News & Article‎ > ‎

Unemployment Claims AS Jatuh, Euro Mendapat Tekanan

posted Jun 11, 2016, 5:17 AM by Rizki Maulana   [ updated Jun 11, 2016, 5:24 AM ]

9 Jun 2016 21:10    By: Kukuh Raharjo    

Sektor tenaga kerja terus bergerak positif di Amerika Serikat dengan tren makin turun. Di seberang benua, Euro yang selama beberapa hari ini mencoba bangkit, masih mengalami hambatan menembus level psikologis. Sentimen yang lebih kuat agaknya masih diperlukan.

Unemployment Claims AS

 

Kekuatan Tambahan

Aura positif sebagai pendukung kebijakan The Fed terlihat lewat survei sektor tenaga kerja. Jumlah pemohon tunjangan pengangguran terlihat terus berkurang sebulan ini. Ada rencana dari para pemangku kebijakan moneter untuk segera menyuntik pasar dengan kebijakan perubahan suku bunga acuan di minggu-minggu mendatang ini jika sektor-sektor kunci menunjukkan prestasi ciamik. Rumor yang sudah tercium semenjak awal tahun ini salah satunya didasari oleh performa sektor tenaga kerja.

Selama ini level psikologis tiga ratus ribuan menjadi acuan tingkat kesehatan sektor tenaga kerja di AS. Hasil yang tertera malam ini menjadi yang ketiga kali sejak rentang sebulan ini, bergerak makin menurun. Bahkan jauh sebelum awal tahun ini tren nya sudah tercium secara beruntun tetap berada di bawah pagu psikologis tersebut.

Minggu ini para ekonom memperkirakan jumlah para pemohon jaminan pengangguran akan kembali tembus ke level 270 ribuan setelah minggu kemarin sempat menorehkan hasil 268 ribuan. Pada kenyataannya, Unemployment Claims justru turun ke 264k

 

Euro Menyimpan Tenaga

Bagi investor Euro, titik 1.1400 seperti menjadi tempat untuk beristirahat sejenak setelah selama beberapa bulan ini terus menerus rally. Memang sempat terjadi percobaan untuk menerobos kembali batas tersebut, namun gairah keseluruhan investor belum terlihat harmonis. Sebagian terlihat masih menunggu atau bahkan berpaling dan turut mendukung Dolar AS.

Koreksi terhadap rally mata uang tunggal Eropa kembali terjadi dengan dukungan sentimen fundamental sektor tenaga kerja AS yang terus menerus membaik. Walaupun pada pembukaan pasar 1.1390 an menjadi batu pijakan bagi Euro untuk mencoba menerobos area 1.1400, namun tak butuh waktu lama bagi Greenback untuk kembali membalas perlawanan itu. Memasuki pasar Eropa dibuka, Greenback makin garang menekan Euro. Hingga di akhir survei tenaga kerja AS, Euro masih terlihat merosot di kisaran 1.1320 an.

Sumber Artikel : www.seputarforex.com