ANTUSIAS KEGIATAN VAKSIN COVID-19 DI IAIN METRO
ANTUSIAS KEGIATAN VAKSIN COVID-19 DI IAIN METRO
Metro, metrouniv.ac.id – Bertempat di gedung GSG IAIN Metro pada hari ini (Selasa-12/04/2022) sivitas akademikak IAIN Metro mengikuti kegiatan vaksin Covid-19 yang digelar oleh Polres Metro bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai tim vaksinator.
Pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 pada hari pertama kegiatan yang dijadwalkan selama 2 hari ini dipantau langsung oleh Rektor IAIN yang diwakilkan kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Mahrus As’ad, M.Ag., dan dari pihak Kepolisian ditinjau oleh Kapolsek Metro Timur AKP JTH Sitompul, S.H., M.H. yang didampingi oleh Kanit Intel Aiptu IBR Adnyana, dan Kanit Samapta Ipda Faizal E. serta beberapa anggota polsek Metro Timur.
Pada persiapan pelaksnaaan pemantauan lokasi juga dilakukan oleh tim Polres Kota Metro Ipda Hj. Warjo, S.Sos selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Metro.
Pemberian vaksin Covid-19 jenis Astra Zeneca dosis 1 dan dosisi 2 kepada para sivitas akademika IAIN Metro dilakukan oleh tim Polsek Metro Timur pada bagian pendaftaran Aipda Iwan Setiawan, S.H. dan Aipda Evodius serta Aipda Edi Hartono, sedangkan untuk tim vaksinator dari Rumah Sakit Anugerah Medical Center (AMC) Kota Metro yang dipimpin oleh dr. Gusti Ayu sebagai ketua tim.
Sejak berita ini diturunkan pemberian vaksin Covid-19 sudah mencapai 80 peserta yang telah menerima vaksin, dan sebagai besar adalah vaksin jenis boster.
Mahrus As’ad menyampaikan bahwa kegiatan pemberian vaksinyang dilakukan adalah hasil kerjasmaa IAIN Metro dengan Polres Metro.
“Kegiatan pemberian vaksin yang dilakukan untuk keluarga besar IAIN Metro ini adalah sebagai bentuk sinergi antara Polres Metro dalam hal ini Polsek Metro Timur dengan IAIN Metro. Pemberian vaksin selain untuk keluarga IAIN Metro juga diperuntukan bagi warga dilingkungan kampus IAIN Metro”.
“Ucapan terimakasih kepada Polres Kota Metro dan Dinas Kesehatan Kota Metro dalam hal ini Rumah Sakit AMC yang telah memberikan vaksin kepada sivitas akademika IAIN Metro. Semoga dengan telah dilakukannnya vaksin boster terutama pembelajaran dan aktivitas di IAIN Metro akan kembali berjalan nomal baik dalam kegiatan pelayanan administrasi maupun kegiatan perkuliahan dan lainnya”.
Harap Wakil Rektor
“Kegiatan vaksin akan dijadwalkan selama 2 hari yairu pada hari ini dan besok, jadi yang belum sempat mengikuti vaksin pada hari ini bias ikut pada hari rabu besok”. Pungkas Mahrus. (ss_humas)
Artikel ini telah tayang di Metrouniv.ac.id dengan judul Antusias Kegiatan Vaksin Covid 19 di IAIN Metro | IAIN Metro Lampung
Source: https://www.metrouniv.ac.id/news/antusias-kegiatan-vaksin-covid-19-di-iain-metro/
MEMPERTIMBANGKAN PEMBELAJARAN DARING PASCA PANDEMI COVID-19
Dr. Mukhtar Hadi, M.Si. (Direktur Pascasarjana IAIN Metro)
Pembelajaran Semester Ganjiil tahun akademik 2022/2023 baru saja dimulai. Perkuliahan perdana dimulai pada awal bulan September 2022. Perkuliahan tahun akademik 2022/2023 adalah kembalinya model pembelajaran klasikal secara luring (luar jaringan) setelah hampir dua tahun atau empat semester dilakukan secara daring (dalam jaringan) sebagai dampak dari penyebaran wabah virus Covid-19.
Keputusan sistem pembelajaran ini didasarkan kepada keputusan bersama empat Menteri, yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Nomor 01/KB/2022, Nomor 408 tahun 2022, Nomor HK.01.08/MENKES/1140/2022, dan Nomor 420-1026 tahun 2022 tentang Panduan Penyekenggaraan Pembelajaran di Masa Pendemi Covid-19.
