BUPATI & WAKIL BUPATI BEKASI

KH. NOER ALI

INOVA

PETA WILAYAH KABUPATEN BEKASI

HP NIXIAN

PERSIKA

PADDLEPOP

YAMAHA MOTOR

POTENSI DAERAH

 Item Thumbnail

 Item Thumbnail

Potensu Daerah adalah Sumber Daya, baik Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia yang dimiliki oleh suatu daerah. Data Pontesi Daerah memberikan gambaran sektor-sektor yang dominan dalam memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bekasi. Secara geografis letak kabupaten Bekasi berada pada posisi 6o 10 53 6o 30 6 Lintang Selatan dan 160o 48 28 107o27 29 Bujur Timur. Topografinya terbagi atas 2 bagian, yaitu dataran rendah yang meliputi sebagian wilayah bagian utara dan dataran bergelombang di eilayah bagian selatan. Ketinggian lokasi antara 6-115 meter dan kemiringan 0-250. Suhu udara yang terjadi di Kabupaten Bekasi berkisar antara 28o -32o C.

Secara administratif Kabupaten Bekasi termasuk salah satu Kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta. Mempunyai luas 127.388 Ha, yang terbagi menjadi 23 kecamatan dan 187 desa dengan batas-batas wilayah, sebelah barat berbatasan dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta, sebelah timur dengan Kabupaten Karawang, sebelah utara dengan laut Jawa, sebelah selatan dengan Kabupaten Bogor. 

Kondisi Kabupaten Bekasi merupakan daerah pertanian, industri, perdagangan dan jasa. Bekasi juga dibagi dalam 4 (empat) wilayah pengembangan, yaitu :

  • Wilayah Pengembangan (WP) I merupakan kawasan pengembangan khusus Pantura, diatur secara khusus dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 5 Tahun 2003. karakter WP I adalah kota baru dengan sebutan Kota Baru Pantai Makmur seluas 25.028 Ha yang meliputi Kecamatan : Babelan, Tarumajaya dan Muaragembong yang peruntukannya meliputi pengembangan permukiman, perdagangan dan jasa, pelabuhan (pergudangan/ terminal peti kemas), industri dan pariwisata.
  • Wilayah Pengembangan (WP) II adalah wilayah bagian timur Kabupaten Bekasi yang mempunyai karakter untuk memproduksi hasil-hasil pertanian seluas 47.020 Ha, meliputi Kecamatan : Cabangbungin, Tambelang, Pebayuran, Sukatani, Karangbahagia dan Kedungwaringin.
  • Wilayah Pengembangan (WP) III adalah wilayah bagian tengah koridor timur barat Kabupaten Bekasi yang mempunyai karakter perkotaan dengan dominasi permukiman, perdagangan dan jasa, industri dan pemerintahan seluas 36.625 Ha, meliputi Kecamatan : Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Cikarang Pusat dan Kedungwaringin.
  • Wilayah Pengembangan (WP) IV adalah wilayah bagian selatan Kabupaten Bekasi yang mempunyai karakater untuk konservasi dan permukiman, pengembangan pertanian holtikultura serta pariwisata seluas 17.014 Ha, meliputi Kecamatan : Stu, Serang Baru, Cibarusah dan Bojongmangu.

Jenis Industri unggulan yang ada di Kabupaten Bekasi:

1. Jenis elektronika lokasi kawasan industri

2. Jenis tekstil/ pakaian jadi lokasi kawasan industi

3. Jenis komponen kendaraan lokasi kawasan industri

4. Jenis boneka lokasi kawasan industri

5. Jenis kamasan lokasi Kecamatan Setu

6. Jenis bordir lokasi Kecamatan Tambun Selatan

7. Jenis tas kulit ular lokasi Kecamatan Cabangbungin

Sarana ibadah yang ada di Kabupaten Bekasi :

1. Masjid berjumlah 1.027

2. Mushola berjumlah 212

3. Langgar/ Surau berjumlah 2.599

4. Gereja berjumlah 10

5. Pura berjumlah 1

6. Vihara berjumlah 4

Jumlah 3.782

Sarana pendidikan yang ada di Kabupaten Bekasi :

1. Taman kanak-kanak berjumlah 241

2. Sekolah Dasar Negeri berjumlah 700

3. Sekolah Dasar Swasta berjumlah 65

4. Madrasah Ibtidaiyah berjumlah 156

5. SLTP Negeri berjumlah 54

6. SLTP Swasta berjumlah 124

7. Madrasah Tsanawiyah berjumlah 114

8. SLTA Negeri berjumlah 20

9. SLTA Swasta berjumlah 60

10. Madrasah Aliyah berjumlah 34

11. SLB berjumlah 2

POTENSI KABUPATEN BEKASI

Industri dan Pergudangan

Dampak kejenuhan industri dan pergudangan di wilayah DKI Jakarta khususnya di Kawasan Khusus Pantai Utara.

Permukiman dan Properti

Ketersediaan rencana tata ruang, menjadi potensi untuk mengembangkan kawasan-kawasan yang strategis, khususnya perkotaan Cikarang dan rencana Kota Teluk Jakarta.

Jalan Tol

Direncanakan Jalan Tol Karang Tanjung (Cikarang -Tanjung Priok) dan Cikarang-TMII di bagian Selatan.

Pelabuhan

Adanya jalur alternatif di Jalur Pantura Kab. Bekasi yang menyatu dengan Pantura DKI serta letaknya di antara Pelabuhan Tanjung Priok dengan Pusat Kegiatan Industri Cikarang.

Pariwisata

Pantai Barat Muaragembong dapat menjadi bagian yang potensial bagi pengembangan industri pariwisata di wilayah Ancol.

Perdagangan dan Jasa

Konsekuensi dari tumbuh dan berkembangnya kegiatan ekonomi perkotaan yang ada telah memacu perkembangan sektor perdagangan dan jasadi wilayah tersebut.

Pertambangan minyak dan gas

Adanya sumber minyak dan gas yang ada di Kecamatan Babelan memberikan dampak pada tumbuhnya kegiatan pertambangan dan ikutannya.

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH

  1. Pengentasan kemiskinan dan pengangguran
  2. Peningkatan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan
  3. Optimalisasi kinerja pelayanan umum pemerintahan
  4. Peningkatan daya beli masyarakat
  5. Peningkatan produktivitas dan nilai tambah perekonomian daerah yang berbasis ekonomi kerakyatan
  6. Pemerataan pembangunan antar wilayah
  7. Pembangunan wilayah perbatasan
  8. Pengembangan cakupan infrastruktur wilayah dan daya dukung lingkungan

Potensi Kabupaten Bekasi pada sektor:

1. Pertanian

2. Perikanan

3. Peternakan

4. Perdagangan

5. Industri Hiburan

6. Industri Manufaktur


Item Thumbnail

Item Thumbnail

Item Thumbnail

Item Thumbnail

Item Thumbnail

Item Thumbnail

Item Thumbnail