Navigation

Recent site activity

  • Home
    edited by mahardika alif
    comment removed by mahardika alif
  • Belajar IQRA
    edited by mahardika alif
    attachment from mahardika alif
  • Data
    attachment from mahardika alif
  • Belajar IQRA
    created by mahardika alif
  • Home
    edited by mahardika alif
  • View All
Home‎ > ‎News‎ > ‎

Daerah

Tiga Dusun di Sanggau Minim Fasilitas

posted Jan 29, 2009, 3:30 AM by mahardika alif

29/01/2009 07:07 - Desa Tertinggal

Liputan6.com, Sanggau: Dusun Bale Rawa, Dusun Ne Bindang, dan Dusun Naya merupakan bagian dari pedalaman Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Mungkin, tak banyak orang yang tahu mengenai keberadaan ketiga dusun ini. Bisa jadi, akses jalan yang becek, licin, dan rusak menjadi faktor penghalangnya.

Jangankan pendatang, warga setempat pun mengaku kerap terjatuh atau terjebak di rawa saat melintasi jalan sepanjang delapan kilometer menuju dusun. Selain lebar jalannya yang tidak seberapa, sebilah kayu yang menjadi tumpuan terkadang tak kuat menahan langkah kaki atau kendaraan yang lewat.

Namun, sesampainya di Dusun Bale Rawa, suasana berubah. Tenang, sejuk dan kenyamanan menghapus letih ketika menempuh perjalanan. Meski demikian, dusun yang dihuni sekitar 400 warga ini masih hidup dengan fasilitas umum yang sangat minim. Pasalnya, dusun ini belum dialiri listrik, kegiatan sekolah pun cuma berlangsung du kali dalam sepekan karena tak ada tenaga pengajar. Belum lagi klinik kesehatan setempat atau puskesmas yang tidak memiliki tenaga medis [baca: Puskesmas Ada, Tenaga Medis Tidak Ada].

Masa 40 tahun terbentuknya tiga dusun di Kecamatan Toba ini ternyata belum bisa membuat dusun ini berkembang dengan layak. Walau hidup dari hasil kebun karet, anjloknya harga karet dunia kian membuat mereka terpuruk. Berulang kali warga setempat mengajukan permohonan pembukaan jalan permanen pada pemerintah daerah, namun belum membuahkan hasil. Kini, mereka hanya bisa berharap agar jalan dibuka sehingga mereka tidak terisolasi.(OMI/Satya Pandia)

Ribuan Rumah di Tebing Tinggi Terendam

posted Jan 29, 2009, 3:28 AM by mahardika alif

29/01/2009 09:57 - Banjir

Liputan6.com, Tebing Tinggi: Ribuan rumah di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, Kamis (29/1), terendam banjir akibat meluapnya Sungai Padang yang disebabkan tingginya curah hujan. Wilayah yang terkena banjir berada di Kelurahan Bandar Utama, Tambangan, dan Badak Bejuang.

Lokasi terparah dilanda banjir adalah Kelurahan Bandar Utama. Sejumlah barang dan perabot warga ikut terbawa arus sungai. Air juga menggenangi ratusan area pertanian. Selain curah hujan, banjir merupakan kiriman dari Gunung Meriah, Serdang Bedagai. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih tinggi. Sebagian dari mereka bertahan di pos koordinasi atau posko penampungan.

Pemerintah Kabupaten Kota Tebing Tinggi telah membangun sejumlah tenda penampungan serta posko. Pemkab juga menyalurkan bantuan bahan makanan dan obat-obatan. Selain itu, warga juga diminta siaga dan menghindari daerah aliran sungai.(IKA/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)

Helikopter Terguling, Dua Mekanik Tewas

posted Jan 29, 2009, 3:25 AM by mahardika alif

29/01/2009 13:00 - Kecelakaan Pesawat

Liputan6.com, Tangerang: Helikopter milik Pelita Air Servis, Kamis (29/1) pukul 09.00 WIB, terguling di hanggar Pondok Cabe, Tangerang, Banten. Menurut saksi, helikopter terguling ke kiri saat dilakukan pengecekan mesin. Baling-baling helikopter yang masih berputar mengenai dua mekanik dan mengakibatkan keduanya tewas seketika.

