Surah 6

Al-An’am (Binatang Ternak).
Dengan nama Allah, Pemurah, Penyayang.                             [Home]

1. Sekelian puji-pujian kepunyaan Allah yang menjadikan langit-langit dan bumi dan mengadakan gelap-gelap dan terang, tetapi orang-orang yang kafir itu menyekutukan Tuhan mereka.

2. Ialah yang jadikan kamu dari tanah, kemudian ia tentukan satu ajal, dan satu ajal (lelaki) ada disisinya , tetapi (tetap) kamu ragu-ragu.

3. Dan ialah Allah dilangit-langit dan dibumi, ia mengetahui rahsia kamu dan apa yang kamu terangkan, dan ia mengetahui apa-apa yang kamu usahakan.

4. Dan tidaklah datang kepada mereka satu ayat daripada ayat-ayat Tuhan mereka melainkan mereka berpaling daripadanya.

5. Maka sesungguhnya mereka telah dustakan kebenaran tetakala datang ia kepada mereka, oleh kerana itu, akan datang kepada  mereka khabar-khabar apa yang mereka telah perolok-olok kan.

6. Tidak kah mereka melihat, berapa kaum yang kami telah binasakan sebelum mereka, yang kami beri kepada mereka (kekuasaan) dibumi yang tidak kamu beri kepada kamu, dan kami turunkan hujan atas mereka dengan lebat dan kami jadikan sungai-sungai mengalir dibumi mereka, lalu kami binasakan mereka lantaran dosa-dosa mereka, dan kami adakan, sesudah mereka, kaum yang lain-lain.

7. Dan kalau kami turunkan atas mu satu kitab atas kertas, lalu mereka pegang dia, dengan tangan-tangan mereka, nescaya mereka yang kufur itu akan berkata; “ini tidak lain, melainkan satu seher yang nyata”.

8. Dan mereka berkata; “mengapakah tidak diturunkan atas nya Melaikat ?” pada hal kalau kami turunkan Melaikat, tentu habis urusan, kemudian, mereka tidak akan diberi tempoh (lagi).

9. Dan kalau kami jadikan dia Melaikat, tentu kami jadikan dia seorang laki-laki dan tentu kami samarkan atas mereka sebagaimana mereka samarkan.

10. Dan sesungguhnya telah diperolok-olok kan beberapa Rasul sebelum mu, maka turunlah atas orang-orang yang memperolok-olok kan dari antara mereka itu (balasan bagi) apa yang mereka telah perolok-olok kan.

 

Sumber;

[] http://www.facebook.com/groups/324533024305472/doc/332211306870977

 

11. Katakan lah; “berjalanlah kamu dibumi, kemudian, lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang yang medustakan”.

12. Tanyalah; “bagi siapakah apa yang ada dilangit-langit dan dibumi?” katalah; “bagi Allah ia telah wajibkan diri nya memberi rahmat. Sesungguhnya ia akan kumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada ragu-ragu ditentangnya”. Orang-orang yang merugikan diri-diri (mereka) itu, bukanlah orang-orang yang beriman.

13. Dan baginya  lah apa-apa yang ada (diwaktu) malam dan siang, dan ialah mendengar dan yang mengetahui.

14. Katakan lah; “adakah (patut) aku menjadikan ketua selain dari Allah yang menjadikan langit-langit dan bumi, dan ia yang memberi makan dan tidak (dia) diberi makan ?”, katakan lah; “sesungguhnya aku diperintah supaya menjadi orang yang pertama  menyerah diri”, dan firman nya; “janganlah engkau jadi dari (golongan) orang musrik”.

15. Katakan lah; “sesungguhnya aku takut kepada azab hari yang besar, jika aku derhaka kepada Tuhan ku”

16. Barang siapa dipalingkan (azab) daripadanya pada hari itu, maka sesungguhnya Allah telah beri rahmat kepada nya, kerana yang demikian lah kemenangan yang nyata.

17. Dan jika Allah mengenakan bahaya kepada mu, maka tidaklah ada siapa pun, yang bisa melepaskan nya, melainkan dia, dan jika ia mengenakan kebaikan kepada mu, maka ia itu bekuasa atas tiap-tiap sesuatu.

18. Dan ialah yang berkuasa atas hamba-hamba, dan ialah yang bijaksana, yang amat mengetahui. 

19. Tanyalah; “apakah yang terlebih besar persaksian nya”, katakan lah ; “Allah menjadi penyaksi antara ku dan antara kamu, dan diwahyukan Quran ini kepada ku untuk aku mengancam kamu dengan nya dan siapa-siapa yang kesampaian (Quran).  Apakah kamu menyaksikan bahawa ada beberapa tuhan yang lain bersama Allah ?”, katakan lah’; “aku tidak menyaksikan”. Katakan lah (lagi); “sesungguhnya hendaklah ia, melainkan Tuhan yang tunggal, dan sesungguhnya aku berjauh diri daripada  apa yang kamu sekutukan”.

20. Orang-orang yang kami berikan kepada mereka kitab yang merugikan diri-diri sendiri itu, mengetahui dia sebagaimana mereka mengetahui anak-anak mereka. Maka bukanlah mereka orang-orang yang beriman.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/369470499751910/doc/453864461312513

 

21.  Dan bukan kah tidak ada yang lebih zalim daripada orang yang membuat dusta atas (nama) Allah atau mendustakan ayat-ayat ? sesungguhnya tidak lah berbahagia orang-orang yang zalim.

22. Dan (ingatlah) hari yang kami akan kumpulkan mereka semua, kemudian, kami berkata kepada orang-orang yang musrik; “dimanakah orang-orang yang kamu sekutu kan yang kamu anggap ?”.

23. Kemudian, tidaklah ada fitnah mereka, melainkan mereka berkata; “ demi Allah, Tuhan kami ! bukanlah kami ini orang-orang yang musrik”.

24. Lihatlah, bagaimana mereka berdusta atas diri-diri mereka, dan (bagaimana) hilang dari mereka apa yang mereka ada-adakan !.

25. Dan sebahagian  daripada mereka ada yang mendengar kan mu, tetapi kami telah adakan tutupan-tutupan atas hati-hati mereka,  supaya mereka tidak mengerti dia, dan (kami adakan) sumbatan dikoping-koping  mereka, kerana walau pun mereka melihat tiap-tiap ayat, tidak lah mereka akan percaya kepada nya, sehingga apabila mereka datang kepada mu, buat membantu mu, berkatalah  orang-orang kafir itu; “ini tidak lain, melainkan cerita-cerita orang-orang dahulu”.

