ORHIBA (Olah Raga Hidup Baru)



Riwayat ORHIBA

Sejak tanggal 8 Agustus 1941, Bapak Urbanus Tatu Saerang (foto Beliau dibawah), tuan tanah yang kaya raya di Wongsorejo Bajulmati Banyuwangi, Jawa Timur. Beliau adalah orang yang jujur, rendah hati, pemurah, kasih sayang kepada sesama, dan taqwa kepada Tuhan YME. telah menerima ilham berupa OLAH RAGA HIDUP yang lebih terkenal dengan nama ORHIBA.


Setelah menerima karunia tersebut, beliau membagi-bagikan sebagian besar hartanya kepada masyarakat sekitarnya sehingga hanya tersisa sebuah rumah dan sebidang tanah yang tak berarti dipertahankan untuk dirinya sekeluarga.


Mula-mula ORHIBA hanya diajarkan kepada keluarga sendiri dan sekelompok penduduk sekitar dan lambat laun ORHIBA menyebar keseluruh dunia.  Bapak UT. Saerang meninggal dunia di Tretes pada tanggal 9 Januari 1972 dan dimakamkan di Galekan Wongsorejo Banyuwangi pada tanggal 5 Februari 1964 di Malang. didirikan Yayasan ORHIBA dengan akta Notaris R. Soediono, No. 6 dan terdaftar pada Pengadilan Negeri Malang tanggal 25 Februari 1964 no. 26/1964.


Terhitung sejak tanggal 8 Agustus 1968, Pusat Yayasan ORHIBA dipindahkan ke Jakarta dengan Akta notaris H. Zawir Simon SH no. 33 tgl 25 Mei 1970 yang terdaftar pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tgl 23 Juni 1970 no 74.


Kemudian pada tgl 15 Februari 1994, dengan Akta no 65, dihadapan Notaris yang sama diadakan perubahan susunan pengurus yang didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tgl 20 April 1994 no 51.


Sesuai dengan perkembangan jaman saat ini pihak yayasan pusat Jakarta hanya mengembangkan gerakan ORHIBA dengan satu macam gerakan tangan saja, dari tahun-tahun sebelumnya yang dikenal dengan gerakan 24 x 24, sehingga diharapkan ORHIBA lebih mudah dipelajari dan bisa lebih cepat berkembang namun  dengan hasil yang sama yaitu menyehatkan jiwa & raga selamanya.


Yang Minat Ikut ORHIBA Hub:  081338558261 (via sms)


Singaraja, 29-Agustus-2011

Salam Hidup & Sehat,

Gede Suprayadnya