LK3 Banjarmasin


Lembaga Kajian Keislaman & Kemasyarakatan

 

= Institute for Islamic and Social Studies =

LK3 (Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan atau Institute for Islamic and Social Studies) adalah organisasi nirlaba independent dan non partisan, yang memiliki visi “Terwujudnya masyarakat sipil yang berdaulat, mandiri dan independen”.

Kata “Islam” tercantum dalam nama organisasi memiliki sejarah khusus. Pada awal kelahiran LK3, para pendiri merasa prihatin atas kondisi umat Islam yang tertinggal secara kualitas, dan memandang perlu kelahiran sebuah organisasi yang turut mendorong perkembangan kualitas sumberdaya manusia umat Islam.

Umat Islam sebagai mayoritas dan sebagai titik perhatian dari organisasi, dimaknai bukan dalam pandangan eksklusif namun inklusif. LK3 memandang bahwa kondisi ketertinggalan umat Islam adalah karena umat Islam tidak melihat Islam secara kaffah (menyeluruh) sehingga tidak dipedomani dengan komplit. Ketika Islam dipahami dengan utuh maka ia menjadi inklusif, yang melihat kebenaran ada pada semua golongan.

Pendekatan inklusif adalah pendekatan yang sangat tidak mengedepankan Islam sebagai simbol, tapi Islam sebagai salah satu agama yang menuntun hidup teratur, berbudaya, tenggang rasa, solider dan penuh tatanan nilai luhur yang mungkin juga ada pada agama dan golongan lain di luar Islam.

Atas dasar pandangan tersebut, dalam mencapai tujuannya, LK3 menjalankan misi membangun gagasan-gagasan transformatif, mewujudkan jaringan kerja untuk mendorong perubahan sosial, serta mewujudkan kemandirian dan profesionalisme dalam melakukan kerja-kerja sosial.

Misi ini pula yang menyebabkan LK3 membuka diri bekerjasama dengan semua golongan yang berkesesuaian dengan cita-cita dan nilai-nilai yang diyakini.