Eksternal


Halaman Utama

Contact Info


Flag UK  English

Eksternal PSU Linier untuk Meridian G91

Latar Belakang
Low Noise Low Impedance
Inspirasi dari Meridian CD 508
Meridian G91
Mengukur Tegangan
Player Masa Depan
Eksternal PSU
Uji Dengar



Latar Belakang

Saya sudah akrab dengan produk Meridian dari sekitar tahun 2004, dari sejak tahun 2004 ini saya sudah cukup banyak melakukan setting maupun reparasi  untuk produk produk Meridian yang saya tangani. Mulai dari CD/DVD Player, Surround Processor, sampai speaker aktif digital sudah pernah saya tangani.

Sebagai sebuah perusahaan audio high end yang sudah berumur lebih dari 30 tahun (Established  1977), Meridian Audio adalah sebuah ikon dalam bidang audio digital, salah satu penemuan Meridian yang sangat terkenal dan sudah diadopsi oleh beberapa pabrikan terkenal di dunia adalah "Meridian Loseless Package" disingkat MLP, ini adalah sebuah metoda pembacaan data digital dari CD dengan akurasi pembacaan data  sampai 100%.

Untuk produk Meridian yang memiliki konsumsi daya lebih kecil dari 100 VA, seperti CD Player, DVD Player, Surround Processor dan Preamplifier nya Meridian menggunakan power supply (PSU)  switching.
PSU  switching memang memiliki keunggulan dalam hal ukuran  effisiensi, dan memiliki switch internal memungkinkan PSU ini menerima tegangan 110V atau 220V secara otomatis,sehingga pemakai PSU ini  tidak perlu khawatir terjadi kerusakan ketika menghubungkan unit Meridian dengan jaringan listrik.


Gambar 1, PSU Switching

Low Noise Low Impedance
Namun sebagai perancang power supply dan power generator high end, saya memiliki sebuah keyakinan bahwa, PSU Switching bukanlah pilihan yang terbaik untuk peralatan audio high end. Saya berkeyakinan bahwa yang namanya peralatan  audio, apalagi yang high end sangatlah menyukai PSU yang memiliki karakter berdesis rendah dan juga berimpedansi keluaran rendah ( low noise low impedance).
Power 15, Power 90 dan Power 500 rancangan saya sendiri yang saya buat untuk memiliki karakter low noise dan low impedance yang saya yakini adalah yang terbaik bagi peralatan audio.
Sebaliknya UPS (uninteruptible power supply) dan isolation transformer adalah peralatan listrik yang memiliki noise tinggi  dan impedansi keluaran tinggi yang tidaklah cocok untuk aplikasi peralatan audio.
Frekuensi switching dan transformer switching pada UPS adalah sumber penyebab noise tinggi dan impedansi keluaran tinggi dari UPS tersebut. Sedangkan pada isolation transformer lilitan kawat pada transformer akan menyebabkan isolation transformer tersebut memiliki impedansi keluaran yang tinggi.
Saya pernah mendengar pendapat dari salah seorang rekan saya yang adalah instalatur peralatan home theater, mengatakan bahwa "Berjualan barang high end dengan memakai UPS dan isolation transformer adalah sama saja dengan bunuh diri"

 
Inspirasi dari Meridian CD 508
Pada awal tahun 2009 secara kebetulan saya dihubungi oleh salah seorang pemakai Meridian CD 508, produk ini adalah produk keluaran Meridian dari sekitar tahun 90an, pada saat masih diproduksi CD508 adalah salah satu produk CD Player dari Meridian yang cukup terkenal dan juga banyak terjual.
Customer tersebut menghubungi saya untuk memperbaik CD508 yang mata lasernya sudah rusak.
Ketika saya memperbaiki CD 508 tsb saya  menemukan bahwa CD ini masih menggunakan power supply linear berbasis trafo dan belum menggunakan PSU switching seperti kebanyakan produk Meridian masa kini.
Setelah CD 508 selesai diperbaiki, saya kemudian melakukan uji dengar CD 508 tersebut, ketika melakukan uji coba saya sangat terkejut mendengar suara dari CD 508 itu, karena walaupun produk tersebut dibuat dengan teknologi maupun komponen yang lebih tua, namun dalam hal kualitas suara ternyata memiliki ciri khas khusus yang tidak dimiliki oleh produk produk Meridian masa kini.
Power supply dalam sebuah peralatan audio adalah pondasi yang akan menentukan baik buruknya kualitas ahir dari peralatan audio tersebut.
Penggunaan PSU linear dari dari CD 508 yang ahirnya bisa menampilkan suara berkualitas, membuat saya lebih yakin bahwa peralatan audio memang menyukai PSU linear karena memiliki  karakter low noise low impedance yang sudah lama saya yakini.


