macam-macam tangga nada

Tangga nada

Tangga nada merupakan susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada, mulai dari salah satu nada dasar sampai dengan nada oktafnya, misalnya do, re, mi, fa, so, la, si, do. [1]

Tangga nada pentatonik

Pentatonik berasal dari gabungan kata penta ( lima ) dan tonik ( nada ), sehingga pentatonik dapat diartikan sebagai tangganada yang terdiri dari lima nada. Dari tangga nada diatonik mayor ( c - d - e - f - g - a - b - c' ) yang jumlahnya 7 nada, dapat diperoleh tangga nada pentatonik dengan mengurangi 2 nada, dalam hal ini terdapat dua macam tangga nada pentatonik : 1. c - d - e - g - a - c' ( tanpa f dan b ) 2. c - e - f - g - b - c' ( tanpa d dan a ) Tangga nada pentatonik pada umumnya digunakan pada musik tradisional ( China, Jepang ) termasuk di Indonesia pada musik gamelan ( Jawa ). Khusus pada Gamelan Jawa, dua macam tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi laras slendro dan titi laras pelog.

 

Tangga nada minor

Dalam teori musik, tangga nada minor atau tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonik. Tangga nada ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam tangga nada minor (asli) adalah: 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1.

Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah A, B, C, D, E, F, G, A'

Tangga nada minor dapat dilihat sebagai mode musik keenam dalam tangga nada mayor. Tangga nada minor kadangkala dianggap mempunyai bunyi yang cenderung lebih sedih dibandingkan dengan tangga nada mayor.

 

Ciri-ciri tanada nada minor

Ciri-cirinya adalah:

§  Bersifat sedih

§  Kurang Bersemangat

§  Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A

§  Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1

Tanda mula tangga nada minor

Tangga nada minor menggunakan tanda mula yang sama dengan tangga nada mayor; tanda mula yang sesuai dengan pola interval suatu tangga nada minor alami dianggap sebagai tanda mula untuk tangga nada minor tersebut. Tangga nada mayor dan minor yang memiliki tanda mula sama disebut sebagai relatif; jadi tangga nada C mayor merupakan mayor relatif dari tangga nada A minor, dan tangga nada C minor adalah minor relatif dari tangga nada Es mayor.

Tangga nada mayor relatif dari suatu tangga nada minor ditentukan dengan menaikkan nada tonika tangga nada minor tersebut sebanyak satu nada dan satu seminada (tiga setengah langkah), yaitu dengan interval terts minor. Jika tanda mula suatu tangga nada, misalnya G mayor, terdiri dari satu kres, maka tangga nada minor relatifnya, E minor, juga memiliki satu kres sebagai tanda mula.

Tabel berikut menunjukkan jumlah tanda mula untuk tangga nada minor dan tangga nada mayor relatifnya.

 

Tangga nada minor melodi menurun

Tangga nada minor melodi menurun dihasilkan dari hanya kunci signature perbandingan mayor kadang kala dikenali sebagai natural minor. Tangga nada natural minor teringkas adalah A natural minor: A B C D E F G A'

Perbedaan ini kadang kala dikenali sebagai tangga nada minor melodi menurun kerana ia sering digunakan secara menurun dari tonik.

Tangga nada minor melodi meningkat

Tangga nada minor melodi meningkat dibentuk dengan meningkatkan tangga nada not ke 6 dan ke 7 (atau, samajuga, meratakan tahap ketiga dari tangga nada utama). Perbedaan ini digunakan, khususnya, untuk garis meningkat, karena ia mempunyai kecenderungan kepadamusik tonik.

Sebagai contoh, dalam key A minor, melodi tangga nada minor meningkat: A B C D E F# G# A'

Tangga nada minor harmonis

Minor harmonik dibentuk dengan meningkatkan tangga nada minor pada not ke-7. Sebagai contoh, dalam tangga nada A minor, harmonik tangga nada minor adalah: A B C D E F G# A'

Tangga nada ini digunakan untuk menghasilkan harmoni kerana tangga nada tersebut mengandung kord dominan utama dan sub-dominan minor.

§  mode musik

§  Tangga nada minor asli

§  Tangga nada minor melodis

§  Tangga nada minor harmonis


Tangga nada minor melodis

Dalam teori musik, skala minor melodis adalah salah satu skala minor. Skala ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam skala minor melodis adalah

1, 1/2, 1, 1, 1, 1, 1/2

Sebagai contoh, skala A minor melodis adalah

A, B, C, D, E, F#, G#, A'

Berbagai variasi dari skala minor adalah:

 

 

Tangga nada minor harmonis

Dalam teori musik, skala minor harmonis adalah salah satu skala minor. Skala ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam skala minor harmonis adalah

1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1/2, 1/2

Sebagai contoh, skala A minor harmonis adalah

A, B, C, D, E, F, G#, A'

 

Tangga nada mayor

Dalam teori musik, skala mayor atau tangga nada mayor adalah salah satu Tangga nada diatonik. Skala ini tersusun oleh delapan not.Interval antara not yang berurutan dalam skala mayor adalah: 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2.

Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah C, D, E, F, G, A, B, C'

Ciri-ciri tanada nada mayor

Ciri-cirinya adalah:

§  Bersifat riang gembira

§  Bersemangat

§  Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C

§  Mempunyai pola interval : 1 , 1 , ½, 1 , 1 , 1, ½

 

Skala kromatik

Skala kromatik adalah suatu skala yg berjarak setengah nada, seperti A,A#,B,C,C#,D, dan seterusnya.

Skala pentatonik

Dalam musik, skala pentatonik atau tangga nada pentatonik adalah suatu skala dengan lima not per oktaf. Skala pentatonik ditemukan di seluruh dunia: dalam tuning krar di Ethiopia dan gamelan di Indonesia, juga pada melodi dari lagu spiritual Afrika-Amerika dan komponisClaude-Achille Debussy.

Comments