Profil Panti Asuhan

        Kegoncangan politik di Indonesia berdampaksangat hebat terhadap masalah sosial khususnya anak-anak yatim piatu dan kaum ekonomi lemah. Pertengahan tahun 1996 di Indonesia tejadi krisis moneter yang diikuti oleh krisis krisis lain sehingga terjadi krisis multi dimensi. Dampak dari krisis ekonomi ini sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia termasuk juga masyarakat Riau lebih khusus lagi masyarakat Pekanbaru.
        Akibat dari krisis ekonomi dan krisis multi dimensi ini membuat masyarakat miskin terpuruk lebih dalam lagi. Khusus yatim-piatu,yatim-piatu dan dhu’afa mengalami kesulitan dalam bidang sandang, pangan,papan serta pendidikan. Ditambah lagi dengan banyaknya anak-anak yang ditelantarkan oleh orang tua mereka serta bayi-bayi yang dibuang di selokan, tong sampah, dll.
       Untuk mengatasi masalah itu semua,perlu ada suatu yayasan yang akan menjembatani nasib anak yatim, anak terlantar memberikan pemecahan atas masalh sosial yang dihadapi oleh masyarakat terutama mereka yang yang kurang beruntung dalam kehidupannya.
 Pada tanggal 18 Juli 2002 dimulailah penampungan anak-anak yatim-piatu yang pada waktu itu hanya berjumlah 8 orang dengan menyewa rumah petak di jalan Keret Api Pekanbaru. Sejalan dengan waktu dan kesulitan masyarakat yang makin melilit, dalam wktu singkat jumlah anak-anak yatim-piatu termasuk bayi semakin bertambah jumlahnya.
      Tanggal 18 juli 2003 dipinjamlah tanah milik Pak Mahmud yang terletak di Jalan Mustafa Yatim untuk keperluan asrama dan dibangun dengan menggunakan kayu bekas. Pada bulan Desember 2003 dibelilah tanah seluas 675 meter kubik ( ukuran 22 x 30 meter )dengan jalan mencicil melalui Bank Riau. Pembangunan asrama permanen dimulai pada Januari 2004 dan smpai sekarang proses pembangunan masi terus berjalan.
      Untuk keperluan registrasi dan pendafaran dipandang perlu membuat suatu badan hukum guna menjaga kesinambungan pemeliharaan anak-anak di Panti Asuhan . pada tanggal 10 Mei 2005 didirikan Yayasan Bina Dhuafa oleh Notaris H. Darmansyah S.H. dengan Akta Notaris No )8 Tanggal 10 Mei 2005. 
Pada tanggal 25 Mei 2005 resmilah YayasanBina Dhu’afa membawahi 6 (enam) Panti Asuhan, yaitu :
1. Panti Asuhan Putri “Harapan” Khusus untuk anak Perempuan di Jalan Mustafa Yatim No.12 Pekanbaru.
2. Panti Asuhan Bayi dan Balita “ Fajar Harapan “ khusus untuk Bayi dan Balita Terlantar di Jalan Mustafa yatim No.12 Pekanbaru.
3. Panti Asuhan Putra Harapan I Di Jalan Jendral sudirman Gg.nurul Ikhlas No. 8Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru.
4. Panti Asuhan Putra Harapan II Jalan Paus / Sembilang IV, Pekanbaru.
5. Panti Asuhan Generasi Harapan Jl.Ali Haji Gg.harapan desa Beringin ,Taluk Kuantan,Kab.Kuantan Singingi (1-1-2008 ).
6. Panti Asuhan Putri takdir Ilahi Mas Raya 5 Kec. Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru (12- 7-2008 ).

Visi Yayasan Bina Dhu’afa 
 “Menjadikan penyandang masalah sosial khusus Yatim-Piatu dan Dhu’afa dapat hidup secara layak sesuai dengan yang diharapkan tahun 2015 nanti”.

Misi Yayasan Bina Dhu’afa
1. Mengangkat kehidupan Yatim-Piatu,Dhu’afa,dan anak-anak terlantar kepada kehidupan yang normal.
2. Memberi bekal pendidikan dan keterampilan anak-anak Yatim-Piatu,Dhu’afa dan anak-anak terlantar secara optimal.
3. Memberi perlindungan kepada Bayi dan Balita yang ditelantarkan oleh orang tuanya dan menjadikannya menjadi orang yang berguna dikemudian hari.
4. Memberikan pertolongan kepada orang tua/jompo dalam menghabiskan sisa-sisa hidupnya.
5. Menjembatani orang yang memiliki kemampuan dengan para dhu’afa.


