News & Article‎ > ‎

Para Hedge Funds Masih Bearish Terhadap Pound Pasca Brexit

posted Aug 15, 2016, 4:35 AM by Rizki Maulana   [ updated Aug 15, 2016, 4:35 AM ]

15 Aug 2016 17:25   

Indeks sentimen mingguan berupa buletin yang dirilis pada hari Senin (15/Agustus) sore ini oleh para hedge funds mengungkapkan bahwa para spekulator masih bearish terhadap Pounds Sterling Inggris pekan lalu, karena mereka masih menunggu adanya stimulus moneter dari Bank Sentral Inggris (BoE).

poundsterling

Menurut laporan tersebut, 38.2 persen investor memasang posisi long terhadap GBP/USD pada pekan yang berakhir pada tanggal 29 Juli, meningkat dari posisi 33.9 persen pada pekan sebelumnya.

Bank Sentral Inggris (BoE) telah memotong suku bunganya ke level rendah dan meluncurkan tambahan pelonggaran moneter baru di awal bulan ini demi menopang ekonomi Inggris dari dampak buruk Brexit.

Aktivitas ekonomi Inggris diperkirakan akan melambat tajam di tengah tahun kedua tahun ini sehubungan dengan ketidakpastian yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan di Inggris terkait keluarnya negara tersebut dari keanggotaan Uni Eropa. Para pembuat kebijakan pun tampak terdesak untuk segera menambahkan stimulus.

Sementara itu, para investor menahan posisi 28.8 persen pada pair EUR/USD pada pekan lalu, menurun dibandingkan dengan persentase sebelumnya di angka 30.8 persen.

Terhadap mata uang-mata uang safe haven, 41.4 persen partisipan pasar menahan posisi long dalam USD/JPY, sedikit berubah dari 41.2 persen dalam minggu sebelumnya. Sementara itu, 50.0 persen investor mengambil long pada pair USD/CHF, naik dari 43.5 persen.


Kondisi Dolar Komoditas

Dalam ranah Dolar Komoditas, 46.9 persen memasang long dalam USD/CAD, naik dari posisi 41.3 persen sepekan sebelumnya. Posisi long pada pair AUD/USD tercatat pada prosentase 45.0 persen dibandingkan dengan 43.5 persen pekan lalu. NZD/USDsedikit terperosok dari level 37.1 persen dibandingkan dengan satu pekan sebelumnya. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa ada 57.5 persen yang memegang posisi long di emas futures.

Angka di antara 50% - 70% merupakan sentimen yang bullish untuk suatu pair mata uang. Sedangkan angka di rentang 30% dan 50% dikategorikan sebagai sentimen bearish. Sementara itu, apabila melebihi 70 persen, maka kondisi tersebut adalah overbought, sebaliknya jika di bawah 30 persen adalah kondisi oversold.

Sumber Artikel : www.seputarforex.com