelaku bisnis bahkan rakyat yang bermukim atau bekerja di wilayah Kota Ternate. Terutam diterapkan pada kegiatan ekonomi di sektor perdagangan dan jasa serta perikanan dan kelautan.

(3)       Mendorong dan memfasilitasi peningkatan kinerja pelayanan pemerintahan yang bersih dan berwibawa untuk efisiensi pelayanan, dan rasa keadilan. Strateginya, meningkatkan sistem pelayanan berbasis teknologi yang didukung oleh SDM berkualitas; melakukan desakralisasi pemerintahan; menegakkan hukum (law inforcement) yang ditopang oleh aparat berkualitas yang kredibel dan akuntabel, bebas dari KKN;

(4)       Mendorong dan memfasilitasi perbaikan pelaksanaan penataan wilayah untuk mendukung pengembangan wilayah. Strateginya, mengembangkan infrastruktur untuk menunjang terlayaninya kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah, dan melakukan penataan Kota Ternate dari kesemerautan.

(5)       Mendorong tumbuhnya infestasi. Strateginya, pemerintah harus mempersiapkan regulasi yang jelas dan memiliki standar operasional yang baku, agar masyarakat dan pengusaha  memiliki kepastian berusaha di Kota Ternate


(6)       Mendorong dan memfasilitasi terwujudnya suatu sistem keamanan yang akan menjamin mantapnya keamanan (security) wilayah. Strateginya, semua unsur stakeholder (Pemerintah, swasta dan terutama masyarakat) secara kolaboratif dan melembaga dilibatkan dan bertanggung jawab dengan kapasitasnya masing-masing. Unsur aparat keamanan negara (kepolisian dan militer) tetap menjadi ujung tombak dalam operasional-isasinya. Mewujudkan dan memelihara suatu sistem komunikasi yang kondusif antar-ummat beragama, antar etnis, dan antar-golongan, yang akan menjamin mantapnya persaudaraan dalam masyarakat dan mampu menekan potensi timbulnya isu SARA.

Comments