Dalam keputusan bersama empat menteri sebagaimana di atas telah diatur bahwa penyelengaraan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dilaksanakan berdasarkan level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat dan capaian vaksinasi pendidikan, tenaga kependidikan serta warga masyarakat lansia. PTM bisa dilaksanakan dengan 100 % setiap hari dengan jam pembelajaran sesuai kurikulum, jika satuan pendidikan berada dalam level PPKM 1 dan 2 dengan capaian vaksinasi pendidikan dan tenaga kependidikan di atas 80% dan lanjut usia (lansia) di atas 60%. Atas dasar ini, pembelajaran tatap muka 100% dimulai pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023.
Kembalinya pembelajaran tatap muka dalam dunia pendidikan, tentu patut untuk disyukuri karena seperti penilaian banyak pakar sistem pembelajaran secara daring selama ini tetap tidak bisa menggantikan sistem pembelajaran luring. Beberapa pihak ada yang mengatakan hilangnya satu generasi karena kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu. Istilah “lulusan corona” digunakan sebagai penanda lulusan yang lahir di masa pandemi covid-19 pada rentang waktu antara 2020-2021.
Dimulainya kembali pembelajaran tatap muka tidak serta merta ditandai dengan kesiapan para penyelenggara pendidikan. Pada tingkat pendidikan dasar dan menengah proses adaptasi dari daring ke luring berproses lebih cepat, karena selama ini jenjang ini yang paling merasakan dampak ketidakefektifan pembelajaran daring. Sehingga ketika ada keharusan luring mereka cepat sekali beradaptasi kembali.
Namun pada tingkat pendidikan tinggi, kembalinya pembelajaran tatap muka diwarnai dengan banyak kegagapan-kegagapan baru dari soal sarana-prasarana yang harus disiapkan kembali serta persoalan perubahan model pembelajaran daring yang hampir dua tahun ini dianggap sudah “nyaman”, namun harus kembali ke sistem pembelajaran tatap muka luring.
Butuh kesiapan waktu dan mental bagi dosen dan mahasiswa untuk kembali ke model pembelajaran tatap muka.
Hasil survai sederhana yang dilaksanakan program pasca sarjana IAIN Metro terhadap 21 mahasiswa Magister Ekonomi Syariah IAIN Metro mengenai model pembelajaran yang diinginkan pasca pandemi covid-19 menunjukkan data, 16 mahasiswa atau 76,2% menginginkan pembelajaran tetap daring (online), sementara 5 mahasiswa atau 23,8% menginginkan pembelajaran dilaksanakan secara luring. Dari 16 mahasiswa yang menginginkan pembelajaran dilaksanakan secara daring itu memang sebagian besar sudah bekerja dan 5 mahasiswa yang menginginkan pembelajaran luring adalah mereka yang fresh graduate, baru saja lulus dan belum bekerja.
Potret survai di atas mungkin bisa menggambarkan model pembelajaran yang diinginkan mahasiswa program magister. Bagi mahasiswa sarjana tentu saja potret di atas tidak bisa digunakan. Belum diketahui, bagaimana pandangan mahasiswa program sarjana (S1), tentang pemberlakuan pembelajaran tatap muka 100%, perlu survai yang sama untuk menyasar mahasiswa pada program sarjana. Pengelola program sarjana mungkin perlu menindaklanjutinya dengan survai yang serupa yang sekarang bisa dilakukan lebih mudah dengan perangkat sosial media.
Lebih dari itu semua, penulis berpendapat bahwa pembelajaran daring yang sudah berjalan di masa pandemi covid-19 masih perlu dilakukan atau jika tidak seratus persen bisa dilakukan variasi blended learning atau hybrid learning. Blended learning adalah model pembelajaran yang dilakukan dengan pola campuran antara daring dan luring dengan proporsi tertentu, misalnya sebagian pembelajaran dilakukan secara daring dan sebagian sisanya dilakukan secara luring. Proposinya bisa ditentukan, 60% daring dan 40% luring, atau bisa 70% daring dan 30% luring.
Penentuan proporsi ini bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan pertimbangan kondisi yang ada.
