Navigation

Recent site activity

  • Home
    edited by mahardika alif
    comment removed by mahardika alif
  • Belajar IQRA
    edited by mahardika alif
    attachment from mahardika alif
  • Data
    attachment from mahardika alif
  • Belajar IQRA
    created by mahardika alif
  • Home
    edited by mahardika alif
  • View All
Contractor‎ > ‎

Metode Pelaksanaan


Microsoft Project Professional 2007

posted Feb 10, 2009, 4:35 AM by mahardika alif   [ updated Feb 10, 2009, 5:45 AM ]

Untuk membuat atau menyusun suatu aktifitas atau kegiatan suatu proyek  software dari Microsoft Project Professional 2007 bisa menjadi pilihan anda, Anda harus menjalankan aplikasi ini dari komputer Desktop atau Laptop. Bisa juga dijalankan di komputer server, tetapi aplikasinya tetap harus Microsoft Project Professional 2007.
Program ini sangat mudah dijalankan , cukup menulis nama proyek yang akan Anda buat . Sebagai contoh, nama proyek pada kasus ini adalah PERPUSTAKAAN
Untuk  menjalankan Microsoft Project Professional 2007, Anda harus mempersiapkan  data-data yang akan digunakan, seperti RAB , Time Schedule , Daftar Bahan , Daftar  Team dan Pekerja , Daftar Peralatan , Sumber Daya  Lainnya , Daftar Supplier , Sehingga pada saat akan memasukkan data ke dalam tabel yang ada di Microsoft Project Professional 2007 tidak akan kesulitan.
Menyusun dan Merencanakan Proyek Baru
Untuk membuat proyek baru, umumnya para perencana proyek akan menyusun jadwal kapan proyek tersebut dimulai dan kapan akan berakhir. Jika tidak ditentukan kapan dimulainya suatu proyek akan kesulitan saat proyek tersebut akan dimulai atau dilaksanakan. Oleh karena itu penentukan jadwal dimulai suatu proyek merupakan keharusan.
Dalam Microsoft Project 2007, Anda hanya bisa memilih atau menentukan kapan dimulai suatu proyek. Jika Anda memilih kapan dimulainya (start) suatu proyek, maka Anda tidak perlu menentukan kapan berakhirnya proyek tersebut, karena secara otomatis akan ditentukan oleh Microsoft Project 2007. Begitu juga jika Anda menentukan berakhirnya suatu proyek, maka Anda tidak perlu menentukan kapan dimulainya atau start-nya suatu proyek. Jadi dalam hal ini Anda cukup menentukan satu pilihan saja, Start Date atau Finish Date.
Untuk menentukan dimulainya suatu proyek yang menjadi dasar dalam Microsoft Project Professional 2007 adalah tanggal. Untuk jelasnya Anda masuk ke Microsoft Project Professional 2007. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Jalankan Microsoft Project Professional 2007 sehingga akan tampil jendela awal Microsoft Project 2007. Untuk menentukan tanggal dimulainya suatu proyek klik menu Project, lalu klik Project Information. Setelah itu segera tampil kotak dialog Project Information. Tentukan tanggal dimulainya proyek Anda.
Dalam lembar kerja tersebut terdapat beberapa area yang digunakan untuk menyusun dan mengelola suatu proyek. Yang paling utama dalam tabel di atas adalah Gantt Chart Table. Di mana dalam Gantt Chart Table ini terdapat beberapa kolom yang bisa digunakan untuk menyusun, mendefinisikan, menentukan jumlah hari di setiap task, menentukan tanggal dimulainya suatu task, menentukan tanggal berakhirnya suatu task, dan sebagainya. Untuk jelasnya kolom-kolom tersebut adalah:
  • Task name digunakan untuk menyusun atau memasukan nama atau uraian suatu task atau sub task
  • Duration digunakan untuk menentukan jumlah hari dalam setiap task atau sub task
  • Start digunakan untuk menentukan tanggal dimulainya suatu kegiatan dalam task dan sub task
  • Finish digunakanuntuk menentukan tanggal berakhirnya suatu task atau sub task
  • Predecesssor digunakan untuk menentukan hubungan antar kegiatan sebelumnya.
  • Resource Names digunakan untuk menentukan sumber daya yang akan digunakan
       

Contoh Pengisian View : Gantt Chart --> table : entry




Contoh Pengisian View : Resource Sheet --> table : entry





Contoh Hasil View : Task Usage --> table : Cost




Contoh Hasil View : Task Usage --> table : Cost



Contoh Hasil View : Gantt Chart --> table : schedule



Contoh Hasil View : Gantt Chart --> table : Summary









BUILDING SMART

posted Feb 5, 2009, 2:43 AM by mahardika alif

Bangunan & Konstruksi

Industri bangunan dan konstruksi Norwegia menarik perhatian kalangan internasional karena inovasi disain dan produk yang mengagumkan. Arsitek Norwegia memenangkan berbagi penghargaan internasional karena menggunakan pendekatan moderen terhadap penggunaan bahan tradisional, seperti kayu, batu dan baja. Norwegia memiliki keahlian dalam membangun struktur kayu balok, terusan dan penggalian gua batu, serta konstruksi jalan dan jembatan.

Kayu dan Batu

Kayu pinus Norwegia merupakan bahan bangunan ideal dan pabrik-pabrik Norwegia mengekspor berbagai produk dari kayu balok dan kayu kelas satu seperti lantai kayu, rangkaian rumah dan komponen bangunan lainnya di seluruh dunia. Kayu balok yang telah melalui proses laminasi dan pengeleman (“glulam”) merupakan produk yang khusus dikembangkan dengan sifat ringan dan kuat, dan telah memberikan dimensi baru terhadap disain rumah, bangunan umum dan komersial bahkan jembatan. Bangunan utama di Bandara Oslo Gardermoen merupakan bangunan terbesar di dunia yang menggunakan kayu laminasi.

Norway juga merupakan pemasok utama di pasar global untuk batu granit, larvikite (“Mutiara Biru”), marmer, dan beberapa variasi batu untuk bahan bangunan.


Fasilitas Bawah Tanah


Karena bentuk tanah yang naik turun seperti gunung, Norwegia membangun berbagai fasilitas di bawah tanah, termasuk sumber pembangkit listrik tenaga air, tempat penyimpan minyak, pengolahan air, stasiun kereta bawah tanah, instalasi militer dan fasilitas olah raga. Hampir setengah dari 400 pusat listrik bawah tanah dunia terletak di Norway. Konstruksi jalan di wilayah pedesaan dan fjord juga merupakan tantangan tersendiri, dan para ahli geologi Norwegia telah mengembangkan keahlian dalam hal pembangunan terusan dan penggalian gua, konstruksi jembatan, pengetahuan tentang properti dari batu, analisa geologi, pengeboran dan peleburan biji besi.

buildingSMART – penelitian dan pengembangan (R&D) serta inovasi


Beberapa pameran industri konstruksi telah menerapkan proyek buildingSMART berdasarkan pada standar informasi konstruksi internasional IFC. Proyek ini melibatkan 12 pelaku perdagangan, termasuk organisasi perdagangan, perusahaan, pemasok ICT, dan peneliti. Tujuan proyek adalah menekan biaya komunikasi dalam semua proyek konstruksi, rata-rata sebesar 30 persen. Teknologi yang diperlukan berada pada tahap akhir pembangunan. Sebanyak 30 proyek percontohan dilibatkan dalam berbagai tahap proyek. Pembangunan salah satu bagian proyek dengan komunikasi dengan badan umum yang berhubungan dengan proses digital aplikasi bangunan, telah diselesaikan dan fitur ini telah digunakan. Proyek dijadwalkan selesai pada tahun 2007. Konsep buildingSMART juga diterapkan di 24 negara lain dengan proyek Norwegia berada di terdepan.


Sumber : Bangunan & Konstruksi

Metode Pelaksanaan Jembatan

posted Jan 8, 2009, 10:17 PM by mahardika alif

Metode Pelaksanaan jembatan cable



Presentasi Metode Pelaksanaan

posted Jan 6, 2009, 2:14 AM by mahardika alif

Slide 1-20





Slide 21-40



Slide 41-61


Metode Pelaksanaan Bored Pile

posted Jan 6, 2009, 2:14 AM by mahardika alif   [ updated Jan 6, 2009, 9:32 PM ]


pekerjaan tiang bor




Produk dan Jasa bored pile



Google Video





Metode Pelaksanaan Proyek

posted Jan 6, 2009, 2:10 AM by mahardika alif

Metode Pelaksanaan


1-6 of 6