Facebook

TEKNIK SIPIL‎ > ‎

TEKNIK IRIGASI I

Irigasi adalah kegiatan - ­kegiatan yang bertalian dengan usaha mendapatkan air untuk sawah, ladang, perkebunan dan lain-lain usaha pertanian, rawa - rawa, perikanan. Usaha tersebut terutama menyangkut pembuatan sarana dan prasarana untuk membagi-bagikan air ke sawah-sawah secara teratur dan membuang air kelebihan yang tidak diperlukan lagi untuk memenuhi tujuan pertanian. Masih sering kita jumpai istilah irigasi ini diganti dengan istilah "Pengairan". Untuk sementara istilah irigasi kita anggap punya pengertian yang sama dengan istilah pengairan.

 Tujuan Irigasi

Dalam tujuan irigasi dibahas : tujuan irigasi secara langsung dan secara tidak langsung.

a.       Tujuan irigasi secara langsung

Tujuan irigasi secara langsung adalah membasahi tanah, agar dicapai suatu kondisi tanah yang baik untuk pertmbuhan tanaman dalam hubungannya dengan prosentase kandungan air dan udara diantara butir-butir tanah. Pemberian air dapat juga mempunyai tujuan sebagai pengangkut bahan-bahan pupuk untuk perbaikan tanah.

b.      Tujuan irigasi secara tidak langsung

Tujuan irigasi secara tidak langsung adalah pemberian air yang dapat menunjang usaha pertanian melalui berbagai cara antara lain :

1.      Mengatur suhu tanah, misalnya pada suatu daerah suhu tanah terlalu tinggi dan tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman maka suhu tanah dapat disesuaikan dengan cara mengalirkan air yang bertujuan merendahkan suhu tanah.

2.      Membersihkan tanah, dilakukan pada tanah yang tidak subur akibat adanya unsur-unsur racun dalam tanah. Salah satu usaha misalnya penggenangan air di sawah untuk melarutkan unsur-unsur berbahaya tersebut kemudian air genangan dialirkan ketempat pembuangan.

3.      Memberantas hama, sebagai contoh dengan penggenangan maka Jiang tikus bisa direndam dan tikus keluar, lebih mudah dibunuh.

4.      Mempertinggi permukaan air tanah, misalnya dengan perembesan melalui dinding-dinding saluran, permukaan air tanah dapat dipertinggi dan memungkinkan tanaman untuk mengambil air melalui akar-akar meskipun permukaan tanah tidak dibasahi.

5.      Membersihkan buangan air kota (penggelontoran), misalnya dengan prinsip pengenceran karena tanpa pengenceran tersebut air kotor dari kota akan berpengaruh sangat jelek bagi pertumbuhan tanaman.

6.      Kolmatasi, yaitu menimbun tanah-tanah rendah dengan jalan mengalirkan air berlumpur dan akibat endapan lumpur tanah tersebut menjadi cukup tinggi sehingga genangan yang terjadi selanjutnya tidak terlampau dalam kemudian dimungkcinkan adanya usaha pertanian

Materi Kuliah Irigasi I Lengkap :

Bab I. Dasar - dasar Irigasi

Bab II. Kebutuhan Air dan Pengelolaan Air Irigasi

Bab III. Jaringan Irigasi

Bab IV. Standard Tata Nama Irigasi

Bab V. Petak tersier

Bab VI. Saluran Irigasi dan Pembuang

Bab VII. Bangunan Pembawa


Bagian - bagian Bangunan Bendung Tetap


Č
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.22
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.30
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.26
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.35
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.56
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.49
Ċ
ď
john fk,
22 Agt 2010 06.51
Comments