Menguji Fase Power Cord


Halaman Utama

Technical Article

Contact Info

Menguji Fase Power Cord

Line, Nutral, Earth/Arde

Jika Line dan Netral terbalik
Menguji apakah  line dan netral terbalik

Pesan dari tulisan ini mungkin saja sudah banyak diketahui orang tapi mungkin juga masih banyak yang belum tahu, sehingga saya terdorong untuk membuat tulisan ini.
Bagi anda yang belum tahu, setelah anda mengikuti arahan yang ada dalam tulisan ini besar kemungkinan anda akan menemukan peningkatan yang sangat signifikan dari kualitas suara system anda.

Isi dari tulisan ini adalah berkaitan dengan masalah pengujian  fase dalam instalasi listrik system audio anda, dan sebagai tahap  awal dari tulisan ini kita akan membahas mengenai konsep Line, Netral dan Earth

Line, Neutral dan Earth

Konfigurasi system 1 fasa PLN dapat anda lihat pada gambar 1 di bawah ini
 


Gambar 1, Konfigurasi kawat listrik 1 fase PLN


Pada konfigurasi ini ada 3 kawat yang tersambung ke beban yaitu Line yang bisa disebut juga life atau api dan neutral/netral serta earth ataupun disebut juga arde

* Line
Ketika kita mencolok test pen pada kawat line maka test pen akan menyala.
Line adalah terminal atau kawat dimana arus listrik bolak balik dari PLN keluar maupun masuk,  karena arus listrik PLN adalah arus listrik bolak balik maka nilai tegangan  kawat Line selalu berubah ubah dan besarnya nilai tegangan Line ini diukur terhadap Netral.
Setiap saat nilai tegangan line selalu berubah thd netral menurut fungsi sinusoidal, mulai dari 0 menuju puncak positif di 220V x akar2, turun ke 0 lagi, turun ke nilai terendah di minus 220V x akar 2, kembali lagi ke 0 dan begitulah seterusnya.
Untuk negara seperti Indonesia dengan Frekuensi tegangan PLN 50Hz, maka 1 perioda/siklus membutuhkan waktu sebesar 20ms (1detik/sekon dibagi 50).
Sedangkan untuk negara dengan frekuensi tegangan listrik 60Hz, sbg contoh USA maka 1 periode/siklus membutuhkan waktu sebesar
16.67 ms (1detik/sekon dibagi 60).

Grafik tegangan fungsi waktu dari tegangan line bisa anda lihat pada gambar 2 berikut ini
 


Gambar 2
 

Grafik sinusoidal perubahan tegangan line thd netral hanya bisa dilihat dengan osiloskop, jika kita mengukur dengan multimeter maka kita hanya akan mendapat nilai RMS dari tegangan PLN yaitu 220V.


* Netral
Ketika kita mencolok test pen pada kawat netral maka test pen tidak akan menyala.
Untuk mudahnya netral dapat dibayangkan sebagai terminal minus pada betere, terminal netral adalah terminal referensi untuk mengkur nilai tegangan Line.

* Earth atau Arde
Ketika kita mencolok test pen pada kawat netral maka test pen juga tidak akan menyala.
Earth atau disebut juga arde adalah sambungan ke tanah, secara teoritis arde adalah penyedia atau penerima muatan listrik dalam jumlah tak terhingga. Sehingga apapun muatan listrik yang tersambung ke arde akan menjadi bermuatan listrik 0.
Fungsi dari arde umumnya adalah untuk menetralisir muatan listrik yang bocor atau terinduksi ke sasis atau chasing dari peralatan pemakai listrik agar tidak membahayakan pemakainya.

Jika Line dan Netral terbalik
Secara fungsional system akan tetap bekerja jika line dan netral terbalik, namun kualitas suara yang dihasilkan tidak akan maksimal.
Penyebab umum dari situasi ini adalah jika line dan netral terbalik maka trafo daya yang ada dalam system akan cenderung menghasilkan medan magnet bocoran yang lebih besar,  dan medan magnet bocoran ini akan mengotori jalur ground dari system sehingga membuat suara menjadi tidak maksimal.


Cara menguji apakah line dan netral terbalik

Untuk menghindari agar line dan netral tidak sampai terbalik tentunya kita harus mengecek satu persatu fase pada stop kontak atau power plug yang kita gunakan, berikut saya uraikan satu persatu.

Yang anda perlukan adalah test pen untuk mengecek apakah posisi terminal sudah sesuai


* Stop Kontak Schuko/Euro

 


Gambar 3

Untuk bisa mengetahui posisi masing2 terminal, pertama tama letakan dahulu  stop kontak schuko dalam posisi menghadap wajah anda.
Terminal Netral berada pada posisi kiri, terminal line berada posisi kanan, dan arde adalah berupa logam melengkung yang ada di atas dan bawah dari lubang stop kontak.
Test pen hanya boleh menyala ketika disambung pada pada posisi line.


* Stop Kontak IEC
 


Gambar 4

Untuk bisa mengetahui posisi masing2 terminal, pertama tama letakan dahulu  stop kontak IEC  dalam posisi menghadap wajah anda dengan terminal arde berada posisi di atas
Terminal Netral berada pada posisi kanan, terminal line berada posisi kiri, dan terminal yang satu lainnya sudah pasti adalah arde.
Pengetesan dengan test pen hanya boleh menyala pada posisi line.


* Plug IEC Male

 

Gambar 5



Untuk bisa mengetahui posisi masing2 terminal, pertama tama letakan dahulu  plug IEC female  dalam posisi menghadap wajah anda dengan terminal arde berada posisi di atas
Terminal Netral berada pada posisi kiri, terminal line berada posisi kanan, dan terminal yang satu lainnya sudah pasti adalah arde.
Pengetesan dengan test pen hanya boleh menyala pada posisi line.


* Plug IEC Female


 
 Gambar 6

Untuk bisa mengetahui posisi masing2 terminal, pertama tama letakan dahulu  plug IEC male  dalam posisi menghadap wajah anda dengan terminal arde berada posisi di bawah
Terminal Netral berada pada posisi kanan, terminal line berada posisi kiri, dan terminal yang satu lainnya sudah pasti adalah arde.
Pengetesan dengan test pen hanya boleh menyala pada posisi line.

* Power Plug Schuko Male

Jika anda menggunakan power cord dengan stop kontak Schuko, maka pengujian fasa bisa dilakukan diujung plug female dengan mengacu pada gambar 6, jika fasenya salah anda tinggal membalik stop kontaknya saja.


Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda.






Comments