FRAKSI‎ > ‎

PT 5 Persen Berpotensi Hilangkan 33 Juta Suara

diposting pada tanggal 3 Jul 2011 07.25 oleh BUNGA DESA

 Laporan wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Fraksi PKB, Muhammad Hanif Dhakiri jika pemberlakuan Parliamentary Treshold (PT) 5 persen disetujui maka 33 juta suara berpotensi hilang alias mubadzir.

"Kita tahu jelas klo PT tinggi maka suara yang hilang akan semakin banyak. Kalau 2,5-3 persen 19 juta suara hilang. Kalau 4 persen 23 juta suara. Kalau 5 persen 33 juta hilang. Kami sudah buat simulasinya. Belum lagi suara yang rusak dan tidak sah," terangnya di kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu (3/7/2011).

Oleh karena itu, ia menilai tidak logis jika berbicara membangun sistem pemilu, akan tetapi yang dibicarakan hanya soal PT. Padahal yang justru harus dikedepankan adalah misi proporsionalitas dan representasi politik.

"Kalau yang begini tidak diperhitungkan buat apa kita mendorong rakyat berpartisipasi pemilu. Mereka sudah capek ikut pemilu, tiba-tiba suaranya hilang," ucapnya.

Ia menambahkan, jika ingin mengarah pada persoalan desain pemilu yang adil, baik dan panjang tidak bisa hanya membicarakan PT sebagai tolok ukur sistem pemilu. Sistem pemilu yang baik paling harus mendorong terciptanya sistem kepartaian yang sederhana.

"Kenapa sederhana, karena memang kita sistem presidensial. Cocoknya memang sistem multi partai sederhana, baru bisa masuk," tandas Hanif.

Instrumen lainnya adalah adanya asas proporsionalitas, sehingga dapat mengakomodasikan pandangan politik masyarakat."Kita ini kan bangsa yang plural, masyarakat yg sangat majemuk dari spektrum ideologi, politik dan lain-lain. Inikan harus ada akomodasi. Kalau tidak buat apa ada sistem pemilu," sergahnya.

Selanjutnya adalah soal representasi politik atau keterwakilan. Kalau sistem pemilu tidak membahas keterwakilan semacam ini buat apa berbicara sistem pemilu. Pada dasarnya, imbuhnya, bagaimana suara masyarakat bisa ditransformasikan ke dalam kursi yang mewakili mereka.

Comments