Pembelajaran hybrid learning adalah pembelajaran yang dilakukan dengan perpaduan daring dan luring dalam setiap pembelajaran. Prakteknya adalah memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk ikut perkuliahan secara daring atau luring. Pelaksanaan hybrid learning ini dilakukan dengan sistem perkuliahan dimana dosen mengajar di kelas dengan mahasiswa yang ikut luring sementara mahasiswa yang tidak bisa luring pada saat yang sama hadir diperkuliahan secara daring. Berbeda dengan blended learning, pelaksanaan hybrid learning membutuhkan sarana teknologi informasi yang lebih lengkap di kelas, misalnya jaringan internet yang kuat di setiap kelas dan peralatan teknologi pendukung seperti webcam yang memadai.
Ada tiga alasan mengapa pelaksanaan pembelajaran daring yang semasa pandemi sudah berjalan perlu tetap dipertahankan atau setidaknya bisa menjadi salah satu pilihan pembelajaran.
Pertama, hampir sebagian besar perguruan tinggi selama pandemi karena tuntutan pembelajaran daring sudah mengembangkan aplikasi pembelajaran daring. Dalam pelaksanaanya sudah mengalami penyempurnaan-penyempurnaan. Aplikasi pembalajaran daring ini akan tetap bisa digunakan dan dikembangkan jika kebijakan pembelajaran daring masih diberlakukan. Jika tidak ada kebijakan ini maka aplikasi pembelajaran daring yang sudah ada bisa terbengkalai dan akhirnya dilupakan. Padahal aplikasi itu dibuat dengan curahan pemikiran para ahli IT dan menggunakan biaya yang tidak sedikit. Dalam kasus ini misalnya, IAIN Metro sudah mengembangkan aplikasi Learning Management System (LMS). Aplikasi ini akan hilang dan terlupakan karena semua pembelajaran sudah dilaksanakan secara luring.
Kedua, tuntutan akan pelayanan pendidikan dengan berbasis teknologi informasi tidak akan pernah surut namun akan terus tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembagan teknologi informasi. Tuntutan akan fleksibilitas pembelajaran oleh masyarakat yang salah satunya pembelajaran daring akan terus massif dan hal ini perlu diberikan respon. Beberapa pergurun tinggi di luar negeri sekarang bahkan sudah menawarkan pembelajaran daring. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadim Makarim, bahkan dipertengahan maraknya pandemi lalu menyatakan bahwa kemungkinan besar setelah pandemi pembelajaran dengan teknologi informasi masih akan terus berlaku meskipun pandemi telah berakhir.
Ketiga, penerapan pembelajaran daring akan mengurangi beban perguruan tinggi terutama kepada penyediaan sarana prasarana pembelajaran di kelas. Selama ini banyak dosen yang mengeluh soal sarana pembelajaran di kelas yang tidak memadai, dari soal kelas yang panas dan tidak nyaman karena tidak adanya penyejuk ruangan, LCD yang rusak dan tidak berfungsi, dan sarana lainnya yang tidak layak. Pihak pimpinan beralasan keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan itu. Pasca pandemi ini bahkan banyak sarana kelas yang rusak dan belum sempat diperbaiki. Pilihan sistem pembelajaran daring setidaknya akan mengurangi beban pemeliharaan dan penyediaan sarana dan prasarana yang harus ditanggung perguruan tinggi.
Terlepas dari beberapa kelemahan pembelajaran daring yang tentu saja masih bisa diperbaiki dan disempurnakan terus, maka pembelajaran daring perlu dipertimbangkan untuk diberlakukan atau setidaknya bisa menjadi pilihan mahasiswa untuk belajar daring atau luring. Yang lebih penting lagi jika ini mau diterapkan dibutuhkan regulasi yang memayungi sehingga ketika perguruan tinggi menerapkannya tidak akan menjadi persoalan di kemudian hari. Pemikiran ini perlu menjadi pertimbangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Aagama sebagai kementerian mengurusi bidang pendidikan. (mh.21.09.22).
Artikel ini telah tayang di Metrouniv.ac.id dengan judul MEMPERTIMBANGKAN PEMBELAJARAN DARING PASCA PANDEMI COVID-19 | IAIN Metro Lampung
Source: https://www.metrouniv.ac.id/artikel/mempertimbangkan-pembelajaran-daring-pasca-pandemi-covid-19/
Sivitas Akademika IAIN Metro Vaksin Covid 19 Dosis 2
Metro, metrouniv.ac.id – Sivitas akademika IAIN Metro kembali lakukan vaksin Covid-19 dosis 2. Kegiatan tersebut dilakukan di RSUD A Yani Kota Metro pada Kamis 30 September 2021 dan Jum’at 01 Oktober 2021 di RSUD Jend. Ahmad Yani Kota Metro.
