News & Article‎ > ‎

GBP/USD: Tergelincir Setelah Rilis Manufacturing Production Inggris

posted Apr 10, 2016, 11:58 AM by Rizki Maulana   [ updated Apr 10, 2016, 12:00 PM ]

8 Apr 2016 16:58    By: Utari    view: 50

Hari Jumat (08/04) sore ini, Poundsterling memangkas kenaikannya terhadap Dolar AS setelah rilis data produksi manufaktur (Manufacturing Production) Inggris, meskipun sentimen dari Dolar AS sendiri tengah melemah sehubungan dengan langkah hati-hati the Fed untuk menaikkan suku bunga. Sentimen dolar melemah karena the Fed yang dinilai dovish.

poundsterling
GBP/USD turun dari sebelumnya di level 1.4140, menjadi 1.4094 selama perdagangan sesi Eropa. Badan Statistik Inggris (ONS) melaporkan sore ini bahwa manufacturing production turun sebesar 1.1 persen pada bulan Februari, lebih banyak bila dibandingkan dengan prediksi yang memperkirakan hanya ada penurunan sebesar 0.2 persen. Penurunan tajam pada Manufacturing Production Inggris Bulan Februari mengurangi optimisme outlook ekonomi negara tersebut.

Padahal, Manufacturing Production sempat mengalami kenaikan sebesar 0.5 persen pada bulan Januari, yang jumlahnya direvisi dari estimasi sebelumnya sebesar 0.7 persen. Sedangkan untuk bulan Februari, manufacturing production Inggris YoY juga turun sebesar 1.8 persen, di luar perkiraan yang hanya turun 0.7 persen.

Sementara itu, industrial production turun sebesar 0.3 persen pada bulan Februari apabila dibandingkan dengan perkiraan untuk adanya kenaikan sebesar 0.1 persen dan industrial production yoy turun 0.5 persen pada bulan Februari, di atas perkiraan yang hanya turun 0.2 persen, setelah kenaikan 0.1 persen pada bulan Januari. Sebagai reaksi terhadap rilis laporan data ini, Poundsterling terpantau melemah. Namun, sterling masih lebih tinggi daripada euro denganEUR/GBP yang turun sebesar 0.27 persen menjadi 1.1374.

Sumber Artikel : www.seputarforex.com