Sasaran Pokok Kegiatan Yayasan Bina Dhu’afa
Adapun sasaran pokok dari seluruh kegiatan Yayasan Bina Dhu’fa adalah penyandang masalah sosial khusus kepada Yatim,Piatu anak Terlantar,anak Gelandangan (anak Jalanan dan ekonomi lemah ).

Usaha-usaha Yayasan
 Untuk mencapai tujuan Yayasan dibuatlah usaha yang dapat menolong para Dhu’afa dengan mendirikan :
1. Panti Asuhan Yatim Piatuanak.
2. Panti Jompo untuk orang tua yang terlantar
3. Rumahsinggah untuk anak jalanan
4. Klinik / Balai apengobatan khusus Dhu’afa
5. Lembaga Pendidikan gratis 
6. Usaha-usaha ekonomi yang dapat menolong para dhu’afa
7. Mendirikan sekolah untuk penderita cacat mental

Sumber Dana
 Untuk mencapai tujuan Yayasan diperlukan dana yang cukup banyak.Adapun sumber dana tersebut adalah :
1. Dana dari pendiri Yayasan
2. Bantuan Pemerintah
3. Bantuan dari Dunia Usaha 
4. Bantuan dana dari masyarakat
5. Dana yang digali dari hasil usaha
6. Bantuan dari berbagai sumber yang Halal dan tidak mengikat
7. Hibah dari orang dan Badan Hukum
8. Waqaf dari orang dan Badan Hukum
9. Wasiat dari orang dan badan Hukum


Strategi
Adapun strategi mencapai tujuan Yayasan Bina Dhu’afa adalah :
1) Mendirikan Panti Asuhan Yatim, Piatu dan Dhu’afa.Saat ini Yayasan telah mendirikan 6 buah Panti Asuhan di enam lokasi.
2) Mendirikan Sekolah Gratis untuk Anak Yatim dalam Panti dan Yatim di luar Panti ( Sudah berjalan untuk SMP Kelas VII )
3) Mendirikan Rumah Singgah untuk Anak-Anak Jalanan.Yayasan Bina Dhu’afa pernah mendirikan Rumah Singgah tahun 2006 yang lalu,namun hanya bertahan 7 bulan disebabkan tidak adanya respon sedikitpun dari Pemerintah Daerah dan Masyarakat Pekanbaru.InsyaAllah akan diulang kembali untuk tahun yang akan datang.
4) Mendirikan Panti Jompo ( Jika masih dibutuhkan ).
5) Mendirikan Klinik Kesehatan untuk Dhu’afa ( Masih dalam Program ).
6) Berusaha membuat dana abadi yang sebagian akan digunakan untuk Dhu’afa terutama ditujukan untuk pedagang ekonomi lemah, seperti Pedagang Asongan, Tukang Sayur,dan Pedagang Kaki Lima.
7) Dan usaha lain yang menunjang usaha Yayasan.

Amal Usaha yang Telah Ada
I. Panti Asuhan 
1. Panti Asuhan Bayi dan balita Fajar Harapan alamt Jl.Mustafa Yatim No.12 Pekanbaru.Jumlah Penerima Manfaat saat ini sebanyak 36 orang.Berdiri pada tanggal 18 Agustus 2003 gedung sendiri.
2. Panti asuhan Putri Harapan Jl.Mustafa Yatim No.12 Pekanbaru dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 38 orang.Berdiri 18 Agustus 2003 dengan gedung permanen berlantai dua milik sendiri.
3. Panti Asuhan Putra Harapan I Jl.Jendral Sudirman Gg.Nurul Ikhlas No.8 Pekanbaru.Jumlah penerima manfaat 29 orang yang berdiri 8 Juli 2001 dengan gedung milik sendiri.
4. Panti Asuhan Putra Harapan II Jl.Paus/Sembilang IV No.16 Pekanbaru.Berdiri 1 November 2006.Jumlah penerima manfaat berjumlah 26 orang dengan gedung sendiri berlantai dua.
5. Panti Asuhan Generasi Harapan Jl.Ali Haji desa Beringin Taluk Kuantan,Kab.Kuantan Singingi.Jumlah penerima manfaat berjumlah 10 orang.Jumlah penerima manfaat berjumlah 10 orang.Berdiri 1 Januari 2008 dengan gedung disewa,saat ini telah dapat membeli sebidang tanah dan telah mendapat bantuan dari Pemda Kuantan Singngi. InsyaAllah gedung akan segera dibangun.
6. Panti Asuhan Putri Takdir Ilahi Jl. Mas Raya No.5 Kec.Rumbai Pesisir,Rumbai Pekanbaru.Jumlah penerima manfaat berjumlah 17 oraang dengan gedung dalam proses dibeli(sudah dibayar persek