MENU KALI INI

EDISI TERBARU

STATS & BADGE

Rukun, Membuat Idul Fitri lebih Damai

diposkan pada tanggal 18 Agt 2012 18.48 oleh Buletin Jendela   [ diperbarui18 Agt 2012 19.01 ]

Umat Islam menjalankan sholat Ied di depan Gereja St. Antonius Muntilan.
Seperti kebiasaan di tahun-tahun lalu, Lapangan Pastoran Pemda Muntilan penuh sesak oleh umat Islam yang hendak menjalankan Sholat Ied. Umat Islam dari seluruh penjuru Muntilan ditambah sanak keluarga yang mudik tumpah ruah di lapangan. Sampai-sampai ada kecelakaan kecil tadi pagi. Seorang umat terperosok ke dalam selokan yang sekaligus menjadi trotoar di luar lapangan. Untungnya orang tersebut tidak menderita luka berarti. 
Seperti biasanya lapangan tidak mampu menampung semua umat yang hendak menjalankan sholat. Mereka yang tidak kebagian tempat di lapangan, menjalankan sholat Ied di jalan raya sebelah Gereja St. Antonius Muntilan. Tak jarang bahkan ada yang sholat di halaman gereja. 
Umat beragama di Muntilan memang rukun dan damai. Tahun ini, umat Katolik mengubah sedikit jadwal misa agar semua kegiatan ibadah bisa berjalan lancar. Umat Katolik juga memindahkan parkir mobil agar umat Islam dapat menggunakan kompleks gereja untuk memarkir kendaraan. Demikian pula ketika umat Katolik menjalankan ibadah hari-hari raya, berbagai ormas Islam turut membantu mengamankan.
Semoga kerukunan macam ini juga berjalan di seluruh dunia. Sehingga ibadah sungguh-sungguh menjadi ungkapan syukur kepada Sang Pencipta.
Selamat Idul Fitri untuk Saudara-Saudari umat Islam. Mohon maaf lahir dan batin. fib

Pertemuan Ibu Paroki Vikep Kedu

diposkan pada tanggal 14 Okt 2011 00.03 oleh Buletin Jendela   [ diperbarui14 Okt 2011 00.06 ]

Pertemuan Ibu Paroki Vikep Kedu Oktober 2011Pertemuan Ibu Paroki Vikep Kedu Oktober 2011Pertemuan Ibu Paroki Vikep Kedu Oktober 2011

JENDELA - Minggu, 9 Oktober 2011 lalu, Ibu-Ibu Paroki St. Antonius Muntilan sibuk menerima kunjungan Ibu-Ibu Paroki dari paroki-paroki di Kevikepan Kedu. Ibu-Ibu Paroki Vikep Kedu berkumpul di Paroki St. Antonius Muntilan untuk mengikuti pertemuan rutin 3 bulanan Ibu-Ibu Paroki. Tak heran sejak pagi, ratusan Ibu-Ibu Paroki berdatangan dan berkumpul di Aula Paroki St. Antonius Muntilan.
Sebelum memasuki acara utama, pidato sambutan digelar. Yang berpidato antara lain Ketua Ibu Paroki Vikep Kedu, Ketua Ibu Paroki St. Antonius Muntilan (Ibu Mundari), dan Ketua Bidang Paguyuban Dewan Paroki St. Antonius Muntilan (Bp. Rudatin), mewakili Rama Paroki yang sedang menerimakan Sakramen Perkawinan.
Acara pertama adalah rekoleksi yang dipimpin oleh Rama Fitri. 
Karena banyaknya peserta, maka panitia terpaksa mengubah susunan tempat duduk agar peserta lebih nyaman mengikuti rekoleksi. Dalam rekoleksi Rama Fitri menunjukkan bagaimana menjadi sosok ibu yang tangguh dalam iman. Rama Fitri, yang merupakan vegetarian, juga mengingatkan pentingnya mengurangi konsumsi daging karena konsumsi daging berlebihan turut mempercepat kerusakan bumi.
Usai rekoleksi, acara tambah meriah. Apalagi Ibu Kundari sebagai MC membawakan acara dengan ceria. Ibu-Ibu dari berbagai paroki silih berganti menampilkan yel-yel mereka. Panitia pun mempersiapkan berbagai hadiah bagi para peserta yang menampilkan yel-yel. 
Usai yel-yel, ibu-ibu paroki dihibur dengan tari-tarian dari para siswa SD Marsudirini Muntilan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa makan dan penutup. 
Para peserta kemudian dipersilakan menikmati santap siang sambil melihat-lihat berbagai makanan yang dijajakan di halaman aula paroki. fib


