Important Announcement: Journal status update, Garuda indexation, and the separation of OJS systems.
Namira Wadjir Sangadji
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu –ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul
Aningsih
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu –ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul
Keywords: kepatuhan karyawan, pengetahuan, dukungan manajemen, COVID-19
ABSTRACT
Kenaikan angka kasus COVID 19 dapat disebabkan karena faktor ketidak kapatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi khususnya oleh para karyawan. Aktivitas bekerja di kantoran menyebabkan tingginya mobilitas dan interaksi sesama karyawan. Studi pendahuluan yang dilakukan di PT. Asuransi Sinarmas Jakarta ditemukan 68% karyawan belum patuh dalam melakukan pencegahan COVID 19 di tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variabel –variabel yang berhubungan dengan kepatuhan karyawan terhadap protokol kesehatan di PT. Asuransi Sinarmas Jakarta. Metode yang dipakai yaitu metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September - Desember 2020. Pengumpulan data primer dilakukan melalui google form dan disebarkan secara daring. Populasi pada penelitian ini adalah semua karyawan di PT. Asuransi Sinarmas Jakarta. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 karyawan dengan metode pengambilan sampel secara total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dengan persentase dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil menunjukan 30,6% karyawan tidak patuh pada tidakan pencegahan COVID 19 di tempat kerja. Variabel pengetahuan tentang COVID 19, sikap, dan dukungan manajemen perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan karyawan dalam protokol pencegahan COVID-19 di tempat kerja.
REFERENCES
1] Al-qerem, w. A. And jarab, a. S. (2021) ‘covid-19 vaccination acceptance and its associated factors among a middle eastern population’, frontiers in public health, 9(february), pp. 1–11. Doi: 10.3389/fpubh.2021.632914.
2] BPS RI (2020) Hasil Survei Sosial Demografi Dampak COVID-19. Jakarta.
3] Bramasta db (2021) update COVID 19 september: kasus kematian harian indonesia tertinggi kedua di dunia. . Available at:https://www.kompas.com/tren/read/2021/09/08/084200665/update-corona-9-september--kasus-kematian-harian-indonesia-tertinggi-kedua. Diakses pada 9 september2021
4] Fadillah, M. F.et al.(2021) ‘Influence Factors about the Compliance of Madurese Community related to COVID-19 Health Protocols based on Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEMPLS)’, Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, 12(13), pp. 3998–4006. Available at: https://turcomat.org/index.php/turkbilmat/article/view/9314/7191.
5] Helmi, m. And trisnantoro, l. (2020) ‘pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai covid -19’, kementerian riset dan teknologi -badan riset dan inovasi nasional republik indonesia. Available at: http://sinta.ristekbrin.go.id/covid/penelitian/detail/151.
6] Ilo. (2020). Dalam menghadapi pandemi: memastikan keselamatan dan kesehatan di tempatkerja.
7] Jianjun, d., tsingan, l., jiali, w., &limei,t. (2020). The effect ofcovid19stress on sexual compulsivity symptom:the mediating role of perceived social support. 1–23. Https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-17956/v1
8] Kemenkes. (2020). Pedoman pencegahan dan pengendalian coronavirus disesase (covid 19 ) (vol. 05). Kementerian kesehatanri.
9] Kemenkes ri. (2020). Gerakan 5m di masa pandemi covid19di indonesia.Http://www.padk.kemkes.go.id/article/read/2021/02/01/46/5-m-dimasa-pandemi-covid 19-di-indonesia.html
10] Satuan tugas penanganan covid 19 . (2020). Gugus tugaspercepatanpenanganan covid 19 . Kementerian kesehatan ri. Https://covid19.go.id/
11] Mona, N. (2020) ‘Konsep Isolasi Dalam Jaringan Sosial Untuk Meminimalisasi Efek Contagious (Kasus Penyebaran Virus Corona Di Indonesia)’, Jurnal Sosial Humaniora Terapan.
12] Nuriati, Y. et al.(2021) ‘Persepsi Karyawan terhadap Ketersediaan Fasilitas dan Sarana Penanganan COVID-19 di Tempat Kerja Berhubungan dengan Kepatuhan’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(4), pp. 566–575. Available at: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm.
13] Shah, S. U., Xiu Ling Loo, E., En Chua, C., Sen Kew, G., Demutska, A., Quek, S., ... & Pang, J. (2021). Association between well-being and compliance with COVID-19 preventive measures by healthcare professionals: A cross-sectional study.PloS one,16(6),
14] Syafel, a. B., & anissatul, f. (2020). Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku dengan kepatuhan ibu rumah tangga dalam pencegahancovid 19 di rt 02 rw 05 kabandungan di desa sirnagalih bogor.4(1).
15] Taher, a. P. (2020). Tim pakar satgas covid 19 : ada 90 perkantoran di dkijakarta yang menjadi klaster baru dan sudah 459 orang positifcorona.
16] Wiranti, sriatmi, a., & kusumastuti, w. (2020). Determinan kepatuhan masyarakat kota depok terhadap kebijakan pembatasan sosial berskala besar dalam pencegahan covid 19 . Jurnal kebijakan kesehatan indonesia, 09(03),117–124.\
17] Yanti, b., wahyudi, e., wahiduddin, w., novika, r. G. H., arina, y. M.D.,
18] martani, n. S., & nawan, n. (2020). Community knowledge, attitudes, and behavior towards social distancing policy as prevention transmission of covid19 in indonesia. Jurnal administrasi kesehatan indonesia, 8(2), 4.Https://doi.org/10.20473/jaki.v8i2.20204-14
19] Zulva, t. N. I. (2020).Covid19dan kecenderungan psikosomatis. Journal of chemical information and modeling, 1–4.