ATURAN & PERATURAN HKBP 2002 (AP HKBP 2002) : INDIVIDUAL CHARACTER


Mungkin ada hikmahnya tidak bisa bepergian keluar rumah minggu-minggu passion ini. Pada waktu yang lalu karena kecelakaan ini, saya harus bertahan di rumah dan membiasakan diri dengan im3, yang kabarnya super murah. Saya coba dengan pc suite nok 3230, dan ternyata berhasil dengan baik. Informasi operator, biaya internetan Rp. 1/kB.
Daripada bengong membayangkan saya yang seharusnya ada di mimbar, karena ada punguan na hohom sekaligus mendatang pesta kebangkitan Kristus. Tapi daripada batu sandungan lebih baik menjadi batu penjuru.
Disini kawan kawin yang mau liat dan membaca Aturan Dan Peraturan HKBP Tahun 2002 (AP HKBP 2002) dapat membacanya. AP itu sendiri kabarnya dirancang ephorus HKBP sekarang dr bonar napitupulu, waktu beliau belum menjabat sebagai ompu i.
Saya teringat sebuah sessi Seminar Kepemimpinan II yang diselenggarakan Dept. Diakonia HKBP dengan Komunitas HKBP Melayani juli 2007 lalu. Seorang “awam” gereja, yang muda, energik tetapi GM pula di Telkomsel bilang kalau Aturan Peraturan HKBP itu seharusnya tidak hanya menjadi “milik” para pelayan (mungkin maksudnya para pendeta, guru huria atau biv dll.). Tapi ia harus dimiliki oleh setiap orang HKBP, warga dan pemerhatinya. Itu menunjukkan sikap HKBP yang terbuka, dialogis dan selalu mencari pelayanan yang bermutu. Benar apa yang dikatakannya, Aturan dan Peraturan HKBP itu harus merasuk menjadi Individual Character dalam hidup seorang HKBP. Saya kira pendapat dia menunjukkan bahwa dia memang bukan awam, tetapi peduli dan mungkin lebih sintua daripada sintua atau pendeta pula…
AP HKBP 2002 dikeluarkan Kantor Pusat HKBP di Pearaja Tarutung, Sumatera Utara. Efektif pada 1 Januari 2004 yang lalu disertai dengan pembahasan Juklak dan implementasi yang tidak dapat dikatakan mudah.


21 Maret 2008;3.35pm