Halaman 1

Bukan sulap bukan sihir. Bagaimana ujian kemarin?? Kesaksian dari orang-orang yang membeli ringkasan ini via SMS sebagai berikut : 1. Alhamdulillah, modulx membantu sekali. 2. Lumayan, banyak yang keluar kok dari ringkasan. 3. Lumayan, ada yang lupa sih dikit-dikit, tapi karena multiplechoice, jadi masih bisa dikerjain. 4. Alhamdulillah, yang bisa ya bisa, yang gak bisa dibisa-in. Ntar disangka soal bocor kalau bisa semua. 5. dll banyak lagi. TESTIMONI ASLI bukan karangan. Segera bergabung sebelum ketinggalan.
Ada 29 macam MATERI KULIAH. Sudah dijilid dan diberi daftar isi + pengantar. Untuk kamus juga bisa. Semua cuma seratus lima puluh lembar (300 halaman). Harganya  300 ribu aja. Transfer ke :

> DARSO WIDODO
> BANK MANDIRI NO.REK : 119.000.422.9249
Kirim alamat pos untuk kirim bukunya. HUBUNGI : 0813 867 69910 ATAU email : darsowidodo@gmail.com ***** BILA MEMBELI AKAN MENDAPAT AKSES JUGA VIA INTERNET TANPA BATAS ******* Ingin pasang FOTO KENANGAN/PROFIL atau gambar lain untuk Alumni UT dan adik-adik kelas/angkatan??? (Hub. Darso : 081386769910)



MANAJEMEN  L A N J U T A N

INTRODUKSI

Bermanajemen berarti bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan. Perencanaan = proses intelektual (1)memilih tujuan, (2)tindakan yang harus diambil, dan (3)menyusun personalia. Fungsi utama perencanaan = mengkondisikan lingkungan untuk mencapai tujuan. Esensi perencanaan :  

URL spek gadget tidak dapat ditemukan

  1. penyedia fasilitas mencapai tujuan (memfasilitasi)
  2. fungsi yang esensial, menentukanfungsi-fungsi lain
  3. dilakukan semua manajer, dari top hingga first line.

Jenis-jenis rencana :

  • v      ruang lingkup : a)rencana strategis, jangka panjang, komprehensif, b)rencana operasional, taktis, sempit, misalnya : rencana produksi, pemasaran, dll
  • v      tingkatan organisasi : semakin tinggi tingkat manajemen semakin strategis rencananya
  • v      sifat : kompleks, fleksibel, kuantitatif, kualitatif dll
  • v      waktu : jangka panjang/pendek
  • v      kegunaan : single use = sekali pakai (proyek, anggaran dll) dan standing use = dipakai terus (strategi, kebijakan, aturan, prosedur dll)

Strategi = program umum tindakan/cara penggunaan sumber daya. Kebijakan = pedoman umum pengambilan keputusan. Prosedur = pedoman riil dan urut-urutan tindakan. Aturan = membimbing tindakan tanpa urut-urutan. Program = rencana kompleks berisi campuran tujuan, kebijakan, prosedur, aturan dan anggaran. Anggaran = hasil-hasil berupa angka. Langkah-langkah Perencanaan :

1.       menyadari kesempatan, dari segi pasar, saingan, kekuatan-kelemahan

2.       menentukan sasaran

3.       menentukan dasar pemikiran, premis-premis dengan peramalan masa depan

4.       identifikasi – evaluasi – memilih alternatif, yang paling menguntungkan membuat urutan rencana dan anggaran

5.       implementasi dan evaluasi hasil.

Manfaat perencanaan :

a)      mengimbangi perubahan lingkungan (mengurangi resiko, lebih menjamin hasil)

b)      memperjelas keterkaitan tujuan-tujuan

c)      meningkatkan prestasi

d)      fasilitas/alat pengendalian.

Teknik perencanaan :

v      dari dalam ke luar, prioritas tindakan berdasarkan lingkungan internal

v      dari luar ke dalam, atas dasar lingkungan eksternal

v      dari atas ke bawah, top down aproach mengalir ke bawah

v      dari bawah, bottom up aproach usul rencana mengalir ke atas.

Manajemen By Objektif (MBO) = Manajemen By System (MBS) adalah sebuah sistem manajemen dengan subsistem saling terkait membentuk sistem utuh mandiri. MBO pertama kali oleh Peter F Drucker 1954 = pentingnya penetapan tujuan bersama-sama. Lalu, Mc Gregor : bawahan menanggung tujuan jangka pendek dan caranya, atasan berhak menolak usulan. Fungsi/ciri MBS :

1)      sebagai alat penilai prestasi.