26. Dan mereka melarang (manusia)  daripadanya, dan mereka berjauh diri daripadanya, pada hal tidaklah mereka itu membinasakan, melainkan diri-diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak sadar.

27. Dan  (amatlah hebat!)  kalau engkau melihat tetakala mereka didirikan dipinggir neraka, lalu berkata; “alangkah baiknya kalau dikembalikan kami (kedunia) supaya kami tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, dan jadilah kami daripada orang-orang mukmin!”.

28. Bahkan ! telah nyata bagi mereka apa yang mereka sembunyikan dahulu, dan jika dikembalikan mereka (kedunia), tentu mereka kembali lagi kepada apa yang mereka dilarang, kerana sesungguhnya mereka itu pendusta

29. Dan mereka berkata; “ini tidak lain, melainkan hidup kita didunia, dan tidaklah kita akan dibangkitkan”.

30. Dan (alangkah hebatnya!)  kalau engkau lihat tetakala mereka dihadapkan kepada Tuhan mereka (lalu) ia berkata; “bukan kah (hari) ini banar?” mereka jawab; “benar!  Demi Tuhan kami !” ia berkata (lagi); “maka rasakan lah azab ini dengan sebab kamu kufur”.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/116721361678716/doc/506955129322002


31. Sesungguhnya  telah rugilah orang-orang yang mendustakan (hal) menghadap (peperiksaan) Allah, sehingga apabila datang kepada mereka hari  kiamat dengan sekoyong-koyong, berkatalah  mereka; “hai kerugian kami  atas apa  yang  telah kami tidur didunia !”  padahal  mereka memikul dosa-dosa mereka atas bahu-bahu mereka, bukan kah jelek apa yang mereka pikulkan itu ?

32. Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan  permainan dan kelalaian, dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang berbakti, Oleh kerana itu tidakkah kamu mahu berfikir ?

33. Sesungguhnya kami mengetahui bahawa akan menduka citakan mu apa yang mereka katakan, tetapi sebenarnya  mereka tidak mendustakan mu, hanya orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

34. Dan sesungguhnya telah didustakan beberapa  Rasul lebih dahulu daripada mu, tetapi mereka sabar atas apa yang  didustakan mereka, dan disakiti mereka, hingga datang kepada mereka pertolongan kami, kerana tidak ada yang bisa mengubah kalimah-kalimah Allah, dan  sesungguhnya telah datang kepada mu khabar beberapa Rasul.

35. Dan jika benar atas mu perpalingan mereka, maka sekiranya engkau bisa membikin satu lubang dibumi atau satu tangga kelangit, lalu engkau bawa kan kepada mereka satu ayat, (kerjakanlah), kerana kalau Allah mahu, tentu ia kumpulkan mereka atas jalan pertunjukkan. Oleh itu janganlah engkau jadi dari orang-orang yang bodoh.

36. Tidaklah akan memperkenankan (panggilan mu), melainkan orang-orang yang mendengar, sedang orang yang mati itu, Allah akan bangkitkan mereka, kemudian, kepadanya lah akan dikembalikan mereka.

37. Dan mereka akan berkata; “mengapakah tidak diturunkan atas nya satu ayat dari Tuhan nya?” katakanlah: “sesungguhnya Allah berkuasa akan menurunkan satu ayat” tetapi kebanyakan daripada mereka tidak mengetahui.

38. Tidak ada satu pun dari binatang yang merayap dibumi, dan tidak ada satu pun burung yang terbang dengan dua sayapnya, melainkan adalah mereka umat-umat seperti kamu, tidak kami luputkan dalam kitab itu sesuatu, kemudian, kepada Tuhan merekalah, mereka akan dikumpulkan.

39. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami itu, tuli dan bisu, didalam kegelapan-kegelapan, sesiapa yang Allah mahu, ia akan sesatkan dia, dan siapa-siapa yang ia mahu, ia akan dijadikan dia atas jalan  yang lurus.

40. Katakan lah; “khabarkan kepada ku, jika datang kepada kamu azab dari Allah atau datang kepada kamu hari kiamat, apakah kamu akan seru selain dari Allah, jika adalah kamu orang-orang yang benar?”.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/104099926316047/doc/404792799580090

 

41. “Bahkan ialah yang kamu akan seru dan (ialah yang) akan melepaskan apa yang kamu minta ia lekaskan, jika ia kehendaki, dan kamu lupa apa yang kamu sekutukan.

42. Dan sesungguhnya kami telah kirim (utusan-utusan) kepada umat-umat sebelum mu, lalu kami beri percubaan kepada mereka dengan kemiskinan dan kesusahan, supaya mereka merendah diri.

43. Maka mengapakah tidak mereka merendah diri  tetakala datang kepada mereka percubaan kami ? tetapi keras hati-hati mereka, dan syaitan menampak kan baik kepada mereka, apa yang mereka kerjakan itu.

44. Maka tetakala  mereka lupa kepada (peringatan) yang diingatkan kepada mereka, kami bukakan bagi mereka pintu-pintu tiap-tiap sesuatu,  hingga apabila mereka senang dengan apa yang diberikan kepada mereka, sekonyong-konyong kami datangkan seksaan atas mereka, maka tiba-tiba mereka berputus asa.

45. Lantas dipotong  (kesenangan) baitul  kaum yang zalim hingga akhirnya, dan sekelian pujian-pujian itu kepunyaan Allah, Tuhan bagi sekelian makhluk.

46. Katakan lah; “bagaimanakah pemikiran kamu, jika Allah cabut pendengaran kamu dan penglihatan-penglihatan kamu dan ia menterai (patri)  atas hati-hati kamu ? siapakah tuhan selain dari Allah yang bisa mengembalikan kepada kamu ?” lihatlah bagaimana kami  ulang-ulang kan  ayat-ayat (kami), kemudian, mereka berpaling.

47. Katakan lah; “khabarkan lah kepada  ku ! jika datang azab Allah kepada kamu dengan sekoyong-koyong atau terang-terang, bukankah tidak dibinasakan melainkan kaum yang zalim ?”.

48. Dan tidaklah kami mengutuskan Rasul-Rasul itu, melainkan sebagai pengemar dan pengacam, maka barang siapa beriman, dan beramal soleh tidaklah ada  ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka akan berdukacita.

49. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami itu, akan mengenai mereka azab dengan sebab mereka telah melewati batas.

