Halaman 1

Bukan sulap bukan sihir. Bagaimana ujian kemarin?? Kesaksian dari orang-orang yang membeli ringkasan ini via SMS sebagai berikut : 1. Alhamdulillah, modulx membantu sekali. 2. Lumayan, banyak yang keluar kok dari ringkasan. 3. Lumayan, ada yang lupa sih dikit-dikit, tapi karena multiplechoice, jadi masih bisa dikerjain. 4. Alhamdulillah, yang bisa ya bisa, yang gak bisa dibisa-in. Ntar disangka soal bocor kalau bisa semua. 5. dll banyak lagi. TESTIMONI ASLI bukan karangan. Segera bergabung sebelum ketinggalan. Ada 29 macam MATERI KULIAH. Sudah dijilid dan diberi daftar isi + pengantar. Untuk kamus juga bisa. Semua cuma seratus lima puluh lembar (300 halaman). Harganya  300 ribu aja. Transfer ke :

> DARSO WIDODO
> BANK MANDIRI NO.REK : 119.000.422.9249
Kirim alamat pos untuk kirim bukunya.HUBUNGI : 0813 867 69910 ATAU email : darsowidodo@gmail.com ***** BILA MEMBELI AKAN MENDAPAT AKSES JUGA VIA INTERNET TANPA BATAS DAN TANPA GANGGUAN ******* Ingin pasang FOTO KENANGAN/PROFIL atau gambar lain untuk dilihat Alumni UT dan adik-adik kelas/angkatan??? (Hub. Darso : 081386769910)



TEORI PEMBUATAN KEPUTUSAN

INTRODUKSI

Pembuatan keputusan adalah fungsi utama seorang manajer. Meningkatkan kemampuan manajer dalam pembuatan keputusan berarti : a)meningkatkan produktivitas dalam perusahaan, b)menambah efisiensi kerja manajer.

Kualitas keputusan termasuk :
1. menjabarkan semua alternative
2. ketepatan waktu dan
3. legitimasi.

Teman sekerja umumnya tidak mau menunjukkan kesalahan kita karena mereka juga terlibat atau khawatir dibalas dengan perlakuan sama, menyebabkan kesalahan yang sama berulang kembali. Perbedaan antara kualitas yang potensial dari keputusan dan kualitas keputusan yang sebenarnya perlu diketahui. The effecttiveness reducing behavior : mengurangi kesempatan untuk mendapatkan alternatif penyelesaian yang berkualitas tinggi.

Pembuatan keputusan adalah :  


1.       perumusan permasalahan,

2.       pembahasan alternatif

3.       penilaian/pemilihan alternatif.

Huber :  proses pembuatan keputusan dimulai saat masalah dijajaki dan berakhir ketika satu alternatif dipilih.

Tiga gangguan penjajakan masalah : 1)cenderung merumuskan masalah menurut penyelesaian yang ingin diusulkan : mengurangi kesempatan alternatif lain muncul, 2)cenderung secara sempit dan menurut tujuan yang lebih rendah : menghalangi usaha pengembangan dan survival organisasi tsb,  3)cenderung diagnosa masalah berdasar gejala-gejala yang terlihat (symptoms) : berurusan dengan gejala dan bukan dengan sebab masalah.


Active problem : masalah penting/aktif yang perlu penanganan serius. Teknik pengumpulan ide:

1. Brainstorming = mengumpulkan ide-ide
2. Nominal group teknik = menulis dan mengevaluasi informasi seperti 1., lalu diranking
3. Delphi teknik = menanyai pendapat para pakar dengan panel dan didiskusikan.

Memilih satu alternatif disebut choice making. Situasi keputusan :

1)conspicuous alternatif, situasi keputusan dalam keadaan darurat, alternatif tidak terlalu banyak,

2)multiple alternatif, ada beberapa alternatif, contoh : lokasi gedung, waktu cukup banyak.

