Important Announcement: Journal status update, Garuda indexation, and the separation of OJS systems.
Reny Indrayani
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Ragil Ismi Hartanti
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Anita Dewi Prahastuti Soejoso
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Nabila H.Wahyuningtias
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Amirah J.L.Hasna
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Pratmasita R. Henary
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Ilham K. Fakhruddin
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Dwi E.Pratiwi
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Keywords: Paparan kebisingan, konstruksi, keluhan non-auditory, persepsi tentang paparan kebisingan
ABSTRACT
Kebisingan adalah semua suara yang tidak dikehendaki yang bersumber dari proses produksi dan atau alat kerja yang pada tingkatan dan waktu tertentu mampu menimbulkan gangguan pendengaran dan keluhan non-auditory berupa gangguan komunikasi, gangguan fisiologis, dan gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik responden dan faktor paparan kebisingan dengan keluhan non-auditory. Penelitian ini berjenis analitik dengan desain cross sectional. Variabel bebas penelitian ini adalah karakteristik responden (usia, jenis kelamin, masa kerja, riwayat penyakit, penggunaan Alat Pelindung Telinga) dan faktor paparan kebisingan (lama paparan kebisingan dan persepsi tentang paparan kebisingan), sedangkan variabel terikatnya adalah keluhan non-auditory. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan angket online. