1608hari sejak
Ulang Tahun Parepare

tautan

translate

d.e.s.a.i.n

Sulawesi merupakan daerah istimewa bagi dunia flora dan fauna karena keaneka-ragamannya serta banyak jenis endemiknya, dikenal sebagai kawasan  Wallacea. Mengingat kekayaan flora Wallacea yang mengalami tekanan-tekanan dan terancam keberadaannya, maka pada saat ini mulai dibangun 2 kebun raya di Sulawesi Selatan, yaitu Kebun Raya Enrekang di Kabupaten Enrekang dan Kebun Raya Pucak di Kabupaten Maros. Keadaan tersebut diatas menjadi pertimbangan khusus didalam merancang dan merencanakan pembangunan Kebun Raya Parepare ini dan menjadi acuan dalam pemilihan tema perancangan agar tidak terjadi tumpang tindih antara ke tiga Kebun Raya yang akan ada di Sulawesi Selatan. Tema perancangan Kebun Raya Parepare yaitu:

  • Koleksi dan Konservasi Tumbuhan Kawasan Wallacea daerah pesisir, 
  • serta koleksi dan konservasi tumbuhan obat, tumbuhan adat dan ethobotani Sulawesi Selatan.

Koleksi tanaman merupakan bagian utama dari sebuah Kebun Raya, tatacara pengkoleksian dan pengaturannya di dalam kebun raya telah diuraikan pada bab terdahulu. Dalam perancangan Kebun Raya Parepare ini penataan dan perancangan area koleksi diselaraskan dan dipadupadankan dengan fungsi-fungsi kebun raya lainnya, sehingga Kebun Raya Parepare dapat dimanfaatkan baik oleh para ilmuan maupun pengunjung masyarakat wisatawan dengan maksimal, nyaman dan tidak saling terganggu. Pola dasar perancangan Kebun Raya Parepare adalah sebagai beikut:

  1. Pengaturan koleksi tanaman dirancang dalam bentuk taman-taman tematik.
  2. Merencanakan area koleksi yang indah, aman dan nyaman untuk kegiatan penelitian, pendidikan dan konservasi.
  3. Merencanakan area, fasilitas dan kenyamanan bagi siswa, mahasiswa, masyarakat dan wisatawan agar dapat  berwisata dan belajar mengenai dunia tumbuhan.
  4. Merencanakan ruang, sarana dan prasarana pendukung kegiatan kebun raya.

 Salah satu fungsi Kebun Raya adalah pendidikan. Unsur pendidikan yang terkandung di dalam Kebun Raya yang segera dapat dimanfaatkan adalah koleksi berbagai jenis tanaman beserta datanya. Pengguna dari fasilitas data dan koleksi tanaman ini tidaklah terbatas pada kalangan peneliti, siswa dan mahasiswa, namun juga dari berbagai instansi yang memerlukan, misalkan keperluan data tentang tanaman untuk penghijauan, taman kota, tanaman-tanaman obat untuk bidang farmasi dan kedokteran, tanaman yang dapat dimakan dan yang beracun yang perlu diketahui oleh kalangan pecinta alam dan militer, dll.

Lebih lanjut lagi, pendidikan dapat diberikan secara interaktif dengan jalan memasang papan-papan pendidikan atau disebut juga papan interpretasi yang dipasang di individu-individu tanaman terpilih atau petak-petak koleksi. Papan-papan pendidikan ini memuat berbagai macam keterangan mengenai tanaman yang bersangkutan, dengan demikian pengunjung akan mendapat tambahan wawasan dan pengetahuan pada saat mereka berwisata. Pendidikan di dalam Kebun Raya juga diberikan secara aktif melalui paket-paket pendidikan yang disebut paket Wisata Flora.

Untuk mengakomodasikan kegiatan Kebun Raya di bidang pendidikan ini dibuat rancangan (design) kebun raya berupa kumpulan (cluster) berbagai taman indah yang bermuatan keilmuan. Taman-taman dimaksud merupakan taman-taman tematik, yaitu taman yang memuat tanaman koleksi yang dikelompokkan menurut kesamaan dayaguna masing-masing tanaman. Rancangan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat lebih mudah memperoleh pengetahuan dari Kebun Raya, sebagai contoh: masyarakat petani yang datang ke Kebun Raya Jompie akan bertambah wawasannya manakala berada di taman tematik: Taman Industri. Di sini akan dijumpai berbagai jenis tanaman budidaya yang menghasilkan komoditi industri yang dapat menjadi acuan bagi petani dalam usaha pertaniannya. Begitu pula dengan taman-taman tematik lainnya, sarat dengan pengetahuan yang dapat menumbuhkembangkan gagasan-gagasan masyarakat. Taman tematik dirancang dengan cermat agar tampil menarik dan indah dengan tidak meninggalkan segi ilmiah dari tanaman koleksi yang menjadi tanaman utama dari taman tematik ini. Tanaman koleksi yang menjadi unsur hijau dan ditata  sebagai taman perlakuannya sama dengan perlakuan tanaman koleksi pada umumnya. Selain taman-taman tematik yang dirancang untuk tanaman koleksi, dirancang juga area khusus tanaman koleksi dan area hutan.