50. Katakan lah; “tidak aku berkata kepada kamu: ‘disisiku ada perbendaharaan’ dan aku tidak mengetahui perkara yang ghaib, dan tidak aku berkata kepada kamu: ‘sesungguhnya aku ini melaikat’ tidak aku turut, melainkan apa yang diwahyukan kepada ku”.  Tanyalah; “apakah sama orang yang buta dan orang yang celek ? tidak kah mahu kamu fikirkan ?”.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/197667842705/doc/10150850408402706

 

51. Dan ancamlah dengan (Quran) itu akan orang-orang yang percaya, bahawa mereka akan dikumpulkan kepada Tuhan mereka, pada hal tidaklah ada bagi mereka, selain daripadanya, pengurus dan tidak ada yang tolong melepaskan, supaya mereka terpilihara.

52. Dan janganlah engkau halau orang-orang yang beribadat kepada Tuhan mereka pada waktu pagi dn petang, yang menghendaki keredaan nya, (kerana) tidaklah engkau menanggung jawab atas sesuatu daripada perhitungan mereka, dan tidaklah mereka menanggung jawab atas sesuatu daripada perhitungan mu, maka (sekelian) engkau halau mereka, adalah engkau dari orang-orang yang zalim.

53. Dan demikian lah kami uji sebahagian dari mereka dengan sebahagian, yang akhirnya mereka berkata; “apakah ini dia orang-orang yang Allah beri nikmat dari antara kami ?”.  Bukan kah Allah itu lebih mengetahui orang-orang yang bersyukur ?.

54. Dan apabila datang kepada mu orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami, maka katakanlah, mudah-mudahan keselamatan (turun)  atas kamu ! Tuhan kamu telah wajibkan atas dirinya (akan memberi) rahmat, iaitu sesungguhnya barang siapa dari antara kamu mengerjakan kejahatan dengan kebodohan, kemudian, ia bertaubat sesudah itu, dan ia berbuat kebaikan, maka sesungguhnya Allah itu pengampun, penyayang”.

55. Dan demikian lah kami terangkan beberapa ayat, dan supaya ternyata jalan orang-orang yang bersalah besar.

56. Katakan lah; “sesungguhnya aku dilarang menyembah mereka yang kamu seru selain dari Allah”. Katakan lah (lagi); “aku tidak akan turut kemahuan-kemahuan kamu, kerana kalau bagitu,  sesugguhnya setelah aku, dan bukanlah aku daripada orang-orang yang terpimpin.

57. Katakan lah; “sesungguhnya aku ini (berjalan) atas keterangan yang nyata dari Tuhan ku, tetapi kamu dustakan dia. Tidaklah ada pada ku apa yang kamu harap-harapkan dengan lekas, tidaklah ada hukum itu melainkan bagi Allah ia menerangkan kebenaran, dan adalah ia sebaik-baik penghukum.

58. Katakan lah; “kalau ada pada sisi ku, apa yang kamu harap-harapkan  dengan lekas itu, nescaya berlakulah urusan antara ku dan antara kamu, tetapi Allah itu lebih mengetahui orang-orang yang zalim.

59. Dan disisinya lah (ada) kunci-kunci barang yang ghaib, tidak akan mengetahui dia, melainkan dia, dan ia mengetahui apa yang ada didarat dan dilaut dan tidak gugur satu pun daun melainkan ia mengetahuinya,  dan tidak (gugur)  satu pun biji dikelopak-kelopak gelita bumi, dan tidak (gugur) biji yang basah dan tidak yang kering, melainkan ada dalam kitab yang nyata.

60. Dan ialah yang memegang kamu pada waktu malam, dan ia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian, ia bangunkan kamu padanya, supaya disempurnakan satu waktu yang tertentu, kemudian, kepadanya lah tempat kembali kamu, kemudian,  ia akan  khabarkan kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/221802292343/doc/10150996145682344

 

61. Dan ialah yang sangat berkuasa atas hamba-hamba nya, dan ia kirim-kirim kepada kamu pengawal-pengawal, hingga apabila datang maut kepada salah seorang daripada kamu, diambil lah dia oleh utusan-utusan kami, dan tidaklah mereka itu tolidur .  

62. Kemudian dikembalikan mereka kepada Allah, Tuhan merek a yang benar, ketahuilah, bahawa kepunyaan nya lah (sekelian) hukuman, dan ialah selekas-lekas penghitung.

63. Katakanlah; “siapakah yang menyelamatkan kamu daripada bincana-bincana darat dan laut, (tetakala)  kamu meminta kepada nya dengan merendah diri dan sembunyi,  jika ia selamatkan kami daripada (bencana) ini, nescaya jadilah kami daripada orang-orang yang bersukur?”.

64. Katakan lah; “ Allah lah yang menyelamatkan kamu daripada nya dan daripada tiap-tiap kesusahan, (tetapi), kemudian, kamu menyegutukan (dia)”.

65. Katakan lah; “ialah yang berkuasa akan mengirim azab atas kamu, dari sebelah atas kamu dan dari bawah kaki-kaki kamu atau menjadikan kamu beberapa puak dan mengenakan kepada sebahagian daripada kamu bincana (dari) sebahagian (lain)”,  lihat lah bagaimana kami menerangkan  ayat-ayat (kami) supaya mereka mengerti.

66. Dan kaum mu telah dustakan dia, pada hal ia itu benar, katakanlah; “bukanlah aku orang yang berkuasa atas kamu! “.

67. Tiap-tiap khabar ada mempunyai masa ketentuan nya dan kamu akan melihat dia.

68.  Dan apabila engkau lihat orang-orang yang memperolok-olok kan ayat-ayat kami, maka berpalinglah dari mereka, hingga mereka masuk pada omongan yang lain,  dan jika engkau dilupakan oleh syaitan, maka sesudah ingat janganlah engkau duduk bersama orang-orang yang zalim itu.

69. Dan  tiadalah ada atas orang-orang yang berbakti, sesuatu daripada perhitungan mereka (yang memperolok-olok kan) itu, tetapi (hanya) peringatan, supaya mereka terpelihara.