3)design solution situation, apabila langkah pencarian alternatif tidak berhasil mengidentifikasikan penyelesaian perlu looping back (melihat langkah sebelumnya) supaya bisa diperhitungkan, waktu banyak.

Yang mengurangi efektivitas implementasi :
a)tendensi tidak memahami benar-benar apa yang perlu dikerjakan,
b)tidak berusaha ada "penerimaan" dan "motivasi" untuk apa yang harus dikerjakan,
c)tidak memberi cukup sumber daya bagi yang perlu dikerjakan.

Janis/Mann : pembuatan keputusan yang mempunyai satu tujuan, misal : memaksimalkan profit, jauh lebih mudah dibanding keputusan untuk mencapai banyak sasaran (hasilnya).

Cara lain mengukur keberhasilan keputusan adalah menguji kualitas dan prosedur yang digunakan dalam menentukan alternative (prosesnya). Kendala-kendala pembuatan keputusan : tradisi organisasi, prosedur-prosedur birokrasi, campur tangan pimpinan, keterbatasan kemampuan, terbatas waktu/dana, dll. Jenis strategi pembuatan keputusan :

1.       strategi optimasi : keputusan diambil yang paling besar manfaat/pay of. Kelemahannya : a)batas kemampuan menghitung semua alternatif, dan b)lebih mahal menghitungnya daripada manfaat keputusan. Stagner :  kebanyakan keputusan pimpinan condong kepada nilai-nilai yang berkenaan kesejahteraan organisasi di masa depan daripada maksimasi profit, perkiraan biaya dan manfaat marginal tidak dibuat teliti, public image perusahaan, tradisi dan kebijakan didahulukan. Manajer unit, keputusannya cenderung ke loyalitas kelompok dan berkompetisi dengan unit lain.

2.       strategi kepuasan : asal cukup memenuhi syarat minimum sesuai keterbatasan kemampuan manusia (bounded/limited  rationality). Cenderung konvensional, ada pengaruh sosial-politik (pada strategi optimasi tidak ada), dikemukakan oleh Herbert Simon.

3.       strategi kuasi kepuasan : menghadapi keputusan yang penting dan berpengaruh ke masa depan dengan konsultasi ke orang kepercayaan dan rekomendasi ahli. Sering untuk keputusan pribadi. Disebut juga pembuatan keputusan moral, sebab : a)memakai satu kriteria, misalnya : kebutuhan modal dilihat dari sisi ekonomi, bukan sisi kesehatan, agama, atau lainnya, b)konsensus dengan memanfaatkan satu jenis info, yaitu "pooling", c)preseden masa lalu : "kerjakanlah apa yang kita telah kerjakan sebelumnya yang sukses, kerjakan yang sebaliknya apabila dulu tidak sukses". Kelemahan : menjurus kepada keputusan yang prematur, konsekuensi negatif, tanpa analisa.

4.       strategi satu set kriteria disebut juga elimination by aspect approach merupakan proses penyempitan pilihan (hampir sama dengan satu kriteria).

5.       strategi penyortiran alternative, yaitu : alternatif disortir.

6.       strategi kuasi optimisasi : memberi bobot disamping analisa payoff

7.       strategi incremental : ditujukan hanya untuk perbaikan alternatif yang ada sekarang bukan mencari alternatif terbaik. Strategi optimisasi untuk perubahan jangka pendek dan drastis, incremental untuk perubahan pelahan-lahan dan jangka panjang, menghindari paksaan, menekankan konsensus. Slovic : incremental menghindari tugas kognisi yang sulit. Muddling through = incremental dengan tidak sadar.

8.       strategi mix scanned. Etzioni : sebagai sintesis dari strategi optimisasi yang kaku dan strategi kepuasan yang incremental dan tidak akurat. Ciri-ciri teknik ini : a)optimisasi dengan elimination by aspect, b)kepuasan dengan ruang lingkup kecil,  c)revisi perlahan-lahan atau fundamental baru,  d)bisa dipakai untuk analisa karier, kesehatan, perkawinan, keuangan, dll.

