Important Announcement: Journal status update, Garuda indexation, and the separation of OJS systems.
Reny Indrayani
FKM Universitas Jember
Isa Ma’rufi
FKM Universitas Jember
Abu Khoiri
FKM Universitas Jember
DOI:
Keywords: puskesmas, kinerja, harapan.
ABSTRACT
Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan pembanguan kesehatan di wilayah kerjanya.Sebagai pusat penggerak pembangunan bidang kesehatan, puskesmasjugadidorong untuk selalu meningkatkan kinerjanya.Salah satu tolak ukur yang dapat digunakan puskesmas untuk peningkatan kinerjanya adalah harapan masyarakat terhadap pelayanan yang diselenggarakan puskesmas. Dengan mengetahui seberapa besar harapan masyarakat terhadap puskesmas, maka akanlebihmudah bagi pemerintah dalam mewujudkan kepuasan masyarakat khususnya di bidang kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat harapan masyarakat terhadap kinerja puskesmas berdasarkan reliability, responsiveness, assurance, emphathy,tangibles, assesibility, availability, continuity,keuangan, humanitas, ketersediaan informasi,dan kenyamanan lingkungan, serta kompetensi petugas.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif.Harapan masyarakat pada penelitian ini dibagi menjadi 5 kategori yakni: Sangat rendah, rendah, biasa saja, tinggi, dan sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa harapan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas berada pada level tinggi.Hal ini dapat disimpulkan dari hasil survey dimana sebagian besar masyarakat menilai 11dari 13 variabel penilaian puskesmas merupakan suatu hal yang penting. Variabel tersebut diantaranya : reliability(42,69%), responsiveness(43,8%), assurance(43,93%), emphathy(53,07%),tangibles(48,6%), assesibility (36,27%), availability(52,84%), continuity(35,4%), humanitas(46,13%), dan kenyamanan lingkungan(48,27%), dankompetensi petugas(49,75%), sedangkan 2 variabel sisanya yakni: keuangan(35,6%)dan ketersediaan informasi (41,47%) dinilai sebagai hal yang biasa saja.
REFERENCES
1. Azwar, Azrul. 1996. Menjaga kualitas Pelayanan kesehatan. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
2. Departemen Kesehatan RI. 2003. Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Di Kabupaten/Kota. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1457/Menkes/SK/X/2003. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
3. Hatmoko. 2006. Sistem Pelayanan Dasar Puskesmas.http://freebtown.com/cakmoki/library/doc/monki-yankispread.pdf[April 2014]
4. Kementrian Kesehatan RI. 2004. Kebijakan Dasar Puskesmas. Keputusan Menteri Kesehatan RI. No. 128/Menkes/SK/II/2004. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
5. Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 2003. Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI No. 63/KEP/M.PAN/7/2003. Jakarta: Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.
6. Krowinski, William J, and Steiber. 1996. Measuring and Managing Patient Satisfaction. Chicago: American Hospital Publishing Inc.
7. Moenir, H.A.S. 1995. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
8. Tjiptono, Fandy. 2000. Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi.Jurnal IKESMA Volume 10Nomor 2 September 2014114