DINAS TENAGAKERJA

 

 

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja
NamaDrs. H. HARIES WIDJAJA, MM
AlamatKp. Jati Mulya Rt07/01 Pasir Gombong Kec. Cikarang Utara Kab Bekasi

STRUKTUR ORGANISASI

VISI & MISI
PROGRAM KERJA
TUGAS POKOM DAN FUNGSI
AGENDA KEGIATAN 
CAPAIAN KINERJA PERTRIWULAN
ALOKASI ANGGARAN
DATA PEGAWAI
DATA KEHADIRAN PEGAWAI
PROFIL KEPALA DINAS
DATA INDUSTRI
DATA KARYAWAN
DATA PENCARI KERJA
DATA INVENTARISASI BARANG
GALERI FHOTO
SEPUTAR BERITA KEGIATAN 

 Item Thumbnail

 Item Thumbnail

Persiapan memasuki dunia kerja II

diposting pada tanggal 3 Jul 2011 18.20 oleh abdul kholik

ARTIKEL

19 April 2011

Persiapan memasuki dunia kerja II

8 Keterampilan Yang Dicari Perusahaan

Yang perlu diperhatikan oleh pencari kerja adalah "para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan, pencari kerja itulah yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan". Berikut ini 8 keterampilan yang paling dicari saat ini,menurut penelitian Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat.

1. Keterampilan bahasa asing

Penguasaan bahasa asing sudah menjadi syarat mutlak di semua perusahaan ketika mereka membuka lowongan pekerjaan. Karena itu, mereka yang menguasai bahasa asing seperti Inggris, Jepang, China, Jerman dan Perancis, acapkali lebih disukai dan diprioritaskan dalam ujian saringan masuk di sebuah perusahaan. Bidang kerja spesifik yang masuk kategori ini misalnya penterjemah, diplomat dll.

2. Keterampilan teknis tentang mesin

Teknologi adalah mutlak diperlukan di semua bidang usaha. Bagian instalasi yang memperbaiki sebagian besar jaringan listrik suatu gedung, peralatan elektronik dan sebagainya. Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi, ahli mesin produksi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini.

3. Keterampilan dalam mengelola sumber daya manusia

Perusahaan yang mempunyai pegawai lebih dari satu orang, tentu mempunyai masalah yang berhubungan erat dengan bagaimana melakukan interaksi timbal balik di perusahaan itu. Sehingga sudah pasti, sukses sebuah perusahaan sangat bergantung pada bagaimana para pegawai di semua lini perusahaan itu dapat saling bekerja sama. Mereka yang bergerak di bidang kerja ini umumnya memang memahami dan menangani segala kebutuhan para pekerja di suatu perusahaan.

4. Keterampilan di bidang pemrograman komputer/IT

Perusahaan masa kini telah sangat bergantung pada sistem komputerisasi yang canggih. Itulah sebabnya, mereka membutuhkan orang-orang yang mengerti secara detil seluk beluk program komputer. Jika anda mempunyai keterampilan berupa penguasaan seluk beluk tentang berbagai bahasa pemrograman, database,  jaringan komputer/komunkasi data ataupun maintenance, anda akan menjadi salah satu aset besar perusahaan dan berpeluang meningkatkan karir anda. Yang sekarang sedang booming adalah jaringan komputer.

5. Keterampilan Mengajar

Sebagai bagian dari komunitas modern yang selalu berkembang setiap waktu, perusahaan masa kini kerap menginginkan anak buahnya mempuanyai pengetahuan yang multi dimensi, bahkan yang bukan bidang kerjanya. Sebab itu, kini banyak perusahaan menggaji pengajar khusus untuk meberikan kursus tambahan bagi karyawannya, misalnya perpajakan, bisnis manajemen, pelayanan sosial atau manajemen administrasi. Mereka yang memiliki pengetahuan multi disipliner semacam ini biasanya kerap ‘dikejar’ banyak perusahaan untuk memberikan ‘short course’ bagi pegawai mereka.

6. Keterampilan manajemen keuangan

Seperti juga dalam keluarga, perusahaan juga membutuhkan perencanaan keuangan yang sistematis untuk kelangsungan hidup jangka panjangnya. Banyak perusahaan seringkali mendatangkan penasihat bisnis, investasi dan perencanaan keuangan yang ideal bagi masa depan mereka. Oleh karena itulah, anda yang mempunyai kemampuan di bidang akuntansi, perencana keuangan atau bisnis dan investasi, akan selalu menjadi incaran perusahaan-perusahaan.

7. Keterampilan ilmu kimia dan matematika (mipa)

Banyak sekali kemajuan besar di dunia ini tercipta dari beragam penemuan di bidang kimia dan obat-obatan. Oleh karena itu, kebutuhan pasar kerja terhadap sumber daya manusia di bidang kimia, fisika, biologi, matematika ini akan selalu tinggi dan tidak akan pernah surut. Bidang kerja yang termasuk di dalamnya misalnya apoteker, ahli pangan dan obat-obatan, peneliti, dll.

8. Keterampilan memecahkan masalah

Berbagai tugas yang kita hadapi setiap harinya, baik secara personal dan juga dari segi bisnis merupakan hal yang kompleks yang kerap terjadi. Mereka yang mampu mengidentifikasi berbagai masalah, mencari solusi, membuat keputusan-keputusan yang efektif adalah nilai tambah yang paling dicari perusahaan, pencapaian target produksi. Yang masuk dalam kategori ini misalnya bidang kerja bisnis administrasi, konsultan manajemen, administrasi negara, ilmu pengetahuan, obat-obatan atau insinyur atapun bagian produksi.

