Important Announcement: Journal status update, Garuda indexation, and the separation of OJS systems.
Annisa Wahyuni
Jurusan Ilmu Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Apikes Iris
Keywords: Transformasi, Kesehatan, Imunisasi, Puskesmas, Covid-19
ABSTRACT
Pada masa pandemi Covid-19, fasilitas kesehatan memiliki tantangan tersendiri dalam percepatan pencapaian target imunisasi pada anak. Transformasi layanan kesehatan menjadi salah satu strategi untuk memberikan pelayanan lebih cepat dalam pemberitahuan informasi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi masalah pelaksanaan imunisasi di masa pandemi dan menghasilkan aplikasi pengingat jadwal dan monitoring data imunisasi secara berkala pada Puskesmas. Metode penelitian adalah kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian meliputi pimpinan puskesmas, petugas, kader, dan orang tua. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi dan kategorisasi data, displai data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwasannya perlunya transformasi layanan kesehatan manual menuju digitalisasi, salah satunya perlu adanya pengingat jadwal dan penyampaian informasi kesehatan secara cepat dan terjangkau dengan mudah.
REFERENCES
1] Alam, S. (2020) ‘Peran Influencer SebagaiKomunikasi Persuasif untukPencegahan Covid-19’, JurnalSpektrum Komunikasi, 8(2).Availableat:https://doi.org/https://dx.doi.org/10.37826/spektrum.v8i2.106.
2] Bangure D, Chirundu D, Gombe N, Marufu T, Mandozana G, Tshimanga M, et al. (2015) ‘Effectiveness of short messageservices reminder on childhood immunization programme in Kadoma, Zimbabwe -A randomized controlled trial, 2013’, BMC Public Health., 15(1), pp. 1–8.
3] Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat(2018) Kementerian Kesehatan RI.
4] Dissieka et al (2019) ‘Providing mothers withmobile phone message reminders increaseschildhood immunization and vitaminA supplementation coverage in Côte d’Ivoire: A randomized controlledtrial.’, Journal of Public Health inAfrica., 10.Available at:https://doi.org/1032.10.4081/jphia.2019.1032.
5] Ekhaguere OA, Oluwafemi RO, Badejoko B,Oyeneyin LO, Butali A, Lowenthal ED, et al. (2019) ‘Automated phone call and textreminders for childhood immunisations (PRIMM): A randomised controlled trial in Nigeria.’,BMJ GlobHeal, 4(2), pp. 1–9.
6] Fajriyanti M, Fauziyyah AA, Wikusna W,H.E.(2021)‘AplikasiDigitalisasi Posyandu Sukapura Berbasis Web Web-BasedSukapuraPosyandu Digitalization Application.’, 7(5), pp. 1171–9.
7] Fitri, N.A. and Nurvembrianty, I. (2021) ‘Midwife Virtual MenggunakanAplikasi Pelayanan Chatbot Polita Sebagai Media Untuk Informasi Imunisasi’, SATIN -Sains dan TeknolInf., 7(1), pp. 12–21.
8] Gereggi Septino Tanimidjaja, C.H. (2014)Aplikasi Informasi Imunisasi Untuk Anak Berbasis Android., Universitas Kristen Krida Wacana. Jakarta.Available at: http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/JTIK/article/view/1033/1231.
9] Hayati Mafrida Rofiul MS (2015) ‘Web IPSB, SMP dSBSK, Muhammadiyah 03Semarang’, J, Teknologi Informasi danKomunikasi V[Preprint], (2).
10] Kementerian Kesehatan dan UNICEF (2020)RapidAssessment: ImmunizationServices in Indonesia.
11] KementerianKesehatan RI(2019) Laporan Riskesdas 2018. Jakarta.
12] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2017) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12’.
13] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2020) ‘Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pandemi Covid-19.’
14] Manganello Jennifer GG, Pergolino Kristen AST, Graham Yvonne RN, FalisiAngela, S.D. (2017) ‘The Relationship of Health LiteracyWith Use of DigitalTechnology for Health Information:Implicationsfor Public Health Practice’, Journal of Public Health ManagementandPractice, 23(4).
15] Moller AC MG, Conroy DE, West R, Hekler E, Kugler KC, M.S.(2017) ‘Applying and advancing behavior change theories andtechniques in the context of a digitalhealthrevolution: proposals for moreeffectivelyrealizinguntapped potential’, J Behav Med., 40(1), pp. 85–98. Available at:https://doi.org/10.1007/s10865-0169818-7.
16] Prigianata, M. (2013) ‘Sistem Informasi Posyandu Guna MempermudahPencatatan Pemeriksaan Berbasis Web’, Journal of Information and Technology, 1(1).
17] Saputri FNR, Harianto W, A.D. (2021) ‘Pendekatan Metode Waterfall’, J Teknol Infomasi, dan Ind., 4(1), pp. 43–57.
18] Siti Fajarwati Harahap, A. and Novi, S. (2016) ‘PerancanganSistem PenyebaranInformasi Imunisasi Kepada Ibu Balita Berbasis Sms Gateway Pada UPTD PuskesmasKecamatan Pontianak Barat.’, Jurnal Sistem dan TeknologiInformasi, 4(3).
19] Tanimidjaja S, Havaso AT, S.E. (2019) ‘Aplikasi Pengingat Jadwal Imunisasipada Puskesmas Kebun Handil KotaJambi Berbasis Android’, J Comput Inf Technol., 2(2), pp. 60–5.
20] Triana L, Andryani R, K.K. (2021) ‘Aplikasi Monitoring Data Imunisasi BerkalauntukMeningkatkan Pelayanan Posyandu Menggunakan Metode RAD Berbasis Android’, J Sisfokom (Sistem Inf dan Komputer), 10(1), pp. 106–12.