Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) termasuk dalam suku Zingiberaceae dan banyak ditemukan di daerah tropis. Tanaman ini berasal dari Pulau Jawa dan tersebar di Asia Tenggara serta beberapa negara di Asia Timur dan Eropa. Temulawak tumbuh baik pada tanah gembur dan dapat ditemukan hingga ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Temulawak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional karena mengandung banyak metabolit sekunder yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan utama temulawak adalah pati yang mengandung kurkuminoid, yang membantu proses metabolisme dan fisiologis organ tubuh. Selain itu, temulawak mengandung minyak atsiri seperti limonina yang memberikan aroma harum, dan flavonoid yang berkhasiat menyembuhkan radang. Secara tradisional, temulawak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti gangguan pencernaan, sakit kuning, keputihan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan secara umum.
Source: