Maluku Barat Daya  yang selalu diingat oleh anak - cucu merupakan daerah yang bukan hanya deposit emas terbaik dunia, tetapi juga memiliki kekayaan alam yang begitu mempesona baik dari bukti sejarah seperti seperti Benteng Volanhaven dan Benteng Deleshaven lengkap meriam – meriamnya yang merupakan peninggalan bangsa Portugis dan Belanda dari abad XVII – XVIII serta Monumen VOC di pantai Nama dan gereja Tua di Pulau Kisar serta peninggalan lainnya di Kepulauan Maluku Barat Daya.
Keindahan alam Maluku Barat daya juga tercermin dari keindahan pantai dan wisata yang sangat menawan  baik  pantai nama dengan keindahan pasir putihnya, pantai jawalang dengan teluk karangnya, serta Nus  Eden di pulau Romang dengan hamparan pasir putihnya, pantai klis dengan obaknya yang menggulung, gunung Kerbau di Pulau MOA, Air panas di di wetar, air panas Kehli di Pulau Damer yang berasal dari puncak gunung dan membentuk tingkatan dimana setiap tingkatan suhu panasnya berbeda satu sama lain, Air terjun Weope di Desa Tela, Kecamatan Pp. Babar dengan sember air berasal dari sebuah goa dan dapat dijangkau dengan mendaki gunung ± 50M.,  Keindahan Danau Tihu yang menjadi sumber kehidupan bagi berbagai flora dan fauna di sekitarnya, Keindahan bawah laut pulau Luang dengan beraneka ikannya,  dan keindahan pantai Matrialmanya dan masih banyak lagi keindahan yang dikasih tete maniez buat Maluku Barat Daya yang katong Cinta.
Selain keindahan panorama keindahan budaya berupa tarian adat, upacara – upacara adat juga begitu banyak budaya pahatan patung yang menawan, tenunan kain dengan motif yang indah dan kualitas terbaik, anyaman daun tuak dan rotan untuk hiasan dan alat – alat rumah tangga dan tentu saja lagu – lagu daerah yang indah yang selalu membuat anak cucu Maluku Barat Daya selalu mengenang tanah lelulur Maluku Barat Daya.