Google Checkout Donation Button

URL spek gadget tidak dapat ditemukan

ANALISA KEPUTUSAN

State of nature = masa depan. Keputusan dengan kondisi masa depan  yang hanya satu yang pasti = one state of nature. Maximin/Minimax adalah : pendekatan konservatif, pesimistis, berdasar pada situasi masa depan yang paling tidak menguntungkan. Maximin adala kriteria berdasarkan usaha memaksimalkan kemungkinan keuntungan minimum. Minimax adalah mencatat biaya maksimum setiap alternatif dan memilih biaya yang paling minimum. Maximax/Minimin : pendekatan optimistik memilih alternatif payoff yang paling maximum. Minimax Regret : singkatan dari minimum of maximum regret. Kesempatan yang hilang disebut opportunity loss atau regret. Yang harus dipilih : mempunyai "minimum of maximum regret value", yaitu loss terkecil.

Kriteria Hurwich : 0 < H < 1. Pesimis < H < optimis. Yang dipilih payoff tertinggi.

E = α Pmax + (1 – α) Pmin

E : ekspektasi
P : payoff
α : koefisien Hurwich.
Contoh :
Kejadian A, B, C Masa depan :
A : harga turun S1 : ekonomi resesi
B : harga tetap S2 : ekonomi stabil
C : harga naik S3 : ekonomi inflasi

Alternatif       Payoff  masa depan

Kejadian          S1      S2        S3

     A                20       12         8

     B                25       10         1

     C                30        8          -4


Bila α = 0,6
E A = 0,6 (20) + (1-0,6) 8 = 15,2
E B = 0,6 (25) + (1-0,6) 1 = 15,4
E C = 0,6 (30) + (1-0,6) -4 =16,4
Keputusan C yang dipilih.
Kriteria Laplace : E = 1/n ΣP
EA = 1/3 (20 + 12 + 8) = 13,3 dst
Yang dipilih A.

Bila ingin menjadi konsultan : 2 jenis kriteria itu boleh dipakai jika hasilnya sama. Jika tidak sama ada kemungkinan salah di penentuan nilai (α), atau di nilai P.

Expected Monetary Value (EMV) : memanfaatkan probabilitas (B) masa depan disamping payoff. Misalnya : BS1 = 0,3, BS2 = 0,6, BS3 = 0,1.

EMV = Σ (PS)

EMV A = 0,3(20) + 0,6(12) + 0,1(8) =  Pilih yang terbesar.

Expected Opportunity Loss (EOL) : minimax regret dikombinasi dengan probabilitas. Contoh : misalnya soal di atas payoff dianggap loss.

EOL A = 0,3(20) + 0,6(12) + 0,1(8) =  Pilih yang terkecil.

 

TREE DECISION

Pohon keputusan yaitu teknik visualisasi grafis (ranting) dari proses pembuatan keputusan dengan probabiliti dan payoff semua alternatif. Pohon keputusan adalah suatu model grafik yang menggambarkan urutan-urutan suatu keputusan, serta peristiwa/event yang berangkai (sequ-ential). Titik pilihan (choice node) dua cabang alternatif (alternatif branches), titik hasil (outcome node), kesuksesan (pay off). Cara perhitungan nilai informasi :

1. menggambar pohon keputusan
2. membentuk pohon/menyisipkan daun.

Probabilitas pendahuluan/prior pada saat awal. Bila ada info tambahan/revisi probabilitas disebut : "posterir probability". Analisa Bayesian : mencari probabiliti gabungan antara awal dan kondisional. Probabiliti pendahuluan à info baru à analisa bayesian à posterir prob.

Expected Value of Perfect Information (EVPI) adalah nilai dari info tambahan tentang situasi masa depan secara potensial bisa sama dengan EOL, apabila posterir probability tetap.

 Expected Value of Sample Information (EVSI) adalah biaya maksimum (sebenarnya) dari info tambahan.