70. Dan biarkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan persia’an, dan yang telah ditipu oleh penghidupan dunia, tetapi ingatlah mereka dengan(Quran)  itu, supaya tidak terjerumus satu jiwa dengan sebab apa yang ia telah usahakan, tidaklah ada beginya selain daripada Allah, pengurus dan tidak ada yang tolong melepaskan, dan jika ia (hendak)tebus dengan sekelian penebusan, tidak akan diterima daripadanya mereka itu ialah orang-orang yang telah dijerumuskan dengan sebab apa yang mereka telah kerjakan. Adalah bagi mereka minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih lantaran kekufuran mereka.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/283822161699960/doc/347533371995505

 

71. Katakan lah; Apakah (patut) kita seru selain dari Allah yang tidak memberi manfaat kepada kita  dan tidak memudaratkan kita, dan  (baguslah) dikembalikan kita atas tumit-tumit kita, sesudah Allah pimpin kita, seperti seorang yang  digangu oleh syaitan-syaitan dibumi, dalam keadaan bingong, pada hal ia mempunyai beberapa kawan yang mengajak dia kepada petunjuk, (sambil) berkata; “ikutlah kami?” katakan lah; “sesungguhnya pertunjukan Allah itulah (sebenar-benar) pertunjukan, dan kami diperintah supaya berserah diri kepada Tuhan bagi sekelian makhluk”.

72. Dan (diperintah) hendaklah kamu menetapi sembahayang dan berbakti kepada  nya, kerana kepadanya lah kamu akan dihimpunkan.

73. Dan ialah yang menjadikan langit-langit dan bumi dengan hak dan hari yang ia akan berkata; “jadilah”, lalu ia jadi.  Perkataan nya itu benar, dan bagi nya lah kerajaan  pada  ditiup sengkala, yang mengetahui (perkara)  yang ghaib dan (perkara) yang nyata, dan ialah yang bijak sana, yang amat mengetahui. 

74. Dan (ingatlah) tetakala Ibrahim berkata kepada bapanya, Azzar; “adakah patut engkau anggap berhala-berhala itu sebagai tuhan-tuhan?” sesungguhnya aku melihat engkau dan kaum mu didalam kesesatan yang nyata”.

75. Dan demikianlah kami unjukkan kepada Ibrahim kerajaan langit-langit dan bumi, dan supaya jadilah  ia daripada orang-orang yang percaya betul-betul.

76. Iaitu tetakala datang malam atasnya, ia melihat satu bintang, (maka) ia berkata; “apakah ini tuhan ku?” sesudah bintang itu hilang, ia berkata; “aku tidak suka kepada  apa-apa yang (bisa) hilang”.

77. Maka tetakala ia melihat bulan terbit, bekatalah ia; “apakah ini tuhan ku?” sesudah bulan itu hilang, ia berkata; “jika tuhan ku tidak pimpin akan daku, nescaya jadilah aku daripada golongan orang-orang yang sesat.

78. Maka tetakala ia melihat matahari terbit, berkata ia; “apakah ini tuhan ku? ini lebih besar” sesudah ia terbenam, berkatalah ia; “hai kaum ku! Sesungguhnya aku (ini) berlepas diri dari apa yang kamu sekutukan”.

79. “Sesungguhnya aku hadapkan diri ku kepada yang menjadikan langit-langit dan bumi, dengan ikhlas, dan bukan lah aku daripada orang-orang yang menyekutukan (Allah).

80. Dan kaum nya membantah dia, ia berkata “apakah (patut) kamu membantah ku tentang Allah, pada hal sesungguhnya ia telah pimpin ku ? dan tidaklah aku takut kepada apa-apa yang kamu sekutukan dengan nya, kecuali  sesuatu  yang dikehendaki oleh Tuhan ku. Melewati ilmu Tuhan ku akan tiap-tiap sesuatu. Oleh kerana itu, apakah tidak mahu kamu ingat?”

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/107648095939203/doc/422349904469019

 

81. “Dan bagaimana kah bisa aku takut kepada apa-apa yang kamu sekutukan, pada hal kamu tidak takut, bahawa kamu telah sekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak ia turunkan bagi nya satu keterangan kepada kamu” maka takutlah  (antara) dan  golongan itu, yang lebih patut (mendapat) keamanan, jika adalah kamu mengetahui?”.

82. Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri kepercayaan mereka degnan kejahatan, adalah bagi mereka keamanan dan mereka lah orang-orang terpimpin.

83. Dan ini lah hajat kami yang kami unjukkan kepada Ibrahim untuk melawan kaum nya. Kami mengangkat darjat orang yang kami sukai sesungguhnya Tuhan mu itu, bijaksana, mengetahui.

84. Dan kami telah beri bagi nya  Ishak dan Yaakob, semua (dari mereka) telah kami pimpin, dan juga Noh, kami telah pimpin lebih dahulu, dan daripada anak cucu nya, (adalah) Daud dan Sulaiman dan  Ayub dan Yusuf dan Musa dan Harun, dan demikianlah kami balas orang-orang yang bebuat kebaikan.

85. Dan Zakaria danYahya dan Isa dan Alias, semua (mereka adalah) daripada orang-orang yang soleh.

86. Dan Ismail dan  Alyasa dan Yunus dan Lut, dan semua (mereka itu) kami lebihkan dari (lain-lain) manusia.

87. Dan (kami lebihkan) sebahagian daripada  bapa-bapa mereka, dan anak cucu mereka dan saudara-saudara  mereka, dan kami telah pilih mereka dan kami telah pimpin mereka kejalan yang lurus.

88. Yang demikian itu, pertunjukan yang dengan nya ia pimpin siapa yang ia sukai daripada hamba-hamba nya, dan kalau mereka sekutukan (dia), nescaya gugurlah dari mereka  apa-apa yang mereka telah kerjakan.

89. Mereka lah orang-orang yang telah kami beri kitab dan hukum dan pangkat kenabian oleh kerana itu, jika mereka tidak mahu percaya kepadanya, maka sesungguhnya kami akan serahkan dia kepada satu kaum (lain) yang tidak kufur kepadanya.

90. Mereka lah orang-orang yang Allah telah pimpin, maka akan pimpinan mereka itulah hendak nya engkau turut, katakan lah; “aku tidak meminta kepada kamu upah atas itu, tidak lah yang demikian itu, melainkan sebagai peringatan  untuk manusia”.

 Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/371755409541005/doc/442718185778060

 

91. Dan tidaklah mereka itu hargakan Allah dengan sebenar-benar penghargaan, kerana mereka itu berkata; “Allah tidak turunkan sesuatu atas manusia”.  Tanyalah; “siapakah yang turunkan  kitab yang dibawah oleh Musa sebagai penerangan  dan pertunjukan bagi manusia, yang kamu jadikan dia  kertas  yang kamu terangkan sebahagian (daripadanya) dan kamu sembunyikan kebaikan nya, dan diajar kepada kamu apa yang kamu tidak tahu dan tidak bapa-bapa kamu ?” Katakan lah; “Allah lah (yang turunkan)”, kemudian, biarkan mereka bermain-main dalam kesesatan mereka.

