5407days since
Sejak Berdiri

input‎ > ‎info wisma susun‎ > ‎

SIPPT

http://perijinanjakarta.com/products/19/0/SIPPT/

PENTINGNYA SIPPT (Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah)


Pengurusan SIPPT terkait dengan dokumen2 lain yang harus diurus terlebih dahulu, seperti SP3L ,  KRK, dan rekomendasi BPN... sehingga memerlukan proses yang panjang yang dimulai dari pengurusan di Suku Dinas  sampai ke Dinas Tata Kota DKI Jakarta.

Sebuah apartemen/hotel/superblok/kawasan perumahan dengan luas tanah lebih dari 5000 m2, maka dalam lahan tsb harus mempunyai SIPPT, karena SIPPT ini merupakan satu rangkaian dalam IMB.  Apabila Anda sebagai konsumen yang hendak membeli property maka Anda berhak menanyakan keabsahan legal SIPPT dari rumah / apartemen yang Anda beli, apabila tidak mempunyai SIPPT maka dapat dipastikan bahwa rumah tsb tidak ber-IMB, maka berarti secara legal hukum property tsb dibangun tanpa izin, cepat atau lambat pasti akan dibongkar.



 .

PENGURUSAN  SIPPT (Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah)

SIPPT diproses oleh Dinas Tata Ruang melalui mekanisme Rapat Pimpinan (RAPIM) yang dipimpin langsung oleh gubernur.  Syarat-syarat dalam SIPPT akan dikaji oleh TPUT (Tim Penasehat Urusan Tanah) untuk dimasukkan dan dibahas dalam agenda Rapim. 
Berikut ini adalah Kelengkapan berkas dokumen untuk pengurusan SIPPT  :


1. Form 
    - form SIPPT
    - surat permohonan SIPPT

2. Data Owner
    - copy akte pendirian perusahaan
    - copy KTP direktur
    - copy bukti kepemilikan tanah + pbb + bukti lunas PBB
    - surat pernyataan dari notaris tentang SIPPT

3. Data Konsultan
    - proposal rancang bangun, dilengkapi peta lokasi dan foto lokasi

4. Data Perijinan
    - KRK untuk TPUT
    - Copy SP3L
    - rekomendasi BPN

Keputusan dalam RAPIM tersebut akan menentukan apakah lahan tsb berhak mendapatkan SIPPT atau tidak.  Setelah dibahas dan diputuskan dalam RAPIM, maka penerbitan SIPPT memerlukan proses yang panjang meliputi gambar peta SIPPT dan proses verbal SIPPT yang akhirnya nnti disyahkan para pejabat di balaikota dan di ttd oleh Gubernur DKI Jakarta.

 .

PROPOSAL  SIPPT


Seperti pada proses SP3L , dalam proses SIPPT memerlukan sebuah proposal design perencanaan yang dapat menjelaskan penggunaan lahan tsb.

Proposal SIPPT tsb harus dapat menjelaskan lokasi, kondisi eksisting, perencanaan bangunan (perspektif bangunan) dan intensitasnya (batasan dan rencana). Proposal ini menjadi penting karena menjadi pertimbangan gubernur dalam membayangkan kondisi ke depan dari lahan yang dikuasai.  Perspektif kawasan sangat membantu dalam memberi gambaran rapim SIPPT, akan seperti apakah perumahan/Hotel/Superblok/Apartemen/dll ketika dibangun pada lahan tsb.  Biasanya nanti Bp. Gubernur akan meminta dokumen tambahan untuk mendukung terbitnya SIPPT tsb, misalnya perlunya Kajian Lalu Lintas, Kajian Tata Air (apabila terdapat sungai yang harus dipindah/digeser), dll.

Apakah owner punya SDM yang dapat menyajikan proposal SIPPT tsb ???  Kami dari PerizinanJakarta siap membantu....

Comments