Efisiensi Info:   E =   EVSI x 100%

                                 EVPI

Bila EMV suatu alternatif dinilai paling tinggi, maka keberatan atas alternatif itu adalah terhadap asumsinya, misalnya : faktor yang dipakai untuk mendapat angka payoff, terlalu besar (overstated) terlalu kecil (understated). Analisis Sensitivitas : untuk mengurangi pengaruh kesalahan asumsi dan perhitungan yang dipakai, caranya dengan membuat 2 atau 3 perhitungan yang berbeda, baik payoff ataupun probabilitinya.

Huber : Heuristic = prosedur yang relatif sederhana, cara-cara yang tidak sistematis, sebisanya saja (rules of thumb), tanpa alat bantu, model-model yang tidak mengandung elemen informasi yang diperlukan untuk meningkatkan mutu keputusan.

Tiga situasi yang membatasi rasionalitas :
1)jumlah informasi,
2)biaya mendapat tambahan data,
3)situasi masa depan tidak pasti.
State of nature di arena persaingan disebut : opponent's strategis (strategi lawan). Contoh kriteria-kriteria :
1. memilih kantor baru : harga tanah, potensi daerah, harga upah
2. memilih kepala bagian : pendidikan, pengalaman, orientasi, kemampuan
3. dll.

Huber : Multiatribut Utility (MAU) adalah suatu atribut yang menggunakan banyak kriteria. Model adalah gambaran/abstrak. Utility adalah sejauh mana alternatif memenuhi suatu kriteria tertentu.

Utility model : suatu model grafis atau model matematis yang dapat digunakan. Single atribute utility model adalah model utiliti yang mempunyai satu atribut untuk tiap alternatif. Contoh : masa kerja merupakan atribut dari pengalaman kerja. Model MAU membantu pembuat keputusan menghimpun informasi tentang utiliti dari berbagai atribut ke dalam suatu penilaian tunggal (single measure). Net expected value (NEV) adalah hasil bersih (Rp) perhitungan dengan metode tertentu. Nilai informasi adalah perbedaan antara payoff bersih yang diharapkan tanpa informasi dengan payoff bersih yang diharapkan dari sebuah keputusan berdasarkan informasi.


LINEAR PROGRAMMING & GROUP DECISION

Model = bentuk abstrak dari kenyataan. Linear progaming adalah model matematika yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah-masalah administrasi secara kuantitatif, karena :

1. keterbatasan dan kendala : biaya kapasitas, teknologi
2. untuk memaksimisir/meminimisir disebut fungsi objektif.

Kemampuan memformulasikan model yaitu membuat transisi antara masalah dunia nyata dan model kuantitatif. Titik optimal dua jenis produk (optimal produk mix) disebut rencana produksi optimal. Titik penyelesaian optimal = titik potong dari fungsi-fungsi linear. Fungsi persamaan dengan variabel slack adalah meski ditambah satu, tetap lebih kecil daripada :  10 x  + 20 y + 1 < 150. Fungsi persamaan kendala variabel surplus meski dikurangi satu, tetap lebih besar daripada : 10 x + 20 y – 1 > 150.

Garis keuntungan dapat digeser sekehendak hati. Unbounded : garis keuntungan mengarah ke sesuatu yang tak terbatas bersifat pathological (merupakan suatu hal yang tidak sehat), dalam hidup sehari-hari tidak ada/tidak diketahui cara untuk mendapatkan keuntungan yang tidak terbatas ini, disebabkan kesalahan yang bersifat formulasi.

Linear programing yang unbounded yaitu : infeasibility / inconsistency, terjadi karena adanya set kendala yang kosong, tidak ada kombinasi dari variabel keputusan yang memenuhi kendala yang ada, dalam grafik terlihat sebagai garis yang tidak saling menyentuh.

