INDUSTRI PAKAIAN‎ > ‎

Industri kain rajut


Sandang, pangan dan papan adalah merupakan kebutuhan primer bagi setiap umat manusia. Dalam hal ini yang akan dibahas adalah sandang, dimana sandang ini sangat penting selain menutupi daerah yang dianggap tabu, selain itu juga sandang ini memberikan nilai estetika.
Pada umumnya cara pembuatan sandang terbagi menjadi 2 bagian yaitu tenun dan rajut. Zaman dahulu, orang orang telah mengenal metode tersebut dalam membuat sandang. Pembuatan sandang dengan jalan menenun ialah menyilangkan 2 macam benang sehingga tercipta sebuah kain, sedangkan dengan jalan merajut ialah dengan cara menjerat kain.
Ada 2 macam mesin rajut yang dikenal dalam dunia pertekstilan yaitu mesin rajut datar dan bundar. mesin rajut bundar memang menghasilkan kuantitas kain yang lebih banyak dibanding mesin rajut datar yang dikarenakan pergerakan cam nya dilakukan searah dan jumlah camnya banyak, ini berbeda dengan mesin rajut datar.
Dalam membuat mesin rajut datar, terdapat beberapa kriteria bahan yang harus terpenuhi yaitu needle bed, cam, dan tentu saja jarumnya. apabila kriteria tersebut terpenuhi maka akan tercipta mesin rajut.
Nah, jadi apakah anda tertarik membuat mesin rajut datar untuk skala industri home? saya pastikan peluang ini berprospek dikarenakan setiap manusia mulai dari lahir hingga tua membutuhkan sandang.
Posted 14th January by

 

MESIN RAJUT LUSI ( MRL )

Mesin Rajut Lusi terdiri dari :
1. MRL Tricot
2. MRL Raschel
3. MRL dengan peluncuran pakan.

MRL Tricot
Unsur Rajut utama :
1. Jarut janggut
2. Sirker
3. Presser
4. Guide
Gerakan dan Fungsi Unsur Rajut :
a) Jarum janggut kait : gerakannya naik turun / putaran mesin. Berfungsi sebagai pembentuk jeratan. Jarum yang terpasang disebut needle bar. Jumlah jarum dalam 1 mistar = kehalusan (gauge). Sumber gerakan oleh eksentrik pada poros utama.
b) Sinker : Gerakannya maju mundur / putaran mesin ( maju=menekan kain, mundur=melepaskan jeratan). Sinker berfungsi menekan ujung kain sehingga pada saat jarum naik kain tertahan oleh hidung singker. Singker yang telah terpasang disebut sinker bar. Jumlah singker sama dengan jumlah jarum. Sumber gerakannya oleh esentrik poros utama.
c) Presser : Gerakannya maju mundur / putaran mesin (maju menekan jarum dan mundur melepas jarum ). Berfungsi menutup / menekan janggut jarum. Sumber gerakannya dari esentrik poros utama.
d) Guide : Disatukan dalam blok guide, biasanya 2 Inch, bila ada yang rusak satu ganti satu blok. Guide yang sudah terpasang disebut guide bar. Jumlah guide dalam 1 Inch= jumlah jarum dalam 1 Inch. Fungsinya melilitkan benang pada jarum. Gerakannya sbb :
• Ayun kebelakang dan ayun kedepan digerakan oleh esentrik poros utama.
• Geser kebelakang dan beser kebelakang digerakkan oleh dadu pada pattern wheel / roda corak.

Macam-macam Diagram :
1. Diagram Gerakan Guide
2. Diagram Laping
3. Diagram Jeratan

Macam Jeratan
1. Jeratan Tertutup

2. Jeratan terbuka


Ciri MRL Tricot :
1. Jarum janggut / kait.
2. Gauge : E/Inch
3. Penomoran Guide : dari belakang ke depan.
4. Penomoran dadu : 0,1,2,3,…dst ( sesuai angka)
5. Sudut antara benang lusi dan kain : 90°

Faktor factor yang menentukan struktur kain rajut lusi adalah :
1. Kehalusan (gauge) dari mesin.
2. Jumlah guide bar yang di gunakan.
3. Jumlah helai lusi setiap susunan beam
4. Jenis dan nomer benang yang digunakan.
5. Jumlah lusi tiap bar.
6. Kualitas kain dalam Course Per Inch / CPI.
7. Cara / order pencucukan pada guide.
8. Gerakan laping dari guide bar dalam satu repeat dari patern wheel / roda corak.
9. Gesekan relatif dari guide bar pada tempat tertentu pada laping.

Perbedaan MRL Tricot dan MRL Raschel :
Jenis jarum Jarum Janggut // kait Jarum Lidah
Kehalusan /gauge mesin E…/ Inch // ER…/2 Inch
Penomoran guide Dari belakang ke depan // Dari depan ke belakang
Penomoran dadu 0,1,2,3,4…dst // 0,2,4,….dst
Presser pakai // Tidak pakai
Trick plate Tidak pakai pakai
Antara benang lusi & kain Membentuk sudut 90° // Membentuk sudut 170°
Putaran Patern drum Kedalam // keluar

Comments