92. Dan ini lah kitab yang kami turunkan, yang berbahagia, yang mencucuki (kitab) yang sebelum nya  dan supaya engkau ancam Ummul Qura dan orang-orang disekelilingnya, dan orang yang percaya kepada akhirat itu, percaya kepadanya, dan mereka akan pelihara kan sembahayang mereka.

93. Dan bukan kah tidak ada yang lebih zalim daripada orang yang membuat dusta atas nama Allah, atau ia berkata; “diwahyukan kepada ku”, pada hal tidak ada diwahyukan kepadanya apa pun,  dan (daripada orang) berkata; “aku akan turunkan seperti apa yang Allah turunkan” dan (alangkah hebatnya) tetakala engkau lihat orang-orang zalim itu dalam sakaratul maut, sedang melaikat-melaikat menghulur tangan-tangan mereka (sambil berkata); “keluarkan lah nyawa kamu dihari inilah kamu akan dibalas dengan azab yang pedih dengan sebab apa yang kamu telah katakan atas nama Allah dengan tidak benar,  dan adalah kamu sombong diri (menerima) ayat-ayat nya.

94. Dan sesungguhnya kamu datang kepada kami bersendirian-sendirian, sebagaimana kami jadikan kamu pada pertama kali, dan  kamu telah tinggalkan apa yang kami berikan kepada kamu dibelakang  punggung-punggung kamu, dan kami tidak lihat ada berserta kamu orang-orang yang bisa melepaskan kamu, yang kamu sangka bahwa se nya mereka itu, diantara kamu, sebagai sekutu-sekutu Allah, sesungguhnya telah putus (perhubungan) antara kamu (dengan mereka), dan lenyap lah daripada kamu, apa yang kamu sangka.

95. Sesungguhnya Allah pembelah buah dan biji, ia mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan ia mengeluarkan yang mati dari yang hidup, yang (berkuasa) demikian itu, (ialah) Allah kemanakah kamu akan dipalingkan ?.

96. Pembelah subuh, dan menjadikan malam untuk berdiam, dan mentari dan bulan untuk perhitungan, ini lah ketentuan (dari) yang maha kuasa, yang amat mengetahui.

97. Dan ialah yang telah jadikan bagi kamu beberapa bintang untuk kamu berpedoman dengan dia didalam kegelapan-kegelapan  darat dan laut, sesungguhnya kami telah terangkan tanda-tanda kamu bagi orang-orang yang tahu.

98. Dan ialah yang jadikan kamu daripada diri yang satu, maka ditetapkan dan ditumpangkan. Sesungguhnya kami telah terangkan tanda-tanda kami bagi orang-orang yang (mahu) mengerti.

99. Dan ialah yang turunkan air dari langit, maka kami keluarkan dengan (air) itu tumbuhan-tumbuhan dari tiap-tiap sesuatu, lalu kami keluarkan daripada nya (pohon) yang hijau yang daripadanya kami keluarkan biji-biji bersusun-susun, dan dari kurma (iaitu) dari mayang nya (jadi) tandan yang  mudah dipetik, dan (kami jadikan) kebun-kebun dari anggur dan zaiton dan delima yang bersamaan dan yang tidak bersamaan. Lihat lah kepada buahnya apabila ia berbuah dan (lihat kepada) masaknya, sesungguhnya didalam itu ada tanda-tanda bagi kaum yang (mahu) beriman.

100. Dan mereka jadikan jin itu sekutu-sekutu bagi Allah, pada hal ia dijadikan nya, dan dengan tidak tahu mereka mengada-adakan nya baginya anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan. Maha suci dan maha tinggi Allah dari apa yang mereka sifatkan ! .

Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/404352102940967/doc/454281244614719


101. (ialah) yang menjelmakan langit-langit dan bumi, bagaimana kah bisa ada bagi nya anak, pada hal ia tidak  mempunyai isteri, sedangkan ia menjadikan tiap-tiap sesuatu, dan ia yang mengetahui tiap-tiap sesuatu ?.

102. Yang demikian itu Allah, Tuhan kamu, yang tidak ada Tuhan melainkan dia, yang menjadikan tiap-tiap sesuatu. Oleh kerana itu, sembahlah dia, kerana ia pengurus atas tiap-tiap sesuatu.

103. Pemandangan-pemandangan tidak bisa melihat dia, tetapi ia bisa melihat pemandangan-pemandangan  itu, kerana (adalah)  ia amat halus, amat mengetahui.

104. “Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa keterangan dari Tuhan kamu, lantaran itu, barang siapa melihat, maka (semata-mata) untuk dirinya dan barang siapa buta, maka (semata-mata untuk) kecelakaan atasnya, dan bukan lah aku penjaga atas kamu”.

105. Dan demikianlah kami paling-paling kan ayat-ayat kami, tetapi akhir nya mereka berkata “engkau telah baca”, dan untuk kami menerangkan nya kepada kaum yang (hendak) tahu.

106. Ikutlah apa yang telah diwahyu kan kepada mu dari Tuhan mu, yang tidak ada Tuhan, melainkan dia, dan berpalinglah dari orang-orang musrik.

107. Dan kalau Allah mahu, tentu mereka tidak menyekutukan (dia), dan tidaklah kami jadikan mu penjaga atas mereka, dan bukanlah engkau pengurus atas mereka.

108. Dan janganlah kamu maki (berhala-berhala yang mereka seru selain dari Allah, kerana mereka akan  maki Allah, dengan melewati batas dengan tidak mempunyai pengetahuan.   Demikian lah kami hiaskan bagi tiap-tiap umat amal mereka kemudian, kepada Tuhan merekalah tempat kembali mereka, maka ia akan terangkan kepada mereka apa-apa yang mereka kerjakan. 

109. Dan mereka bersumpah dengan nama Allah sebenar-benar sumpah, (bahawa) jika datang kepada mereka satu ayat, mereka akan beriman kepada nya, (tetapi) katakan lah; “(bahawa) ayat-ayat itu tidak ada melainkan pada sisi Allah:,  dan tidaklah menyadarkan kami, bahawa apabila (ayat-ayat) itu datang, mereka  tidak akan beriman ?

110. Dan kami paling-palingkan hati-hati mereka dan pemandangan-pemandangan mereka, sebagaimana mereka tidak (mahu) beriman kepada nya pada pertama kali, dan kami akan biarkan mereka bingong didalam kesesatan mereka.