(Sumber diambil dari blog triatmojo dan diolah kembali oleh Rahmat Waluyo, A.Md)

ARTIKEL

diposting pada tanggal 3 Jul 2011 18.18 oleh abdul kholik


ARTIKEL

03 September 2010

Persiapan memasuki dunia kerja

Apa yang harus dipersiapkan oleh pelajar dan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja?

  1.   Pandai saat sekolah (SMA/SMK) atau kuliah (PTN/PTS) saja “tidak cukup”

Pada umumnya bangku sekolah/kuliah memberikan pendidikan formal, dengan sistem jam belajar yang sudah ditentukan sehingga membuat waktu pelajar/mahasiswa sangat sempit untuk melakukan kegiatan di luar sekolah/kuliah. Sangat dianjurkan, pada saat sekolah/kuliah, para mahasiswa mempunyai kegiatan di luar kegiatan sekolah/kuliah, seperti mengikuti organisasi kemahasiswaan, syukur-syukur jika bisa sambil bekerja paruh waktu, karena tanpa disadari pengalaman ini sangat membantu pada saat mencari pekerjaan.

2. Kemampuan apa saja yang perlu dipersiapkan, yang tak diajarkan pada bangku

     sekolah/kuliah?

Hal-hal yang harus dipelajari, antara lain: Sistem dan prosedur, proses bisnis, etik, “unggah-ungguh”, cara berkomunikasi, sampai praktek-praktek yang nampak sederhana seperti “filling” , penomoran surat, standar kinerja, yang ternyata merupakan hal-hal “kantoran” yang masih merupakan hal-hal baru bagi para fresh graduate. Rahasia budaya kerja seperti “jangan anda yang berjalan, biar dokumennya yang berjalan” (di bawa oleh office boy)” atau pengamalan “clean desk policy” sulit dibayangkan dari bangku kuliah.Untuk perusahaan besar, pada umumnya telah mempunyai manual standar operasional, seperti SOP, dari manual-manual yang ada anda bisa mempelajari tugas berbagai macam posisi di perusahaan (job description/deskripsi kerja), juga pelajari bagaimana rangkaian proses suatu keputusan. Hal ini berlaku di semua bagian/departemen baik bagian produksi, gudang, accounting, hrd, pemasaran dan lain-lain

Kemampuan melakukan komunikasi adalah dasar untuk masuk dalam lingkungan kerja. Sering sekali terjadi bahwa orang yang pintar namun gagal dalam berkomunikasi dengan rekan kerjanya, juga gagal dalam mengkomunikasikan ide, saran, pertanyaan, hingga keberatannya.

3. Adakah perusahaan yang melakukan “induksi program” atau training?

Kenapa banyak perusahaan yang tidak menggunakan program training ini? Selain biaya dan energi (tak semua perusahaan mempunyai Divisi Pendidikan dan Pelatihan), ada juga perusahaan yang menganggap bahwa pelatihan bisa dilakukan sambil berjalan. Para fresh graduate dapat langsung bekerja setelah lulus seleksi, namun kewenangan yang dimiliki terbatas, seperti tak boleh melakukan tandatangan atau paraf pada approval dan sebagainya

Para fresh graduate dengan bimbingan mentor dapat bekerja mandiri setelah 6 (enam) bulan bekerja. Mereka dibebani pekerjaan yang jadualnya ketat, dan agar mereka bisa me manage waktu, mereka disuruh membuat miles stone tugas-tugas yang dihadapi, jangka waktu kapan harus selesai, person in charge yang terkait dengan bidang tugas tersebut. Setiap bulan hasilnya di monitor dan di evaluasi, disini diharapkan evaluasi dapat dilakukan secara terbuka, termasuk ketidak puasan manager, agartrainee segera memahami kesalahannya. Bagi para trainee, harus dipahami bahwa teguran atasan dimaksudkan untuk membantu dan mengingatkan trainee, karena pada akhirnya tujuan bekerja adalah membuat pelanggan puas. Manager bisa meminta trainee melakukan pekerjaan yang berat, di bawah tekanan, agar nantinya akan diketahui siapa diantara mereka yang paling cepat beradaptasi, dan bisa memanage stres, apalagi jika perusahaan ini bergerak dalam bidang usaha yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan.

Kesimpulannya jadi para fresh graduate harus menyadari, dalam iklim dunia kerja yang semakin kompetitif ini, mereka harus segera mampu beradaptasi jika memasuki dunia kerja. Jadikan teguran atasan untuk lebih memacu kemampuan dan semangat kerja. Para fresh graduate juga harus rajin belajar tanpa menunggu dibimbing senior, menyerap dasar-dasar manajemen kerja yang ada dilingkungannya, mempelajari cara-cara komunikasi formal maupun informal, kode etik dan budaya kerja perusahaan tempatnya bekerja termasuk mempelajari manual standar operasional, seperti SOP.

Para fresh graduate juga harus bisa mengatur jadual kerjanya, mencatat, melakukan tugas yang telah didisposikan kepadanya tanpa harus ditagih (jika perlu lebih cepat dari waktu yang ditentukan), menyerap sebanyak-banyaknya ilmu sehingga bisa berpartisipasi dalam rapat-rapat dimana trainee sering diminta ikut hadir.

(Sumber diambil dari blog edratna dan diolah kembali oleh Rahmat Waluyo, A.Md)


1-2 of 2