Penggunaan kelompok keputusan mempunyai manfaat :
1. hasil keputusan yang lebih baik daripada individu
2. lebih efektif dalam melaksanakan keputusan
3. bermanfaat untuk latihan dan pengembangan
4. anggota kelompok yang beragam pandangan dan latar belakang menyebabkan
   kemungkinan ada kesalahan dari "lolos" nya informasi kecil.
Kerugian penggunaan kelompok:
1. memakan banyak waktu
2. kadang-kadang membuat keputusan yang tidak searah dengan tujuan organisasi atau
   yang lebih tinggi
3. anggota sering merasa harus dilibatkan dalam semua keputus-an, dan menolak
   keputusan sepihak dari atasan
4. ketidaksepakatan diantara anggota.

Kapan keputusan kelompok perlu, jawabnya sesuai keuntungan dan kerugian, mana yang lebih besar. Menentukan siapa yang akan diajak dalam kelompok keputusan :
v pemegang informasi kunci/pakar
v orang yang merasakan pengaruh besar dari keputusan. Sifat dilibatkan hanya taraf tertentu, misalnya :  
  hearing
v anggota baru membawa perspektif baru/angin segar. Pergantian anggota mengurangi kemungkinan 
  praktek lama terulang
v pemimpin kelompok harus berorientasi kelompok dan mampu mengontrol kelompok
v anggota lain untuk tugas di tahap yang berbeda.

Huber : jumlah anggota kelompok paling efektif 5 orang, 2, 4, 6 orang suara anggota cenderung terbagi sama, 6 orang atau lebih cenderung mengurangi kepuasan daripada yang anggotanya lebih sedikit. Efektivitas kelompok : actual efektif = potensial efektif – proses loses + proses gains. Potensial efektif = manajemen kelompok (perencanaan, pengawasan, dll). Kerugian/keuntungan proses = yang terjadi selama proses.

Collins/Guetsbow : Kelompok Heterogen = bila anggotanya berbeda dalam berbagai aspek.

Meningkatkan heterogenitas kelompok akan meningkatkan potensi penyelesaian masalah kelompok, juga meningkatkan kesulitan membina hubungan antar-pribadi. Kelompok dengan sedikit kreativitas dan judgement tidak perlu heterogenitas.

Pedoman pertemuan kelompok :
1. saling mengenal
2. mengikuti rencana
3. menggunakan peragaan
4. usahakan agar tiap anggota memperoleh kesempatan yang sama
5. fokus konsensus.

Brainstorming : penyelesaian dengan penggunaan kelompok untuk mengumpulkan alternatif dengan syarat : a)tidak boleh kritik, b)bebas pendapat, makin radikal makin baik,  c)makin banyak ide terkumpul makin baik, d)diharapkan ada kom-binasi ide.  Individual brainstrorming disebut synthetic group brainstorming.

Nominal Group Tecnic : dikembangkan pertama kali oleh Andre Delberg / Andrew Van de Ven (1960). Mirip individual brainstorming, mengutarakan ide melalui prosedur giliran, mendiskusikan ide, memilih ide/alternatif yang paling baik, nomer dua, dst. Diskusikan hasil voting, dan menentukan apakah mesti diulangi.

Delphi Tecnic : apabila situasi masa depan tidak dapat diproyeksikan dengan baik berdasar data masa lampau, cenderung mengandalkan pendapat pakar, anonimity pribadi anggota dirahasiakan, menghindarkan komunikasi langsung, dengan kuesioner, memakai komputer, dll. Pakar yang sadar adalah yang mempertahankan pendapatnya yang telah dinyatakan secara publik. 5 situasi dimana delphi cocok daripada teknik lain : 1)individu-individu tidak memiliki sejarah proses komunikasi, 2)masalah sangat luas, 3)ketidak-sepahaman tajam harus diwasiti, 4)individu-individu sangat sibuk dan berjauhan, 5)bila proses komunikasi bersifat kondusif untuk tatap muka selanjutnya.

Pembuat keputusan cenderung memilih keputusan yang sudah diketahuinya. Bila waktu terbatas alternatif yang ada langsung dipilih. Data yang keras (hard, misalnya : data nilai uang) efeknya lebih besar daripada data yang lunak (misalnya : budaya).

Image Buku Aslinya :