Sumber;
[]
http://www.facebook.com/groups/146287578833074/doc/216307461831085

 Juzuk 8

 111. Dan jika kami turunkan atas mereka Melaikat, dan (jika) orang-orang yang mati akan berkata-kata dengan mereka, dan (jika) kumpulkan tiap-tiap sesuatu (keterangan) dihadapan (mereka), nescaya tidak akan  mereka beriman, melainkan jika dikehendaki oleh Allah, tetapi  kebanyakan daripada mereka tidak tahu.

112. Dan demikianlah kami jadikan bagi taip-tiap Nabi itu musuh (dari) syaitan-syaitan  manusia dan jin, yang sebahagian dari mereka mengkhabarkan dusta kepada sebahagian sebagai tipu daya,  pada hal jika Tuhan mu mahu, (tentu) mereka tidak mengerjakan nya. Oleh kerana itu, biarkan lah mereka, dan (biarkan lah) apa yang mereka ada-ada kan.

113. Dan supaya condong kepadanya hati  orang-orang yang tidak percaya kepada akhirat, dan supaya mereka reda kepadanya, dan supaya mereka (terus) kerjakan apa-apa kejelekan yang mereka telah kerjakan.

114. “Apakah patut selain dari Allah aku jadikan hukum, pada hal ialah yang menurunkan kepada  kamu kitab (Quran) dengan terang?” sedangkan mereka yang kami beri kitab itu tahu, bahawa (Quran) itu diturunkan dari Tuhan mu dengan (membawa) kebenaran, oleh kerana itu, jangan lah engkau jadi diri (golongan) orang-orang yang ragu-ragu.

115. Dan telah sempurna kalimah Tuhan mu dengan benar dan adil, tidak ada yang bisa mengubah kalimah-kalimah nya, dan ialah yang mendengar, yang mengetahui.

116. Dan jika engkau ikut kepaaa kebanyakan orang-orang yang ada dibumi,  tentu mereka akan sesatkan  mu dari jalan Allah, kerana mereka tidak menurut melainkan sangkaan, dan mereka itu tidak lain,  melainkan berdusta.

117. Sesungguhnya Tuhan mu, ialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan nya, dan ialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan nya, dan ialah yang lebih mengetahui orang-orang yang terpimpin.

118. Maka makan lah dari apa-apa  (sembelihan) yang disebut nama Allah atasnya, jika (betul) kamu beriman kepada  ayat-ayat nya.

119. Mengapakan kamu tidak makan dari apa yang (disembeleh dengan) disebut nama Allah atasnya, pada hal  ia telah terangkan bagi kamu apa-apa yang ia telah haramkan atas kamu, melainkan barang yang kamu terpaksa kepadanya ? tetapi kebanyakan mereka  menyesatkan (manusia) dengan hawa nafsu mereka dengan tidak (mempunyai) pengetahuan. Sesungguh nya Tuhan mu, ialah yang terlebih mengetahui orang-orang yang melewati batas.

120. Dan tinggalkan lah dusta; yang zahir dan yang batinnya, kerana orang-orang yang mengerjakan dosa, akan dibalas mereka dengan apa yang mereka usahakan.

121. Dan janganlah kamu makan dari apa-apa yang (disembeleh dengan) tidak disebut nama Allah atasnya, kerana sesungguhnya ia  itu satu dosa, dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu membisik kepada pengikut-pengikut mereka, supaya membantah kamu, dan jika kamu menurut mereka, sesungguhnya musriklah kamu.

122. Dan apakah orang yang (tanyanya) mati, lalu kami hidupkan dia dan kami adakan baginya  cahaya yang ia berjalan dengan nya diantara manusia itu, sama seperti orang yang didalam kegelapan-kegelapan, yang tidak bisa kufur daripadanya ? demikian lah  dihiaskan bagi orang-orang kafir itu apa yang mereka telah kerjakan.

123. Dan demikianlah kami jadikan, dalam tiap-tiap desa,  beberapa orang besar yang durhaka supaya mereka menipu dia dalam (dosa-dosa) itu, tetapi mereka tidak menipu dia melainkan diri-diri mereka, pada hal mereka tidak sadar.

124. Dan apabila datang kepada mereka satu ayat, mereka berkata; “kami tidak akan percaya sehingga kami diberi seperti apa yang diberikan kepada utusan-utusan Allah”, tetapi Allah itu lebih mengetahui dimana patutnya ia letakkan risalah nya, akan mengenai orang-orang yang berdosa itu kehinaan pada sisi Allah dan azab yang pedih, lantaran mereka telah menipu dia.

125. Maka barang siapa Allah mahu pimpin dia, ia akan buka kan dadanya buat (menerima agama) Islam, dan barang siapa ia mahu sesatkan dia, ia akan dijadikan dadanya sangat sempit, seolah-olah  ia naik kelangit. Demikian lah Allah jadikan kotoran itu atas orang-orang yang tidak manu beriman.

126.. Dan ini lah jalan Tuhan mu yang lurus, sesungguhnya kami telah terangkan ayat-ayat kami bagi orang-orang yang mahu ingat.

127. Bagi merekalah kampung keselamatan  pada sisi Tuhan mereka, dan ialah penolong mereka dengan sebab (amal) yang mereka telah kerjakan.

128. Dan (ingatlah) hari yang ia  akan hidupkan mereka sekelian, (lalu berkata); “hai golongan Jin ! sesungguhnya kamu telah mendapat banyak (hasil) dari manusia”, berkata pengikut-pengikut mereka dari manusia; “hai Tuhan kami ! Sebahagian dari kami telah bersenang-senang dengan sebahagian, dan kami telah sampai kepada waktu  kami yang engkau telah tentukan untuk kami”,  ia berkata; “neraka lah tempat diam kamu dalam keadaan kekal padanya”, melainkan apa yang Allah kehendaki, kerana sesungguhnya Tuhan mu itu bijaksana, amat mengetahui.

129. Dan demikianlah kami iringkan sebahagian dari orang-orang yang zalim itu dengan sebahagian nya, lantaran (amal) yang mereka telah usahakan.

130. Hai kumpulan Jin dan manusia ! bukankah telah datang kepada kamu beberapa Rasul dari (jenis)  kamu yang menceritakan kepada kamu ayat-ayat kami dan mengancam kamu dengan pertemuan (kiamat) ini ? mereka berkata; “kami telah saksikan (kesalahan) diri-diri kami”, kerana mereka ditipu oleh penghidupan dunia, sedangkan mereka menyaksikan (kesalahan) diri-diri mereka, bahawa sesungguhnya  mereka pernah jadi orang-orang kafir.