Meridian G91
Selang beberapa waktu saya bertemu dengan rekan saya yang memiliki Meridian G91 DVD Player dan saya menawarkan padanya untuk memodifikasi Meridian G91 miliknya. Modifikasi yang saya tawarkan adalah mengganti PSU switching dari Meridian G91 tersebut dengan PSU linear rancangan saya, dan ternyata rekan tersebut menyetujui tawaran saya.


Gambar 2, Meridian G91


Mengukur tegangan supply
Sebagai langkah awal dari project ini tentunya saya harus mengetahui berapa besar kebutuhan tegangan dar arus dari Meridian G91.
Melakukan pengukuran tegangan dari Meridian G91 tidaklah sulit, karena secara fisik Meridian menata penempatan PSU dan board lain dalam unitnya dengan sangat rapih, Gambar 3 dibawah ini adalah internal dari Meridian G91 yang saya buka saya pengukuran tegangan saya lakukan.






 
Gambar 3, Internal Meridian G91(Sebelum di modif)



 

Gambar 4, Internal G91 (Sesudah modif)


Sebagai hasil pengukuran saya menemukan bahwa Meridian G91 ini menggunakan 3 buah tegangan supply yaitu +5V, +12V, dan -12V
Tegangan +5V adalah untuk CD Driver dan rangkaian digital, sedangkan +/- 12V bisa dipastikan untuk rangkaian analognya.
Hal mengejutkan yang saya temukan dalam pengukuran ini adalah konsumsi arus untuk tegangan 5V bisa mencapai sekitar 4A. Tegangan sebesar 5V biasanya digunakan untuk mensuply arus ke rangkaian digital.
Membuat PSU Linear dengan kapasitas arus sebesar 4A  dengan ukuran kecil agar bisa dimuat dalam player bukanlah hal yang mudah, tidak mengherankan bahwa mau tidak mau Meridian ahirnya harus memakai PSU Switching, begitu pula dengan kebanyakan player masa kini yang makin canggih, dan makin rumit sehingga makin butuh arus listrik yang lebih besar, mau tidak mau ahirnya harus memakai PSU Switching juga.


Player Masa Depan dan keunggulan Eksternal PSU
Dalam hal kualitas suara, sangatlah mungkin Player yang akan muncul di waktu mendatang akan memiliki suara yang tidak senikmat  Player masa lalu, pengalaman yang saya alami dengan Meridian  CD508 sangat mungkin akan banyak terjadi di masa mendatang ketika anda membanding CD Player baru anda dengan yang lama.

Sebagai solusinya memang harus dibuatkan PSU Linear Eksternal yang berkualitas baik.
PSU eksternal juga membantu menghindari kontaminasi medan magnit bocoran yang berasal dari PSU switching maupun trafo toroid yang umumnya digunakan dalam CD Player.  
Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa cukup dengan mengganti trafo dari CD player dengan trafo toroid  maka kualitas suara akan langsung meningkat, saya kira ini adalah pendapat yang tidak didasari oleh pemahaman yang menyeluruh mengenai power supply, karena kualitas dari sebuah power supply bukan hanya ditentukan oleh trafo apa yang digunakan oleh power supply tersebut, tapi masih banyak faktor lain yang harus diperhatikan dengan cermat  untuk menjadikan power supply tsb menjadi baik, seperti misalnya kualitas dari rangkaian, kualitas komponen, cara merangkai  kabel, dll

