Definisi Anggaran Penjualan
Oleh Hendra Poerwanto



        Pada umumnya kemampuan yang dimiliki oleh suatu perusahaan untuk menjual hasil produksinya adalah terbatas. Dengan demikian tidak ada perlunya membeli material, menghasilkan barang / jasa, mencari modal atau membeli mesin – mesin yang lebih besar daari kemampuan menjual. Sehingga dapat dikatakan bahwa anggaran penjualan merupakan dasar dilakukannya aktivitas – aktivitas yang lain, dan pada umumnya anggaran penjualan disusun paling dahulu dari anggaran – anggaran lainnya.
   
        Tujuan utama perusahaan adalah memperoleh keuntungan. Keuntungan akan diperoleh apabila perusahaan menjual barang / jasa dengan harga yang lebih tinggi dari harga pokoknya. Masalah – masalah utama yang dihadapi pada saat akan menjual suatu barang / jasa pada umumnya adalah :
  • Barang / jasa apa yang akan dijual.
  • Biaya – biaya yang perlu dikeluarkan agar barang / jasa tersebut dapat terjual.
  • Berapa harga barang / jasa tersebut agar mendapatkan keuntungan bagi perusahaan tetapi terjangkau oleh pembeli.
        Masalah itu timbul karena perubahan faktor – faktor lingkungan yang mempunyai pengaruh yang besar kepada perusahaan. Sebagai contoh sebuah perusahaan menjual suatu barang dengan tingkay harga dan metode penjualan tertentu. Beberapa waktu yang lalu tingkat harga dan metode penjualan tersebut dapat mendatangkan keuntungan yang cukup besar bagi perusahaan. Akhir – akhir ini dirasakan bahwa tingkat keuntungan semakin lama semakin menurun.

        Seorang manager penjualan yang sensitif tidak akan membiarkan hal ini berlarut – larut. Ia akan berusaha mencari sebab – sebabnya, menganalisa dan kemudian menyusun rencana baru untuk periode berikutnya. Mungkin pada periode yang akan datang dirubah tingkat harganya saja, tetapi mungkin pula dirubah cara – cara penjualan yang dilakukan selama ini. Pada masa dahulu menjual dilakukan tanpa mempertimbangkan fakta – fakta yang ada. Perusahaan umumnya terlalu antusias dalam menentukan target yang harus dicapainya. Pertimbangan – pertimbangan tentang dimana, apa, kapan, bagaimana dan kepada siapa seolah – olah diabaikan begitu saja. Pada masa sekarang keadaannya sudah berbeda. Seorang manajer penjualan yang modern selalu mengusahakan keseimbangan antara antusiasme dengan logika.

Definisi Anggaran Penjualan
        Ada beberapa definisi dari anggaran penjualan, diantaranya yaitu    :
  1. Anggaran yang menerangkan secara terperinci dan teliti tentang penjualan perusahaan dimasa datang dimana didalamnya ada rencana tentang jenis barang, jumlah, harga, waktu serta tempat penjualan barang.
  2. Anggaran jualan berarti anggaran hasil penjualan atau anggaran hasil proses menjual. Menjual (sell) berarti  menyerahkan sesuatu kepada pembeli dengan harga tertentu dan pada saat tertentu. Penjualan (selling) berarti proses kegiatan menjual, yaitu dari kegiatan penetapan harga jual sampai produk didistribusikan ke tangan konsumen (pembeli). Jualan (sales) adalah hasil penjualan atau hasil proses menjual. Jadi, penjualan memiliki arti yang berbeda dengan jualan. Anggaran jualan disusun oleh fungsi penjualan (manajer pemasaran). Anggaran jualan merupakan rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk yang akan dijual perusahaan pada periode tertentu. Jualan merupakan unsur dapatan (revenues) yang disebut dapatan jualan (sales revenues). Jualan terdiri atas jualan kotor dan jualan bersih. Jualan bersih diperoleh setelah dikurang dengan potongan dan retur jualan.
  3. Anggaran penjualan yaitu biaya-biaya yang diperlukan untuk menjual (komisi penjualan, gaji staff penjualan, pengiklanan, dan promosi penjualan) dan untuk mendistribusikan barang kepada konsumen (biaya pemrosesan pesanan, penanganan, penyimpanan, dan pengiriman)

*****