Bagaimana Cara Menanam Bayam Organik

Bagi sebagian orang, mendengar mengenal jenis-jenis cabe budidaya nama dan bayam mungkin sudah sangat familiar. Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang sering di konsumsi olah masyarakat. Bayam merupakan sayuran yang memiliki kandungan zat zat yang berguna bagi tubuh manusia. Oleh karena itu bayam Agroteknologi.web.id Sumber Informasi Pertanian Indonesia merupakan sayuran yang sering dikonsumsi. Bayam yang memiliki nama lati Amaranthus Spp. merupakan sayuran yang sering di budidayakan oleh petani di Indonesia. Ada dua jenis bayam yang sering di budidayakan oleh petani.

Yang pertama adalah jenis bayam cabut, bayam cabut terdiri dari bayam hijau dan bayam merah. Ciri dari bayam cabut ialah memiliki daun yang relatif kecil. Untuk jenis bayam cabut hijau memiliki warna hijau yang terang dan agak keputih putihan, sedangkan untuk bayam merah memiliki warna merah hati cenderung gelap. Jenis yang kedua adalah bayam yang memiliki daun yang lebar atau biasa disebut dengan bayam raja. Warna daun dar bayam raja adalah hijau tua dan cenderung keabu abuan, serta tumbuh berdiri tegak. Cara untuk memanen bayam ini biasanya dicabut atau di potong.

Secara metode mempercepat umur panen tanaman bayam organik membudidayakan tanaman bayam secara oraganik mempunyai perlakuan yang sama dengan budidaya bayam non-organik. Hanya saja perbedaan dapat dilihat dari pemberian pupuk. Sedangkan untuk mengendalikan hama, biasanya petani menanganinya dengan cara membersihkan lahan secara rutin serta pemberian pupuk non-organik.

Untuk membudidayakan bayam sendiri lebih baik apabila dilakukan dengan perseaian terlebih dahulu. Faktor pendukung lain adalah asupan sinar matahari secara langsung. Suhu ideal untuk membudidayakan bayam berkisar antara 16 – 20 C. Dengan kelembaban udara yang sedang.

Berikut langkah-langkah budidaya bayam cabut secara organik yang bisa anda praktekkan sendiri.

PENYIAPAN BENIH BAYAM

Benih bayam Agroteknologi.web.id Sumber Informasi Pertanian Indonesia dapat disiapkan dengan mempersiapkan biji. Biasanya dilaukan melalui perbanyakn biji. Benih dapat diambil dari bayam yang sudah tua dengan umur sekitar 3 bulan.

Benih bayam tidak memerlukan masa dorman, sehingga benih yang baru dipanen sebenarnya sudah siap untuk ditanam.

Budidaya bayam sendiri sangat sensitif dengan keasaman tanah. Apabila derajat keasaman tanah kurang dari pH 6, netralkan dengan kapur atau dolomit terlebih dahulu.

PENEBARAN BENIH BAYAM

Karena benih bayam berukuran sangat kecil, lakukan penebaran dengan teliti agar memperoleh hasil penebaran secara merata.

PERAWATAN BUDIDAYA BAYAM ORGANIK

Perawatan yang penting selama membudidayakan bayam adalah melakukan pengaturan pada sistem pengairan, terutama pada saat awal awal benih di tebar. Penyiraman dapat dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari selama musim kemarau.

Setelah bayam berkecambah, bersihkan lahan dengan menyiangi gulma yang mungkin ikut tumuh, hal ini karena gulma akan lebih cepat menyerap nutrisi dari tanah dibandingkan dengan bayam. Agar bayam dapat tumbuh dengan baik, usahakan selalu menjaga kondisi dari lingkungan tumbuh dari gulma. Setelah menginjak usia 2 minggu lakukan pemupukan tambahan, pemupukan tambahan dapat menggunakan kompos atau pupuk dari kotoran ayam. Atur pemupukan sehemat mungkin agar kita dapat menghemat biaya.

PANEN DAN PASCA PANEN BAYAM

Budidaya bayam dapat dimanen setelah 20 hari atau dengan melihat tinggi bayam sekitar 20 cm. Setelah panen sortir bayam kemudian cuci hingga bersih, setelah itu lakukan pengemasan apabila bayam akan dipasarkan.
Comments