Speakers

Speakers Edu Summit 2015

Pepita Gunawan

Indonesia Lead - Google for Education , Google APAC


Pepita Gunawan bergabung dengan Google pada tahun 2012 dan saat ini menjabat sebagai Lead for Education Go Digital di Indonesia. Karena besar di Indonesia, beliau memiliki cita-cita mendalam untuk membawa dampak positif dan membangun bangsa melalui kebangkitan edukasi. Tugasnya saat ini adalah mendorong pengenalan teknologi di institusi edukasi dan membudidayakan pemanfaatannya untuk mencetak lulusan-lulusan yang kompetitif di dunia global. Dalam kesehariannya, Pepita juga menggalang kerja sama dengan berbagai organisasi dalam upaya meningkatkan akses, pemanfaatan dan kualitas internet di Indonesia. Pepita memiliki gelar MBA dari sekolah bisnis NUS di Singapura. Sebelum bekerja di Google, beliau memiliki 6 tahun pengalaman di beberapa organisasi pendidikan di Singapura dan Jakarta.

Risuli Hutauruk, S.Pd M.Hum.
Guru Bahasa Inggris SMAK 1 BPK Penabur Jakarta

Risuli Hutauruk, S.Pd., M.Hum. adalah guru Bahasa Inggris di SMAK 1 BPK Penabur. Risuli telah memiliki pengalaman mengajar selama 17 tahun dan pernah menjabat sebagai wakil kepala sekolah SMAK 1 BPK Penabur. Kini Risuli sedang mengikuti studi S3 jurusan Linguistik (LTBI) dan ditugaskan menjadi koordinator guru-guru bahasa Inggris SMAK PENABUR Jakarta. 

Suhair Khan
Product Strategy and Partnerships - Google for Education , Google APAC

Suhair Khan menjabat sebagai Product Strategy and Partnerships untuk Google Education. Suhair memimpin APAC partnership dan juga terlibat dalam gerakan edukasi global lainnya. Sekarang Suhair berbasis di Singapura, setelah sebelumnya berbasis di Google HQ Mountain View. Suhair pernah menjadi investment banker di Newyork dan London. Suhair Khan adalah lulusan Cornell University dan Harvard University.

Prof. Nizam
Direktur Pusat Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Prof. Nizam memiliki latar belakang pengalaman yang luas mengenai pembangunan pendidikan yang lebih tinggi, penggunaan informasi dan teknologi telekomunikasi dalam pengembangan dan pengelolaan bencana alam di Indonesia maupun internasional. Saat ini beliau menjabat sebagai direktur Pusat Nasional Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Indonesia. Beliau adalah seorang profesor di Departemen Teknik Sipil & Lingkungan, Universitas Gadjahmada (UGM), Yogyakarta, Indonesia. Beliau mengajarkan teknik pesisir, mitigasi bencana, dan mata pelajaran lain. Selain mengajar dan melakukan penelitian akademik, ia juga bekerja dalam pembangunan pendidikan tinggi sebagai Sekretaris Eksekutif Dewan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional 2008-2014. Mr Nizam sangat aktif dalam mempromosikan penggunaan TIK dalam penelitian dan pendidikan di Indonesia.

Ananto Seta
Direktur Pusat Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Ir. Ananto Kusuma Seta, MSc. Ph.D. adalah staf ahli bidang inovasi daya saing di kementrian pendidikan dan kebudayaan Indonesia sejak 28 Agustus 2015. Beliau bergabung di Kemendikbud pada tahun 2010 dan menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri. Sejak tahun 1984 hingga saat ini beliau menjadi staf pengajar di Universitas Bengkulu dengan gelar M.Sc dan Ph.D yang beliau dapatkan dari University of Kentucy, USA.
Dra. Endang Setyowati, M.M.

Kepala Sekolah SMAK 1 BPK Penabur Jakarta


Dra. Endang Setyowati, M.M.adalah Kepala Sekolah SMAK 1 BPK Penabur, sebelumnya Endang juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah SMAK 7, SMAK Gading Serpong, dan SMAK 5 BPK Penabur. Wanita yang berlatar belakang Teknik Kimia ini telah mendapatkan berbagai penghargaan selama menjabat antara lain: Leader of the Year kepala sekolah BPK PENABUR Jakarta tahun 2005, Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi dan berdedikasi Jakarta Barat, Provinsi DKI dan se-Indonesia tahun 2014 dan Juara 1 pembuatan media pembelajaran kimia jenjang SLTAK se PENABUR Jakarta.

Devan Mitchem
Emerging Markets, Access, Google

Devan mengawasi proyek-proyek akses dan infrastruktur dalam jangkauan APAC. Devan bekerja dengan kampus-kampus dan partner Google di regional dan mengimplementasikan kesuluruhan perangkat hardware Google dan platform cloud. Tak hanya itu, Devan juga berkontribusi terhadap inisiatif pertukaran Internet dan platform netral seperti Measurement Lab. Sebelum menjabat sebagai Technical Program Manager, Devan bekerja dalam upaya seleksi dan akuisisi site untuk portofolio pusat data global Google. 

Nisa Felicia
Education Policy PhD. Candidate, 
State University of New York at Albany

Nisa Felicia adalah Education Policy PhD. Candidate, State University of New York di Albany. Dia sedang melakukan penelitian untuk disertasinya tentang kesempatan belajar untuk anak usia sekolah di Indonesia Bagian Timur. Dia juga terlibat dalam penelitian studi kasus terhadap implementasi dari kebijakan reformasi sekolah untuk SD dan SMP di New York. Nisa terdaftar sebagai anggota pengajar di Sampoerna University, School of Education, di Jakarta. Dia memulai karir di dunia pendidikan sebagai guru SD. Pada tahun 2008, dia memperoleh gelar Master untuk curriculum and instruction di National University of Malaysia.

Rene Suhardono
Human Resource Consultant, Writer, Edu Activist

Rene Suhardono adalah seorang penulis, public speaker, life coach, ahli dibidang bisnis dan seorang social-entrepreneur. Beliau memiliki pengalaman selama 21 tahun dalam hal persiapan perusahan, penasehat bisnis, konsultan manajemen, dan manajemen perubahan. Saat ini, ia memegang posisi sebagai founder dan co-founder di 6 perusahaan yang berbeda, mulai dari perusahan digital agency hingga perusahaan no-profit. Perusahaan no-profit ini adalah Limitless Campus yang memiliki visi untuk mendefinisikan ulang perguruan tinggi. Selain itu, ia juga aktif sebagai penulis buku dan berhasil meraih best-selling bahkan hingga national best-selling, "UltimateU2: Your Journey to be the Best Version of Yourself" dan "Your Job is not Your Career".

Shafiq Pontoh
Education Activist


Shafiq Pontoh adalah Ketua Umum Komite Gerakan Indonesia Berkibar yang merupakan inisiatif untuk bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan pendidikan yang lebih baik. Shafiq Pontoh juga merupakan salah satu founder gerakan AyahASI dan salah satu inisiator gerakan Indonesia Berkebun. Sekarang, Shafiq adalah Chief Strategic Officer di Provetic.