JEMBER 10/05/2026 — Guna memastikan kehalalan dan higienitas konsumsi daging masyarakat, ‘Pelatihan Juru Sembelih Halal Muhammadiyah’ sukses diselenggarakan pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan ini bertempat di Masjid Tabligh Muhammadiyah PDM Jember dan diikuti oleh sekitar 40 peserta dari takmir masjid serta pelaku usaha sembelihan lokal. Acara ini menghadirkan dua pakar eksekusi halal, yaitu Ketua Juleha Kabupaten Jember, Pak Adi, serta Pak Fathur.
Fokus utama pelatihan ini adalah membekali para peserta dengan regulasi fikih Islam dan standar teknis modern terkait penyembelihan hewan. Kehadiran juru sembelih yang kompeten dinilai menjadi hulu krusial dalam ekosistem industri halal global. Tanpa penerapan metode yang tepat di rumah potong, status kehalalan produk turunan daging setelahnya akan gugur secara syariat.
Dalam pemaparannya, Ketua Juleha Jember Pak Adi menekankan urgensi peran profesi ini bagi ketenteraman batin masyarakat. "Juru sembelih halal bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan sebuah amanah syar'i yang menjadi penentu sah atau tidaknya daging yang dikonsumsi ummat. Satu kesalahan kecil dalam proses penyembelihan dapat berdampak fatal pada kehalalan seluruh produk pangan," tegas Pak Adi.
Melalui sesi simulasi praktis, Pak Fathur juga memberikan edukasi mengenai teknik mengasah bilah pisau dan penanganan hewan yang mengutamakan prinsip kesejahteraan hewan (kesrawan). Pihak PDM Jember berharap pelatihan ini mampu mencetak para penyembelih terstandarisasi di setiap ranting Muhammadiyah.