Contoh Metode Semi Average Data Ganjil-Ganjil (Banyaknya Keseluruhan Data Berjumlah Ganjil dan Banyaknya Data Dalam Kelompok Juga Ganjil)
Oleh Hendra Poerwanto




        Berikut ini contoh metode Semi Average Data Ganjil-Ganjil (Banyaknya Keseluruhan Data Berjumlah Ganjil dan Banyaknya Data Dalam Kelompok Juga Ganjil). Data penjulan PT "S". Dengan menggunakan data tersebut diminta untuk membuat peramalan penjualan untuk tahun 2008 dengan menggunakan metode Semi Average.





        Jumlah seluruh data di atas adalah 5 data (Ganjil ). Oleh karena itu analisis data dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Mengelompokkan data menjadi 2 kelompok. Karena jumlah seluruh data adalah Ganjil, maaka sebelum membagi menjadi dua kelompok harus disesuaikan dulu. Penyesuaian dapat dilakukan dang salah satu dari dua cara yang ada. Misalnya diasumsikan disesuaikan dengan menduplikasi data yang terletak di tengah yaitu data tahun 2004, sehingga seluruh data menjadi berjumlah 6 data (Genap). Selanjutnya baru dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 3 data (Ganjil)
  • Menentukan  periode dasar. Misalnya diasumsikan periode dasar menggunakan tahun tengah data tahun kelompok I, sehingga periode dasarnya adalah tahun 2003
  • Menentukan Angka Tahun. Karena periode dasar 2003 berangka tahun x = 0, maka angka tahun untuk tahun 2002 adalah -1 dan angka tahun untuk 2004, 2004', 2005, 2006 berturut-turut adalah 1, 2, 3, 4 dst.
  • Menentukan nilai Semi Total yakni Jumlah total penjualan masing-masing kelompok. Untuk kelompok I, Nilai Semi Totalnya adalah 120 + 110 + 128 = 358. Dengan cara yang sama dihitung Nilai Semi Total untuk Kelompok II.
  • Menentukan Semi average tiap Kelompok data. Semi Average untuk kelompok I adalah (semi total kelompok I dibagi jumlah data kelompok I sehingga nilainya adalah 358/3=119,33. Dengan cara yang sama juga dihitung Semi Average untuk Kelompok II.
Ringkasan Perhitungan disajikan pada tabel berikut:


        Dari perhitungan tersebut di atas, ditentukanlah nilai a dan b sehingga diperoleh fungsi persamaan untuk peramalan dengan cara sebagai berikut::
  • Nilai a ditentukan berdasarkan nilai Semi Average untuk kelompok yang tahun tengahnya digunakan sebagai periode dasar. Pada kasus ini periode dasar menggunakan tahun tengah kelompok I, sehingga nilai a adalah sebesar nilai Semi Average kelompok I yakni 119,33
  • Menentukan nilai b  Karena Jumlah data dalam kelompok adalah ganjil maka untuk menentukan nilai b dapat langsung dengan cara membagi selisih antara nilai Semi Average kelompok II dan I dengan jumlah data dalam kelompok sehingga hasilnya (142,67 - 119,33) / 3 = 7,78
  • Menentukan Fungsi Peramalan. Karena nilai a=142, 67 dan nilai b= 10,89, maka fungsi peramalannya adalah Y= 119,33+ 7,78X
Perhitungan selengkapnya adalah sebagai berikut:


        Dengan menggunakan fungsi peramalan yang diperoleh dengan metode Semi Average tersebut selanjutnya dilakukan peramalan penjualan tahun 2008 dimana angka tahun 2008 adalah 6 (X = 6). Diramalkan penjualan tahun 2008 sebesar 166 unit.





*****