Pada hari sebelumnya tanggal 28 September 2021 beberapa sivitas akademika IAIN Metro juga telah melakukan vaksin dosis 2 di Kodim Kota Metro.
Pelaksanaan vaksin Covid-19 Dosis 2 ini merupakan jadwal yang telah ditetepkan oleh tim tenaga kesehatan baik dari RSUD Jend. A. Yani Kota Metro maupun dari Kodim Kota Metro. Seluruhnya dijadwalkan 28 hari setelah vaksin Covid-19 dosis1.
Rektor IAIN Metro Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA. berharap dengan dilakukan vaksin Covid-19 dosis 2 herd immunity sivitas akademika terus semakin kuat.
“setelah dilakukan vaksin Covid-19 dosis 2 semoga herd immunity sivitas akademika terus semakin kuat, sehingga akan memberikan kekuatan pada sivitas akademika untuk pelaksanaan perkuliahan tatap muka.”.
“Meskipun telah diberikan vaksin Covid-19 dosis 2 harus tetap patuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker dimanapun berada dan tetap jaga jarak serta rajin lakukan cuci tangan sehingga kita semua dapat terlindungi. Jangan mentang-mentang telah dilakukan pemberian vaksin Covid-19 dosis 2 menganggap dirinya telah kebal, jangan abai dan harus tetap lakukan serta terapakan prokes dimanpun berada”. Imbuh Nurjanah. (ss_humas)
Artikel ini telah tayang di Metrouniv.ac.id dengan judul Sivitas Akademika IAIN Metro Vaksin Covid 19 Dosis 2 | IAIN Metro Lampung
Source: https://www.metrouniv.ac.id/news/sivitas-akademika-iain-metro-vaksin-covid-19-dosis-2/
Perkuat Herd immunity, Sivitas Akademika IAIN Metro Ikut Vaksin Covid 19 Upaya Perkuliahan Tatap Muka
Metro, metrouniv.ac.id – Bertempat di gedung VIP Nuwo Wawai lantai I Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jendral Ahmad Yani Kota Metro, hari ini (Kamis-02/09/2021), sivitas akademika IAIN Metro ikuti vaksinasi Covid 19.
Pelaksanaan pemberian vaksin Covid 19 kepada sivitas akademika IAIN Metro dari Pemerintah Daerah Kota Metro melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Kesehatan Kota Metro sebanyak 155 dosis untuk vaksin Covid 19 level I. Pemberian vaksin Covid 19 oleh tim medis RSUD Jend. A. Yani Kota Metro tersebut akan dilaksanakan selama 2 hari, dimana 100 dosis dilakukan pada hari Kamis dan 55 dosis pada hari Jum’at.
Dimulai dari pukul 07.30 seluruh tim medis RSUD Jend. A Yani Metro telah melakukan pendataan ulang, pemeriksaan kondisi dan pemberian vaksin Covid 19 kepada peserta yang memenuhi persyaratan untuk diberikan vaksin. Sebanyak 100 dosis vaksin telah disuntikan kepada seluruh peserta dari IAIN Metro yang diselesaikan denga diakhiri pemberian kartu bukti vaksin.
Sebagain peserta vaskin Covid 19 IAIN Metro yang dilaksanakan di RSUD Jend. A Yani Metro berkesempatan menyaksikan video conference Bapak Presiden Republik Indonesia yang juga ditayangkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden. Pada kesempatan tersebut disampaikan secara langsung oleh dr. Fitri Agustina selaku plt. direktur RSUD Jend. A. Yani Kota Metro kepada Bapak Presiden bahwa Pemberian vaksinasi kepada 100 orang dari IAIN Metro oleh tim vaksinator RSUD Jend. A. Yani Metro.
Ditemui diruang kerjanya dr. Fitri Agustina selaku plt. direktur RSUD Jend. A. Yani Kota Metro menyampikan bahwa vaksinasi akan diberikan kepada IAIN Metro untuk 155 orang yang dibagi selama 2 hari.
“Hari ini akan dilaksanakan vaksin untuk 100 orang untuk vaksin pertama dan besok akan dilakukan sejumlah 55 orang untuk IAIN Metro. Jenis vaksin yang akan diberikan adalah vaksin Sinovac, selanjutnya dosis kedua akan diberikan 28 hari setelah dosis pertama yang akan diberikan pada tanggal 30 September 2021 dan 01 Oktober 2021 mendatang”.
dr. Fitri Agustina juga berharap dengan diberikannnya vaksin akan terlindung dari covid.
