Pencegahan Nyamuk Virus ZIKA

Waspada akan bahaya virus zika yang menyerang ibu hamil dan mengakibatkan kecacatan janin dalam kandungan dan menyebabkan bayi lahir ukuran kepala bayi yang lebih kecil atau disebut Microcephaly.

Zika virus ini disebabkan oleh gigitan nyamuk yang akan menyebabkan bayi lahir cacat dan kelainan ukuran pada kepala bayi. Tanda-tanda gejala orang yang terkena virus zika antara lain demam, timbul ruam, nyeri sendi dan mata merah (Konjungtivitis), pusing.

Pencegahan Penularan Nyamuk Virus Zika

Ada beberapa cara untuk pencegahan penyakit demam berdarah atau penularan nyamuk virus ini, yaitu dengan melakukan dengan cara seperti ini :
  1. Menghindari kontak dengan nyamuk, bisa disemprotkan pengusir nyamuk (obat nyamuk)
  2. Melakukan pemberantasan atau pembersihan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus (menguras dan menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan atau melakukan daur ulang barang-barang bekas, ditambah dengan melakukan kegiatan pencegahan lain seperti menabur bubuk larvasida, menggunakan kelambu saat tidur, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, dll) seperti merk yang sudah kita kenal Hit Obat Nyamuk
  3. Melakukan pengawasan jentik dengan melibatkan peran aktif masyarakat melalui Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik)
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti diet seimbang, melakukan aktifitas fisik secara rutin, dll.
  5. Pada wanita hamil atau berencana hamil harus melakukan perlindungan ekstra terhadap gigitan nyamuk untuk mencegah infeksi virus Zika selama kehamilan, misalnya dengan memakai baju yang menutup sebagian besar permukaan kulit, berwarna cerah, menghindari pemakaian wewangian yang dapat menarik perhatian nyamuk seperti parfum dan deodoran.
Negara Yang melaporkan keberadaan kasus terjangkit penyakit virus Zika?

Beberapa negara yang pernah melaporkan keberadaan kasus penyakit demam berdarah atau penyakit virus Zika adalah Barbados, Bolivia, Brasil, Cap Verde, Colombia, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, French Guiana, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique, Mexico, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname, Venezuela, dan Yap.

Apakah efek yang bisa ditimbulkan pada ibu hamil yang terinfeksi virus Zika?
Selama ini belum ada bukti yang kuat bahwa ibu hamil lebih berisiko atau mengalami penyakit yang lebih berat selama masa kehamilan. Selain itu juga belum diketahui bahwa ibu hamil lebih berisiko terhadapsindrom guillan barre.

Apa yang harus dipertimbangkan ibu hamil yang akan bepergian ke area terjangkit virus Zika?

Sebelum pergi ke area terjangkit virus Zika dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Selain itu pada masa selama berada di area terjangkit diharapkan melakukan perlidungan ekstra terhadap gigitan nyamuk.

Ibu hamil yang bagaimanakah yang harus dilakukan pemeriksaan virus Zika?
Ibu hamil yang harus diperiksa untuk virus zika adalah yang memiliki riwayat perjalanan dari area terjangkit dan juga memiliki 2 atau lebih gejala dari infeksi virus Zika.

Anjuran Untuk Para Wanita Hamil
Untuk wanita hamil yang memiliki riwayat bepergian ke daerah penyebaran virus zika dan mengalami setidaknya dua gejala dalam dua minggu setelah bepergian, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Karena, hingga saat ini belum ditemukan vaksin maupun pengobatan untuk infeksi virus zika. CDC (Centers for Disease and Control Prevention) merekomendasikan agar semua wanita hamil menunda untuk bepergian ke daerah transmisi virus zika. Wanita hamil yang sudah terlanjur berada di daerah endemis dihimbau agar melakukan proteksi ketat terhadap gigitan nyamuk yang mungkin terjadi.

Bahkan baru-baru ini, pemerintah Brasil serta Kolombia meminta agar para wanita untuk dapat menunda kehamilan untuk sementara waktu. Anjuran yang lebih ekstrim diberikan oleh pemerintah El Savador yang menghimbau agar wanita tidak boleh hamil hingga tahun 2018.
Comments