131. Yang demikian itu, kerana Tuhan mu tidak mahu membinasakan  negeri-negeri itu dengan anyanya ?,  sedang kan penduduk nya itu lalai.

132. Dan bagi tiap-tiap (seorang) ada beberapa darjat, lantaran (amal) yang mereka telah kerjakan, dan tidaklah Tuhan mu itu lalai dari apa yang mereka kerjakan.

133. Dan Tuhan mu yang kaya, yang mempunyai rahmat, jika ia mahu, nescaya ia akan binasakan kamu, dan ia akan jadikan pengganti, sesudah kamu.  Sesiapa yang ia sukai, sebagaimana ia telah jadikan kamu dari turunan kaum yang lain.

134. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu itu, akan datang, dan tidakl lah dapat kamu terlepas (daripadanya).

135. Katakan lah; “hai kaum ku ! beramallah menurut kekuasaan kamu, sesungguhnya aku (juga) beramal (bagitu), kerana kamu akan lihat, siapa yang mempunyai akibat (yang baik)  diakhirat, sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan berbahagia”.

136. Dan mereka adalah bahagian untuk Allah dari apa yang ia jadikan,  (iaitu sebahagian) dari ladang dan binatang-binatang ternak, sambil berkata; “ini untuk Allah” – menurut sangkaan mereka – “dan ini untuk berhala-berhala kamu”,  tetapi apa yang (mereka untukkan) buat berhala-berhala mereka itu, tidak sampai kepada Allah, sedangkan apa yang (teruntuk) bagi Allah itu, sampai kepada berhala-berhala mereka. Jelek sekali apa yang mereka hukumkan itu.

137. Dan bagitu juga telah dinampakkan baik kepada kebanyakan dari kaum musrikin itu hal membunuh anak-anak mereka, oleh  sekutu-sekutu mereka, kerana hendak menjerumuskan mereka dan kerana hendak membikin agama  mereka jadi ragu-ragu buat mereka, dan kalau Allah mahu, nescaya tidak mereka kerjakan (kelakuan) itu, maka oleh kerana itu, biarkan lah mereka dan (biarkan lah) apa-apa yang mereka ada-adakan itu.

138. Dan mereka berkata; “inilah binatang-binatang ternak dan ladang yang terlarang, yang seorang pun tidak boleh memakan nya, melainkan siapa yang kami kehendaki” – menurut persangkaan mereka dan ada beberapa binatang ternak yang diharamkan (oleh mereka) menunggang nya dan beberapa binatang ternak yang mereka tidak sebut nama Allah (waktu menyembelehnya), kerana berdusta atas (namanya). Ia akan balas mereka tentang apa yang mereka telah ada-adakan.

139. Dan mereka berkata; “apa-apa yang ada dalam perut binatang-binatang ternak ini halal bagi laki-laki dari kami dan haram bagi isteri-isteri kami”, tetapi jika kandungan binatang-binatang itu mati, maka mereka ber bersekutu padanya. Allah akan membalas mereka tentang aturan mereka itu, (kerana) sesungguhnya  Ia itu bijak sana, amat mengetahui.

140. Sesungguh nya rugilah orang-orang yang membunuh anak-anak mereka, kerana kebodohan dengan tidak mempunyai pengetahuan, dan rugilah  (mereka) yang mengharamkan apa yang Allah telah kurniakan kepada mereka itu, kerana berbuat dusta atas nama Allah, sesungguhnya setelah mereka dan tidaklah mereka terpimpin.

141. Dan ialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan tidak berjunjung, dan kurma, dan tumbuh-tumbuhan yang berlainan rasanya, dan zaiton, dan delima, yang bersamaan dan yang tidak bersamaan. “makanlah dari buah nya, apabila ia berbuah dan keluarkan lah haknya, pada hari katamnya, dan janganlah kamu (makan) berlebih-lebihan, kerana sesungguhnya ia tidak suka kepada orang-orang yang  berlebih-lebihan.

142. Dan (ia jadikan) dari binatang-binatang ternak itu, pembawa barang-barang dan buat disembeleh. Makan lah apa-apa yang Allah telah kurniakan kepada kamu, dan jangan lah kamu ikut perjalanan syaitan, kerana sesungguhnya  adalah syaitan itu bagi kamu, musuh yang terang”.

143. “Delapan yang berpasangan, iaitu dari biri-biri dua, dan dari kambing dua”. Tanyalah: “apakah yang Allah haramkan itu, dua jantan nya atau dua betina nya, atau kah yang dikandung oleh dua betina nya ? terangkan lah kepada ku dengan pengetahuan, jika memang kamu orang-orang yang benar”.

144. “Dan dari unta dua, dan dari sapi dua”. Tanyalah; “apakah yang Allah haramkan itu, dua jantan nya atau dua betina nya, atau kah yang dikandung dua betina nya, atau kah kamu jadi saksi tetakala Allah pesan kepada kamu tentang ini ? siapakah yang lebih menganyayai daripada orang yang berdusta atas nama Allah, untuk menyesatkan manusia dengan tidak mempunyai pengetahuan ?”,  sesungguh nya Allah  tidak memberi pertunjuk kepada kaum yang zalim.

145. Katakan lah; “aku tidak dapati (makanan) yang haram, dalam kitab yang diwahyukan kepada ku, bagi orang yang (mahu) memakan nya, melainkan bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi  -- kerana sesungguhnya itu kotor – atau sesuatu yang disembeleh kerana lain dari Allah. Maka barang siapa terpaksa dengan tidak sengaja mahu dan tidak melebihi. Maka sesungguhnya Tuhan mu itu pengampun, penyayang. 

146. Dan atas orang-orang yahudi, kami telah haramkan tiap-tiap (binatang) yang berkuku, dan daripada sapi dan kambing, kami haramkan atas mereka, lemak nya,  melainkan (lemak) yang ada dibelakang nya atau didalam perut atau apa-apa yang bercampur dengan tulang, yang demikian itu, kami balas mereka dengan sebab kejahatan mereka, sesungguhnya kamilah yang benar.

147. Oleh itu, jika mereka mendustakan mu, maka katakan lah; “Tuhan kamu itu ialah yang mempunyai rahmat yang luas, dan seksa nya tidak bisa disingkirkan dari kaum yang berdusta”.