“Harapannya dengan diberikan vaksin kepada keluarga IAIN Metro semoga terlindung dari covid 19. Vaksin yang diberikan insyaallah aman”. Tambah direktur RSUD tersebut.
Antusias dari sivitas akademika IAIN Metro juga terlihat dari peserta yang dating sebalum jatah waktu yang diberikan berakhir. Bahkan sejak pukul 09.30 seluruh kuota yang ditetapkan sebanyak 100 dosis telah terinjek kepada 100 orang sivitas akademika IAIN Metro. Tanggapan dari beberapa peserta vaksin yang merupakan sivitas akademika IAIN Metro sangat positif dan menyatakan tidak terasa saat penyuntikan vaksin Covid 19 serta prosesnya sangat cepat dan pelayanan yang diberikan oleh tim dari RSUD Jen. A. Yani Metro sangat baik.
Rektor IAIN Metro Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA juga turut hadir memantau pelaksaan vaksin yang dilakukan untuk sivitas akademika IAIN Metro. Dalam pemantauannya rektor didampingi Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Dri Santoso, M.H., dan Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) Ahmad Yani, S.E., M.Si.
Pada peninjauan tersebut rektor melakukan koordiansi dengan peserta vaksin dan tim medis selaku vaksinator dari RSUD Jend. A Yani Metro. Pelakasanaan vaksin sebelumnya telah dilakukan koordinasi dan ucapan terimaksih disampaikan langsung oleh rektor IAIN Metro kepada Walikota Kota Metro dan semua unsur yang terlibat.
“Proses pengajuan vaksin untuk IAIN Metro kepada Bappeda Kota Metro sebanyak 340 slot dan telah melakukan koordnasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes.saat peresmian Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Extensi Asrama Haji Lampung. Hasil tersebut telah diberikan oleh Bapak Walikota melalui Bapak Setda Kota Metro hingga mendapat 100 dosis vaksin diberikan hari ini dan 55 dosis akan diberikan besok. Terimaksih Bapak Walikota, Bapak Setda, Dinas Kesehatan Kota Metro, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang sudah memberikan kesempatan dan RSUD A Yani Kota Metro yang telah memberikan tempat tim medis untuk melakukan vaksin”.
Selain itu rektor juga menyampaikan bahwa vaksin yang diberikan sebagai upaya dalam persiapan pelaksanaan perkuliahan secara tatap muka.
“Pemberian vaksin yang dilakukan adalah sebagai upaya dalam persiapan pelaksanaan pembelajaran secara luring. Jika sudah terpenuhi vaksin untuk seluruh keluarga besar IAIN Metro baik dosesn maupun mahasiswa akan lebih leluasa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran secara luring dengan blended leraning system dan protocol kesehatan yang ketat”.
“Selamat kepada para dosen dan tenaga kependidikan IAIN Metro insyaallah kita akan selalu diberikan kesehatan dan dalam lindungan Allah SWT”. Tambah Siti Nurjanah.
Dri Santoso yang juga sekaligus ketua satgas menyampaikan bahwa ini tahap awal dan selanjutnya akan diusahakan untuk para mahasiswa.
Sebelumnya beberapa sivitas akademika IAIN Metro juga telah melakukan vaksin di Kodim Kota Metro pada tanggal 30 Agustus yang lalu. (ss_humas)
Artikel ini telah tayang di Metrouniv.ac.id dengan judul Perkuat Herd immunity, Sivitas Akademika IAIN Metro Ikut Vaksin Covid 19 | IAIN Metro Lampung
IAIN Metro Bersama Polri Kembali Gelar Vaksin Covid 19
Metro, metrouniv.ac.id – IAIN Metro bersama Polres Metro akan kembali gelar vaksin untuk keluarga besar sivitas akademika IAIN Metro dan warga lingkungan sekitar.
Beberapa hari sebelumnya telah dilakukan koordinasi sehingga disepakati pelaksanaan pemberian vaksin akan dijadwalkan pada Selasa dan Rabu tanggal 12 dan 13 April 2022.
Kegiatan pemberian vaksin ini dilakukan sebagai upaya peningkatan herd immunity bagi sivitas IAIN Metro yang terdiri dari unsur mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan serta unsur lainnya beserta anggota keluarga. Selain untuk IAIN Metro vaksin juga akan diberikan untuk warga lingkungan sekitar kampus IAIN Metro.