Saat ini, jasad Mudi dan Suparja berada di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Hingga kini, belum diketahui penyebab kecelakaan.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)

Simulasi Pengamanan Pemilu Kerahkan Ratusan Polisi

posted Jan 29, 2009, 3:24 AM by mahardika alif

29/01/2009 13:05 - Pemilu 2009

Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memanggil para petinggi Polri dan TNI di Jakarta, Kamis (29/1). Tujuan pertemuan tersebut adalah membahas persiapan pengamanan Pemilu 2009.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Bali menggelar simulasi pengamanan Pemilu 2009. Ratusan pasukan antihuru hara bersenjata lengkap dikerahkan untuk membubarkan pengunjuk rasa. Tak ketinggalan, dua mobil water canon yang dipakai untuk memecah konsentrasi massa. Ratusan orang juga diikutsertakan sebagai pemilih dalam pemilu. Sedikitnya 7.000 personel polisi disiagakan untuk mengamankan 8.170 tempat pemungutan suara di seluruh Bali.

Terkait dengan pemilu legislatif 2009 yang akan berlangsung 71 hari lagi, Komisi Pemilihan Umum memutuskan akan menggunakan kotak dan bilik suara Pemilu 2004 lalu. Sedangkan sisanya akan ditenderkan. Lebih dari 171 juta pemilih akan menyalurkan aspirasi politiknya ke 44 partai poitik.(OMI/Tim liputan 6 SCTV)

DPRD Pekalongan Usut Pengadaan Buku Porno

posted Jan 29, 2009, 3:21 AM by mahardika alif

29/01/2009 13:20 - Pendidikan

Liputan6.com, Pekalongan: DPRD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berjanji akan mengusut tuntas kasus buku pedoman guru sekolah dasar yang dinilai kurang pantas karena terdapat unsur seks. Beruntung buku-buku tersebut belum beredar. Anggota DPRD juga berjanji akan segera memanggil wali kota, dinas pendidikan dan juga penerbit buku guna meminta penjelasan.

Pengusutan ini dilakukan setelah DPRD Kota Pekalongan mendapatkan laporan dari para guru beberapa sekolah dasar. Mereka khawatir akan terkena sanksi jika tidak membeli buku tersebut karena disebutkan ada rekomendasi dari Wali Kota Pekalongan. Namun, Wali Kota Pekalongan Basir Ahmad membantah terlibat dalam pengadaan buku tersebut.
 
Menurut Basir, seluruh kewenangan ada di setiap kepala sekolah. Pihaknya juga mengaku telah mengklarifikasi dan tidak ada satu bukti yang menunjukkan keterlibatannya. Dari puluhan pengadaan buku untuk sekolah dasar, ada lima jenis buku yang memuat gambar seronok.

Sementara Jalil, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan meminta agar buku tersebut segera ditarik dari peredaran sebelum jatuh ke tangan siswa. Rencananya buku itu akan dikonsumsi guru sebagai bahan pengayaan.(UPI/Budi Harto dan Agus Bambang)

Akses Sibolga-Tarutung Terputus Longsor

posted Jan 29, 2009, 3:17 AM by mahardika alif

29/01/2009 17:34 - Longsor


Liputan6.com, Sibolga: Hujan yang mengguyur Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, selama sepekan ini mengakibatkan kawasan perbukitan di kilometer tujuh lintas Sibolga-Tarutung longsor. Akibatnya, akses jalan lumpuh total selama lima jam. Bahkan pasokan kebutuhan pokok dari Medan mengalami keterlambatan.

Antrean panjang kendaraan menyebabkan sejumlah alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum setempat sulit memasuki lokasi lantaran jalan tertutup, Kamis (29/1). Kondisi tersebut tergolong darurat, hanya satu jalur yang bisa digunakan, sementara jalur lainnya tengah dalam tahap pembersihan. Kegiatan pembersihan pun dilakukan manual oleh polisi dibantu warga setempat.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Reinhart Silitonga, curah hujan yang tinggi membuat kawasan tersebut menjadi langganan longsor. Kapolres pun mengimbau pemilik kendaraan agar lebih berhati-hati.(OMI/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)

Permukiman Padat di Banjarmasin Terbakar

posted Jan 29, 2009, 3:13 AM by mahardika alif

29/01/2009 18:02 - Kebakaran


Liputan Banjarmasin: Si jago merah mengamuk di lokasi padat penduduk di Jalan Sungai Bilu, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (29/1). Sedikitnya 15 rumah ludes dilalap api. Tak ada korban jiwa namun belasan keluarga kehilangan tempat tinggal. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut saksi mata, api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Sepuluh mobil pemadam kebakaran sulit mencapai titik api karena sempitnya gang menuju lokasi kebakaran. Warga yang panik menyelamatkan diri juga mempersulit upaya pemadaman api. Hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

1-7 of 7