Achmad Wazir Al-Azhar
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Muhammad Yusuf Alfin Munawar
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
Vicky Wahyu Efendi
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jei.v3i2.60029
ABSTRAK
Perkembangan pemrosesan citra digital mendorong penggunaan metode deteksi tepi dalam berbagai bidang seperti visi komputer, robotika, pengenalan objek, dan sistem pemantauan visual. Metode Sobel dan Canny merupakan algoritma deteksi tepi yang masih banyak digunakan karena mampu mengenali batas objek berdasarkan perubahan intensitas piksel. Variasi pencahayaan dapat mempengaruhi kualitas deteksi tepi karena mengubah kontras, menimbulkan noise, dan mengurangi kejelasan kontur objek. Sebagian besar penelitian sebelumnya berfokus pada citra medis atau objek kompleks, sedangkan analisis terhadap objek geometri sederhana pada berbagai kondisi intensitas cahaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis akurasi metode Sobel dan Canny pada citra geometri dengan variasi intensitas pencahayaan menggunakan parameter Mean Square Error (MSE) dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR). Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan objek berupa lingkaran, persegi, dan segitiga. Pengambilan citra dilakukan menggunakan kamera telepon genggam pada kondisi terang, redup, terkena sinar matahari langsung, tanpa cahaya langsung, cahaya lampu ruangan, dan flashlight kamera. Citra melalui preprocessing berupa resize dan konversi grayscale sebelum diproses menggunakan metode Sobel dan Canny dengan bantuan Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sobel menghasilkan nilai MSE lebih rendah, yaitu 27.980–36.654, dan PSNR lebih tinggi sebesar 26,88–28,53 dB dibandingkan Canny dengan MSE 30.102–37.327 dan PSNR 26,62–28,49 dB. Sobel juga lebih konsisten mempertahankan bentuk geometri pada intensitas ekstrem, sedangkan Canny menghasilkan tepi lebih halus dan presisi pada intensitas normal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sobel lebih stabil terhadap variasi intensitas cahaya, sedangkan Canny unggul dalam kehalusan detail tepi.
KATA KUNCI: Deteksi tepi, geometri dua dimensi, intensitas cahaya, MSE, PSNR, pemrosesan citra digital