148. Akan berkata orang-orang yang  musrik; “jika dikehendaki Allah, nescaya kami dan bapa-bapa  kami tidak mempersekutukan nya dan tidak kami haramkan apa-apa”.  Bagitu juga orang yang sebelum mereka membikin dusta hingga mereka merasa seksaan kami.  Katakan lah; “adakah kamu mempunyai keterangan yang bisa kamu unjuk kan kepada kami ? tidak kamu turut, melainkan sangkaan, dan tidaklah kamu itu melainkan berdusta”.

149. Katakan lah; “lantaran itu, maka Allah mempunyai alasan yang kuat, iaitu jika ia mahu, tentu ia akan beri pertunjuk kepada kamu sekelian”.

150. Katakan lah; “bawalah saksi-saksi kamu yang menyaksikan bahawa Allah mengharamkan ini”. Oleh itu, jika mereka jadi saksi, maka janganlah engkau jadi  saksi bersama mereka, dan janganlah engkau turut hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami, dan orang-orang yang tidak percaya kepada akhirat, sedang mereka menyekutukan Tuhan mereka.

151. Katakan lah; “marilah ! supaya aku bacakan apa yang Tuhan kamu haramkan atas kamu, (ia itu) bahawa janganlah kamu sekutukan dengan dia sesuatu, dan hendaklah (kamu) berlaku baik kepada ibu bapa, dan jangan lah kamu membunuh anak-anak kamu kerana (takut) kepapaan, (kerana) kami memberi rezeki kepada kamu dan kepada mereka , dan jangan lah kamu hampiri kejahatan,  yang terang daripadanya dan yang teresembunyi, dan jangan lah kamu membunuh jiwa yang Allah haramkan, melainkan  dengan hak. Demikianlah Allah perintah kamu, supaya kamu mengerti”.

152. “Dan janganlah kamu hampiri harta anak yatim, melainkan dengan cara yang baik, sehingga ia sampai umur, dan sempurnakan lah sukatan dan timbangan dengan adil”. Kami tidak memberatkan sesorang, melainkan dengan apa yang bisa ia kerjakan, “dan apabila kamu berkata-kata, hendaklah kamu lurus, walau pun ia itu kerabat (kamu), dan sempurnakan lah janji Allah, demikian lah ia perintah kamu, supaya kamu ingat”.

153. “Dan bahawa sesungguh nya inilah jalan mu yang lurus, oleh kerana itu, turutlah dia, dan jangan lah kamu turut jalan-jalan (lain), kerana (jalan itu) akan pisahkan kamu daripada jalan nya, demikian lah ia perintah kamu, supaya kamu berbakti (kepadanya).

154. Kemudian, kemi telah beri kitab kepada Musa sebagai menyempurnakan (nikmat)  atas orang yang berbuat kebaikan, dan untuk menerangkan tiap-tiap sesuatu, dan sebagai pertunjuk  dan rahmat, supaya mereka percaya kepada pertemuan dengan Tuhan mereka.

155. Dan ini lah sebuah kitab yang kami turunkan dia yang diberi berkat.  Lantaran itu, turutlah dia, dan berbaktilah supaya kamu diberi rahmat.

156. Supaya kamu tidak berkata; “hanya diturunkan kitab (agama) atas dua golongan sebelum kami, dan sesungguhnya kami lalai dari bacaan mereka”.

157. Atau supaya tidak kamu berkata; “sesungguhnya kalau diturunkan atas kami kitab itu, tentu adalah kami lebih terpimpin daripada mereka”. Maka sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan dan pertunjukan rahmat dari Tuhan kamu. Oleh kerana itu, bukankah tidak ada yang lebih menganyanyai daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripada nya ? kami akan balas orang-orang yang berpaling daripada nya ? kami akan balas orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat kami itu dengan azab yang pedih, dengan sebab mereka berpaling.

158. Bukan kah tidak  mereka tunggu-tunggu melainkan kedatangan Melaikat kepada mereka atau kedatangan Tuhan mu atau kedatangan  sebahagian daripada ayat-ayat  Tuhan mu ? pada hari datangnya sebahagian daripada tanda-tanda Tuhan mu itu, tidaklah akan bermanfaat iman seseorang yang tidak beriman lebih dahulu nya atau (tidak) mengerjakan kebaikan pada  iman nya. Katakan lah; “hendaklah kamu tunggu, (kerana)  sesungguhnya kami (juga) menunggu”.

159. Sesungguhnya orang-orang yang membahagiakan agama mereka dan jadi beberapa golongan itu, bukan lah engkau dari (golongan mereka) ditentang apa pun, tidak lain urusan mereka, melainkan kembali kepada Allah, kemudian ia akan terangkan kepada mereka apa yang mereka telah kerjakan.

160. Barang siapa kerjakan kebaikan, maka baginya (ganjaran) sepuluh kali ganda, dan barang siapa kerjakan kejahatan, maka tidak dibalas dia melainkan sebanyak (kejahatan) itu, dan mereka tidak akan dianyanyai.

161. Katakan lah; “sesungguhnya aku dipimpin oleh Tuhan ku kejalan yang lurus, agama yang teguh, agama Ibrahim yang ikhlas, kerana ia bukan daripada orang-orang yang musrik”.

162. Katakan lah; “sesungguhnya sembahayang ku dan ibadat ku dan hidup ku  dan mati ku, adalah kerana Allah, Tuhan bagi sekelian maklhuk”.

163. “Tidak ada sekutu baginya, dan bagitulah aku diperintah, dan adalah aku orang Islam yang pertama”.

164. Katakan lah; “apakah patut selain dari Allah aku akan jadikan Tuhan, pada hal ia itu Tuhan bagi tiap-tiap sesuatu ?  dan tiap-tiap satu diri, tidak mengerjakan (kejahatan), melainkan (balasan nya itu jatuh) atasnya, dan tidak lah seorang penanggung akan menanggung  tangungan seseorang lain. Kemudian, kepada Tuhan kamu lah tempat kembali kamu, lalu ia akan terangkan kepada kamu tentang apa yang kamu perselisihkan”.

165. “Dan ialah yang menjadikan kamu khalifah (d)bumi, dan ia mengangkat darjat-darjat sebahagian dari kamu atas sebahagian, untuk ia menguji kamu tentang apa yang ia telah datangkan kepada kamu. Sesungguh nya Tuhan mu itu lekas seksaan nya, tetapi tetapi sesungguhnya ia itu pengampun, penyayang.

 

Comments