Penerimaan Sakramen Krisma 2011

diposkan pada tanggal 13 Okt 2011 23.18 oleh Buletin Jendela

Penerimaan Sakramen Krisma 2011
JENDELA - Minggu, 11 September 2011, 320 calon krismawan dan krismawati menerima pengurapan minyak krisma oleh Mgr. Pujasumarta, uskup Keuskupan Agung Semarang. Mgr. Pujasumarta didampingi oleh Pastor Paroki St. Antonius Muntilan, Rama Suryatma Suryawiyata, SJ dan Rama Subagya, SJ. 
Banyaknya krismawan-krismawati tahun ini karena calon dari SMU Van Lith ikut menerima pengurapan di Muntilan. Jumlah krismawan-krismawati yang banyak membuat panitia harus mempersiapkan kursi-kursi di halaman gereja untuk menampung umat yang melebihi kapasitas gereja.
Dalam misa kali ini, Mgr. Pujasumarta menceritakan kearifan yang bisa kita tiru dari tubuh kita sendiri kepada para krismawan dan krismawati. Usai misa yang berjalan tertib, acara dilanjutkan dengan ramah tamah umat Paroki St. Antonius Muntilan dengan Uskup Pujasumarta. fib

Jalur Alternatif

diposkan pada tanggal 21 Jan 2011 04.21 oleh Buletin Jendela   [ diperbarui21 Jan 2011 04.28 ]

Sehubungan dengan adanya banjir lahar dingin, kerap kali jalan raya Jogja-Magelang ditutup. Gambar di samping adalah peta jalur alternatif Jogja-Magelang. Semoga membantu perjalanan Anda. 

Pujasumarta, Pr. Uskup Baru KAS

diposkan pada tanggal 18 Jan 2011 18.17 oleh Buletin Jendela   [ diperbarui18 Jan 2011 18.46 ]

Uskup Mgr. Johannes Pujasumarta, Pr. (kiri, semula uskup Bandung) dilantik menjadi Uskup Agung Semarang dalam Misa Agung yang dipimpin Kardinal Julius Darmaatmaja SJ di Gereja SP Maria Ratu Rosario Suci, Katedral-Randusari Semarang, Jumat, 7 Januri 2011.
Tahta Keuskupan Agung Semarang kini tidak lagi kosong. Selamat berkarya dan melayani Rama Pujasumarta. - Tim Komsos Muntilan.

Yang ingin mengenal Rama Puja lebih jauh, Silakan lihat tautan2 yang telah kami sediakan di bagian bawah berita.

SEMARANG - Hari Jumat (7/1) ini akan menjadi hari bersejarah bagi umat Katolik di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Uskup Mgr Johannes Pujasumarta Pr akan dilantik menjadi Uskup Agung Semarang dalam Misa Agung yang dipimpin Kardinal Julius Darmaatmaja SJ di Gereja SP Maria Ratu Rosario Suci, Katedral-Randusari Semarang, mulai pukul 10.00.

Dalam memimpin misa yang dihadiri oleh para uskup se-Indonesia, para imam se-KAS dan Bandung serta umat undangan, Kardinal akan didampingi oleh Mgr Ignatius Suharyo dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus D Situmorang OFMCap. 
Administrator Diosesan KAS, Romo Pius Riana Prapdi, Kamis (6/1) mengatakan, pada proses pelantikan nanti, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Leopoldo Girelli akan membawa dan menunjukkan bulla (surat keputusan dari Vatikan) untuk Mgr Johannes Pujasumarta, yang selanjutnya diikuti dengan penyerahan tongkat kepemimpinan Uskup oleh Kardinal.

’’Nanti Mgr Pujasumarta akan membacakan bulla tersebut dalam bahasa Indonesia. Saat menduduki tahta yang terletak di bagian kiri altar, Uskup Agung Semarang akan didampingi oleh tiga Uskup, yakni Mgr Julianus Sunarka SJ (Uskup Purwokerto), Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono (Uskup Surabaya), dan Mgr Herman Joseph Sahadat Pandoyoputro OCarm (Uskup Malang),’’ jelasnya.

Bersejarah

Menurut Romo Prapdi, perayaan ekaristi Jumat ini merupakan misa bersejarah bagi umat Katolik di KAS, karena baru kali pertama terjadi pengisian kekosongan tahta keuskupan dengan cara instalasi (penempatan-red).

’’Kalau tiga uskup sebelumnya dilakukan dengan tahbisan karena yang diangkat mulanya dari imam terus menjadi uskup,’’ kata Romo Prapdi yang didampingi Komunikasi Sosial KAS, Romo Agung di Pastoral Keuskupan Agung Semarang.
Dalam misa tersebut akan dibawakan lagu duc in altum yang diambil dari Injil Matius dan juga semboyan Mgr Pujasumarta dalam menjalankan karya penggembalaan yang artinya ’’bertolaklah ke tempat yang lebih dalam’’.