Esoteric Audio ( http://www.teac.com/esoteric ) dan Jadis ( http://www.jadis-electronics.com ) adalah dua  pabrikan high end terkemuka dunia yang saya kira sudah memahami pentingnya eksternal linier PSU, sehingga baik  Esoteric maupun Jadis  menggunakan  PSU  Linear untuk semua produknya dan khusus untuk produk yang menjadi reference nya, mereka juga menggunakan PSU Linear Eksternal, tentu dengan imbalan harga jual yang sangat mahal.
Produk dari Esoteric dan  Jadis  yang menggunakan Eksternal linier PSU adalah P01 dari Esoteric
( http://esoteric.teac.com/transports/p-01/ ) dan CD Player JD3 dari Jadis
Kedua produk ini adalah produk reference dari kedua pabrikan tersebut.

Selain itu beban dari rangkaian digital,  konsumsi listriknya tidak selalu konstan, tapi seringkali berfluktuasi dengan cepat, semakin tinggi clock frekuensi dari rangkaian digital akan semakin besar dan cepat pula fluktuasi konsumsi arus dari rangkaian digital tersebut, sehingga PSU dengan karakter low noise low impedance adalah suatu keharusan.
Yang juga harus  menjadi perhatian adalah noise buangan dari PSU Switching yang bisa merembes masuk ke peralatan lain  dalam system melalui jalur PLN, seperti preamp dan power yang ahirnya bisa menurunkan kualitas suara system secara keseluruhan.



Eksternal PSU
Setelah pengukuran tegangan supply pada G91 selesai saya lakukan, lalu pembuatan prototype  dari Eksternal PSU ini saya lakukan.
Eksternal PSU ini saya tempatkan pada casing Bell, karena casing ini mudah diperoleh di pasaran.
Trafo untuk eksternal PSU ini saya buat secara khusus juga dengan spek khusus, agar berkualitas baik.

 
Gambar 5, Prototype Eksternal PSU


Uji Dengar Pertama (22Jun 10)
Setelah modul ditempatkan pada  casing, maka sayapun melakukan ujicoba unit pertama dari Eksternal PSU ini.
Dalam uji coba ini saya menggunakan Speaker Rega RS1 dan Amplifier Integrated Rega Brio. Gambar uji dengar bisa dilihat pada gambar 5 dan 6 berikut

 
Gambar 6, Uji Dengar G91+ Eksternal Linear PSU



 

Gambar 7, Uji Dengar G91+ Eksternal Linear PSU


Saya menggunakan CD Jenifer Warnes, yang berjudul Blue Rain Coat.
Pada 5 menit pertama dari uji dengar, terdengar suara dari G91 agak butek, tidak ada separasi sama sekali, hal ini membuat saya terkejut dan sempat berpikir bahwa jerih payah saya akan sia sia.
Namun setelah memasuk 30 menit, barulah terdengar improvement yang sangat berarti, detail separasi, staging, depth, semua terdengar begitu presisi walaupun saya cuma memakai speaker Rega RS1 yang harganya berkisar Rp 6 juta an.
Yang masih kurang dari uji coba 30 menit pertama ini adalah bass yg belum tight, hal ini bisa saya pastikan adalah karena komponen yang belum burn ini.
Selama saya menggeluti dunia power supply dan power generator, saya selalu menemukan bahwa power supply atau power generator yg baik  akan langsung memberikan kualitas suara yang detail dan dimensional, walau baru dinyalakan beberapa menit, namun untuk mendapatkan bass yang tight/powerfull, serta karakter suara yang gesit, dibutuhkan waktu yang lebih lama.

Uji Dengar 2 (23Jun 10)
Uji dengar 2 saya lakukan dengan sistem yang persis sama dengan uji dengar 1, dan apa kualitas yang belum muncul dari uji dengar pertama kini sudah muncul, suara yang keluar dari G91 sudah lebih gesit dan bertenaga.

Setelah semakin lama saya mendengar suara G91 yang harga jualnya sekitar Rp 50 juta dan membanding dan membandingkannya dengar produk dari merek sama namun dari seri yang harganya hampir 4x lipat, ternyata G91 mampu mengungguli seniorya tersebut dalam bebagai aspek kualitas suara.

Tidak ada komponen eksotis yang saya gunakan, cuma soal  kerja keras dan pengetahuan.







Comments