Jenis vaksin yang akan diberikan adalah Astra Zeneca dosis 1 dan dosisi 2 serta vaksin boster.
Rektor IAIN Metro Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti sinergi antara IAIN Metro dengan Polres Metro dalam rangka meningkatkan herd immunity.
“Alhamdulillah sebagai upaya untuk memperkuat herd immunity baik untuk para mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan keluarga kami telah lakukan koordinasi dengan Kapolres Metro beberapa hari yang lalu, dan hasilnya besok selama 2 hari pada hari Selasa dan Rabu tanggal 12 dan 13 April akan digelar vaksin untuk dosis 1, 2 dan boster”.
“Semoga dengan dilaksanakan pemberian vaksin di IAIN Metro seluruh sivitas akademika IAIN Metro dapat seluruhnya mengikuti vaksin secara tuntas hingga vaksin boster. Ucapan terimakasih untuk Ibu Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K., M.H. yang telah memberikan waktu kepada IAIN Metro untuk pemberian vaksin kepada sivitas akademika IAIN Metro”. Pungkasnya
Pelaksanaan vaksin direncanakan di gelar di gedung GSG IAIN Metro. (ss_humas)
Artikel ini telah tayang di Metrouniv.ac.id dengan judul IAIN Metro Bersama Polri Kembali Gelar Vaksin Covid 19 | IAIN Metro Lampung
PANDEMI COVID-19 MEMBAIK IAIN METRO GELAR PBAK SECARA LURING
Metro, metrouniv.ac.id. – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022 IAIN Metro Lampung mulai tahun ini digelar secara luring di kampus IAIN Metro dengan jumlah peserta sebanyak 1.074 mahasiswa. PBAK menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal IAIN Metro Lampung sebelum memulai masa perkuliahan mahasiswa baru supaya lebih mecintai dan mengenal kampus yang akan dijadikannya tempat menuntut ilmu selama masa studi kedepan.
PBAK ini bertepatan dengan 1 hari setelah perayaan Kemerdekaan RI (18/8/2022), sehingga dresscode nuansa merah putih peserta tampak meriah mendominasi. Terlebih ketika lagu-lagu kebangsaan dikumandangkan di sela-sela acara dan seluruh peserta kompak mengibarkan bendera kecilnya.
PBAK tahun ini baru pertama kali dilaksanakan secara luring di gedung serba guna IAIN Metro setelah 2 tahun belakangan dilaksanakan secara daring akibat wabah covid-19. Mengambil tema “Tumbuh Menginspirasi, Menggapai Cita Bangkitkan Negeri” ini berangkai dengan kegiatan lain yaitu Literasi Digital yang dilaksanakan secara daring dan bekerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga serta Kominfo, dilanjutkan dengan sosialisasi Kode Etik, kegiatan Bhakti sosial.
Dalam sambutannya rektor IAIN Metro berpesan kepada seluruh mahasiswa baru untuk menjaga nama baik IAIN Metro dan mengajak mahasiswa untuk terus bersemangat dalam mengenali potensi diri serta menggali segala ilmu. Rektor IAIN Metro pun menganggap bahwa kampus IAIN Metro sangat mumpuni dan berkualitas sebab bukan hanya melahirkan calon lulusan strata 1 (S1) tetapi IAIN Metro juga menyiapkan program lanjutan studi pascasarjana.
Pembukaan PBAK 2022 selain dihadiri oleh Dr. Siti Nurjanah, M.Ag. selaku rektor IAIN Metro, tampak hadir pula Dr. Ida Umami, M.Pd, Kons. sebagai wakil rektor 1, Drs. Dri Santoso, M.H. sebagai wakil rektor 2, Dr. Mahrus As’ad M.Ag sebagai wakil rektor 3, Agus Hamdani, M.H. selaku Plt. kepala biro AUAK sekaligus ketua pelaksana, dan segenap panitia PBAK 2022.
Di penghujung acara kegiatan PBAK dilakukan Vaksinasi massal bagi mahasiswa yang bekerjasama dengan pihak luar yaitu Polres Kota Metro. (LK-Humas)
Artikel ini telah tayang di Metrouniv.ac.id dengan judul PANDEMI COVID-19 MEMBAIK IAIN METRO GELAR PBAK SECARA LURING | IAIN Metro Lampung
Source: https://www.metrouniv.ac.id/news/pandemi-covid-19-membaik-iain-metro-gelar-pbak-secara-luring/