Mgr Pujasumarta merupakan putra ketiga dari sembilan bersaudara pasangan Hubertus Soekarto Pudjasumarto (alm) dan Agnes Soekarti Pudjosumarto (alm) yang ditahbiskan menjadi imam pada 25 Januari 1977 di Seminari Tinggi St Paulus. 
Kakak kandung dari Romo Ismartono SJ kelahiran Surakarta, 27 Desember 1947, yang memiliki nama lengkap Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta ini kemudian ditahbiskan menjadi Uskup Bandung pada 16 Juli 2008.

Oleh Bapa Suci Benediktus XVI, Mgr Pujasumarta kemudian diangkat menjadi Uskup Agung Semarang yang kosong selama 1 tahun 3 bulan pada 12 November 2010 pukul 12.00 waktu Roma. (J12-16)

Kredit gambar: Antara News
Kredit berita: Suara Merdeka 

Ingin mengenal Pujasumarta lebih jauh? Klik taut di bawah ini:
Situs:http://pujasumarta.multiply.com/ (sayangnya situs ini nampaknya sudah lama tidak terbarui)
Facebook: http://www.facebook.com/pujasumarta3 (akun ini adalah akun ketiga beliau karena dua akun sebelumnya telah penuh sesak)

Komuni Pertama Desember 2010

diposkan pada tanggal 1 Jan 2011 16.11 oleh Buletin Jendela   [ diperbarui18 Jan 2011 18.48 ]

Buletin Jendela, Minggu, 26 Desember 2010
Lebih dari 60 anak-anak di Paroki St. Antonius Muntilan menerima komuni pertama-nya pada hari Minggu, 26 Desember 2010. Misa penerimaan komuni pertama yang dipimpin oleh rama Paroki St. Antonius, Rama FX. Arko Sudiono, SJ (kedua dari kiri) berlangsung lancar dan tertib. Dalam foto tampak para penerima komuni pertama dan para pendamping tersenyum gembira karena telah menyelesaikan persiapan komuni pertama yang panjang selama hampir satu tahun. Usai misa, dilakukan acara foto bersama, hiburan dari kelompok ansamble musik, pembagian tabungan, pemberian sumbangan bagi anak-anak yang kurang mampu, dan pemberian kenang-kenangan bagi para pendamping.

Nomor Telepon Pastoran Tertukar

diposkan pada tanggal 2 Des 2010 09.49 oleh Buletin Jendela

Entah karena pengaruh erupsi Merapi atau alasan lain, sejak pekan yang lalu, beberapa nomor telepon di Muntilan saling tertukar. Pastoran Muntilan adalah salah satu yang terkena imbasnya. Nomor telepon Pastoran Muntilan tertukar dengan nomor telepon SMP Kanisius Muntilan. Sedangkan SMP Kanisius Muntilan yang semula tertukar dengan nomor PDAM Muntilan sekarang bertukar nomor dengan Pastoran Muntilan. Sampai sekarang nomor telepon tersebut masih saling tertukar. Untuk itu, jika Anda ingin menghubungi Pastoran Muntilan nomor teleponnya adalah 0293 586562. Sedangkan untuk SMP Kanisius Muntilan nomornya 0293 587046.

Pembatalan Pelatihan Jurnalistik

diposkan pada tanggal 23 Nov 2010 21.18 oleh Buletin Jendela

Karena berbagai hal paska erupsi Merapi, maka Pelatihan Jurnalistik 2 Buletin Jendela yang rencananya akan diadakan pada hari Minggu, 21 November 2010 dibatalkan. Informasi lebih lengkap baca di sini.

Paroki St. Antonius Muntilan dan Emmanuel Ngawen sampai pada hari Minggu, 21 November 2010 masih melayani sekitar 1.000 orang pengungsi. Para pengungsi ditempatkan di aula paroki dan ruang-ruang kelas SMP Kanisius Muntilan. Sedangkan kantor redaksi Buletin Jendela digunakan sebagai pos relawan.

Posko Pengungsi Merapi

diposkan pada tanggal 1 Nov 2010 04.14 oleh Buletin Jendela   [ diperbarui7 Nov 2010 17.51 ]

Paroki St. Antonius Muntilan saat ini menampung ratusan orang yang dievakuasi akibat aktivitas Gunung Merapi. Para pengungsi ditempatkan di aula paroki. Seluruh umat dimohon dukungan dan bantuannya. Bantuan dapat diserahkan ke posko pengungsi Merapi di kantor sekretariat paroki, Jl. Kartini no. 3 Muntilan telepon 0293 587046.

1-9 of 9