2)      sebagai alat memotivasi. Edwin A Locke : sekali memulai terus sampai tujuan tercapai

3)      Pendekatan sistem. MBS cenderung jangka pendek/tindakan. Pendekatan sistem adalah jangka panjang, maka perlu kombinasi dengan teknik lain.

Proses MBS :

a)      penetapan tujuan utama, oleh top manajer

b)      penetapan posisi/peran bersama (menghindari tumpang tindih)

c)      penetapan tujuan individu dan cara masing-masing

d)      revisi tujuan bersama, untuk menjamin konsistensi antar-tujuan dari lingkungan yang berubah.

Hambatan MBS :

v      teknik dan filosofi rumit

v      perlu latihan dan motivasi

v      organisasi sekarang birokratis/ kaku, bukan kreatif

v      sistem gaji sekarang tidak memacu prestasi

v      perlu waktu dan mahal.

Keuntungan MBS :

Flixster Movies


a)      pengelolaan lebih baik, karena tujuan jelas

b)      pengorganisasian lebih baik

c)      tanggung jawab (komitmen) personalia lebih besar

d)      alat kendali berkembang.

Kelemahan MBS :

v      kegagalan filosofi

v      sulit menetapkan tujuan

v      penerapan terbatas

v      membuat persaingan kurang sehat.

Penetapan tujuan MBS dan cara mencapainya harus mendapat persetujuan semua pihak = agar efektif. Strategi berfungsi mengarahkan tingkah laku/tindakan dengan memadukan lingkungan eksternal-internal  :

1.       pada lingkungan stabil = strategi rinci (kaku)

2.       pada lingkungan dinamik = strategi fleksibel

3.       pada lingkungan tak menentu = strategi kontingensi.

Tingkatan strategi : Corporate strategy = pedoman satu organisasi. Bussiness strategy = arah tiap divisi. Functional strategy = arah operasi (paling sempit). Tipe-tipe strategi :

  1.  stability = mempertahankan
  2.  pertumbuhan = ekspansif, 1)integrasi vertikal : usaha memenangi pasokan bahan, 2)horizontal : terobosan pasar (market penetrasi)  pemasaran agresif, 3)diversifikasi = menambah produk baru dan pasar baru
  3.  penciutan = untuk efisiensi
  4.  kombinasi.

Langkah perencanaan strategis :

v      Tujuan organisasi

v      Analisa kesempatan - hambatan

v      Analisa keunggulan komparatif

v      Penetapan alternatif

v      Pemilihan strategi

v      Pengembangan struktur dan iklim organisasi

v      Pengembangan ke jangka menengah dan pendek

v      Evaluasi.

Elemen perencanaan strategis :

a)      visi dan misi

b)      lingkungan eksternal

c)      lingkungan internal

d)      nilai manajerial dan budaya organisasi.

Kegagalan perencanaan :

  •  keterampilan pemecahan masalah kurang
  •  gagal mengembangkan strategi yang efektif
  •  kekurang-jelasan tujuan
  •  kecenderungan premis tidak tepat/tidak relevan
  •  gagal memahami ruang lingkup rencana
  •  pemahaman terhadap pengalaman terlalu dangkal. Pengalaman bukan kumpulan peristiwa, tetapi perlu digali hakikatnya
  •  gagal mengidentifikasi faktor yang relevan
  •  dukungan top manajer kurang
  •  teknik pengendalian dan informasi kurang memadai
  •  ada resisten terhadap perubahan akibat tingkah laku sulit diubah.

Hambatan perencanaan :

  1.  sulit membuat prakiraan
  2.  ada perubahan yang cepat
  3.  lingkungan internal kaku, sedangkan eksternal selalu berubah. Contoh : 1)rintangan psikologi sebab kebiasaan dan budaya anggota, 2)rintangan birokratis kaku, 3)rintangan investasi aktiva tetap (tidak likuid)
  4.  lingkungan eksternal kaku, misalnya : hukum, birokrasi, adat
  5.  waktu dan biaya.

Tugas utama manajer adalah menciptakan lingkungan yang memperbesar efektivitas.Mengkondisikan

 

ORGANIZING

Hasil utama pengorganisasian : desain pekerjaan (isi pekerjaan) dan struktur organisasi. Organisasi adalah sistem yang menghubungkan sumber daya sehingga tercapai tujuan. Pengorganisasian adalah proses penyusunan hubungan (tanggung jawab, wewenang, akuntabilitas). Tanggung jawab : kewajiban melaksanakan fungsi diberikan kepada bawahan dengan delegasi. Wewenang : hak mengambil keputusan tanpa persetujuan atasan. Akuntabilitas : kebalikan dari tanggung jawab, delegasi ke atas. DESAIN organisasi : proses pemilihan dan penerapan struktur. Fungsi primer/ lini : menyumbang langsung ke pencapaian sasaran. Pengembangan fungsi :

1.       diferensiasi fungsi ke bawah = mengangkat pembantu

2.       diferensiasi fungsi ke luar = men-spesialisasikan fungsi staf ke bagian tersendiri, lepas dari lini.

