News & Article‎ > ‎

Dolar AS Tersokong Data ADP, Proyeksi Angka NFP AS

posted Aug 3, 2016, 11:55 PM by Rizki Maulana   [ updated Aug 7, 2016, 5:41 AM ]

4 Aug 2016 10:29   

Dolar AS mulai berdiri tegak di awal sesi perdagangan Asia Kamis (04/Agustus) pagi ini dilatarbelakangi oleh menguatnya data ADP AS yang lebih tinggi daripada ekspektasi. Sementara itu, Poundsterling masih dalam kondisi ranging yang ketat menjelang kebijakan moneter Bank Sentral Inggris (BoE) yang diperkirakan akan memotong suku bunganya petang nanti.

dolar_as

Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap mata uang-mata uang mayor, terpantau flat di angka 95.553 tertahan di atas level rendah enam minggu yang tersentuh di awal pekan ini. Dolar AS sempat sedikit menguat terhadap yen pada posisi 101.30, namun tergelincir sedikit ke posisi 101.293 saat berita ini ditulis. Di sisi lain, Euro stabil di angka 1.1150.


Prediksi Angka NFP AS Juli 2016

Data ADP AS pada hari Rabu kemarin menunjukkan bahwa perusahaan swasta menambah 179,000 lapangan kerja pada bulan Juli, di atas ekspektasi para ekonom yang memperkirakan tambahan sejumlah 170,000. Di samping itu, ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan jumlah NonFarmPayroll AS akan naik sebanyak 180,000 pada bulan Juli, sedangkan tingkat pengangguran negara tersebut akan turun 4.8 persen dari 4.9 persen pada bulan Juni. Laporan NFP AS resmi untuk bulan Juli akan dirilis pada hari Jumat pukul 19:30 WIB.

Kendati ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed masih digaungkan oleh sejumlah pejabat penting bank sentral tersebut, namun pasar masih menganggapnya relatif rendah. Federal funds futures kemarin menyurvei para trader dan melihat kemungkinan kenaikan suku bunga AS untuk bulan Desember naik dari 38 persen menjadi 42.7 persen, demikian menurut data program CME Group's FedWatch yang dilansir oleh Reuters.

Analis mengatakan, laporan NFP yang lebih baik dari ekspektasi akan membuat Dolar AS menguat terhadap Yen Jepang, karena pada dasarnya penguatan Yen rapuh karena kebijakan moneter BoJ dinilai mengecewakan dan kurang agresif. Dolar sudah melemah 0.7 persen terhadap Yen Jepang minggu ini.

Di sisi lain, GBP/USD stabil diangka 1.3325, sehubungan dengan para trader yang menunggu kebijakan BoE. Menurut Marshall Gittler, Kepala Investasi dari FXPrimus, pasar sedang mengharapkan pemotongan suku bunga Inggris tanpa perubahan dalam program pembelian aset. Hal inilah yang membuat GBP akan cenderung melemah, katanya dikutip oleh Reuters.

Sumber Artikel : www.seputarforex.com