Contoh : produksi = fungsi primer. Pelatihan produksi = sekunder. Struktur organisasi disusun untuk memudahkan mencapai tujuan, efektif dan efisiensi. Lingkungan eksternal :

1.       lingkungan stabil : perubahan lambat memudahkan premis

2.       lingkungan berubah

3.       lingkungan bergejolak : perubahan tidak terduga.

Sistem kerja mempengaruhi prestasi  :

  1. sistem mekanik : kegiatan dirinci, terpisah dan spesialisasi. Sasaran, cara kerja, wewenang ditentukan manajemen atas. Struktur : tall. Cocok untuk lingkungan stabil,
  2. sistem organik : kerja otonom, individu berkelompok, petunjuk atasan kurang ditekankan, Struktur : flat
  3. sistem campuran.

Pengaruh teknologi terhadap struktur :

  1. tingkat teknologi, teknologi kompleks untuk struktur organisasi  tall
  2. teknik produksi : unit, massa, proses. Karyawan pada teknik unit dan proses perlu keterampilan tinggi sehingga berkelompok.

Model struktur organisasi  :

  • Model tradisional = piramida, inisiatif bawahan minim. Cocok untuk lingkungan stabil
  • Model tradisional padat modal = permata,  pada  tingkat bawah/pusat permata adalah mesin-mesin
  • Model tradisonal hubungan manusiawi : Hawthorne memanfaatkan hubungan informal. Pada saat kritis mekanisme model kembali ke bentuk asli tradisional piramida.
  • Model sumber daya manusia = manusia mempunyai kreativitas dan pengendalian diri sehingga diberi kebebasan. Premisnya berlawanan dengan premis tradisional. Tradisional : mengharuskan anggota memiliki tujuan operasional yang telah disetujui. Strukturnya = proyek, matriks (bentuk panitia/tim/fungsional), dan bebas.

KELOMPOK Formal : 1)kelompok komando (ditetapkan bagan organisasi, yaitu kelompok operasi utama), 2)kelompok tugas (suatu tugas/proyek tetentu). KELOMPOK informal : bersifat alamiah dan manusiawi, terdiri atas a)kelompok kepentingan (saham/utang/konsumen/dll), b)kelompok persahabatan (kebersamaan umur/politik/etnis/hobi/dll).

V.A Graicunas : tiga macam hubungan atasan/bawahan : 1)hubungan tunggal yang langsung, 2)hubungan kelompok langsung, 3)hubungan menyilang. Rumus :

R = n (2 n-1 + (n-1))

R = jumlah interaksi

n =  jumlah bawahan

Rentang manajemen = rentang kendali (span of control) : penentuan jumlah bawahan agar bisa dikendalikan efektif oleh atasan. DEPARTEMENTASI : cara pengelompokan berbagai tugas yang berbeda-beda. Dasarnya :

1.       departementasi fungsional : produksi, pemasaran, keuangan dll

2.       d. divisional : jakarta, bogor dll

3.       d. pelanggan : kelamin, pasar dl

4.       d. shift kerja

5.       d. proses dan peralatan : perakitan, cat, mesin-nonmesin dll

6.       d. produk : sabun, deterjen dll

7.       d. pelayanan : kelas ekonomi, bisnis

8.       d. numerik : 1 sd 100 dst.

Kekuasaan : kemampuan mempengaruhi orang lain (potensi). Wewenang = kekuasaan yang didelegasikan. Sifat-sifat wewenang :

v      ditanamkan pada posisi

v      diterima oleh bawahan

v      mengalir dari atas ke bawah.

Pengaruh : transaksi sosial untuk melakukan kegiatan sesuai harapan dirinya (implementasi kekuasaan). Sumber kekuasaan :

a)      antarpribadi. R.P.French / Raven : 5 sebab : legitimasi, imbalan, paksaan, ahli, panutan

b)      struktural/situasional. 2 sebab : struktur organisasi dan si-kon.

Kekuasaan struktur, timbul karena sumber daya (manajer atas berkuasa karena manajer bawah menerima sumber daya), pengambilan keputusan, informasi dll. Kekuasaan ke atas, perintah yang tidak selaras dengan hak-hak melekat, ditolak bawahan sehingga kekuatan atas hilang, timbul kekuasaan bawah ke atas. Kekuasaan antar-unit (kontingensi strategis) adalah kejadian atau kegiatan yang sangat penting, misal koordinasi.

Bersambung ........... Halaman 2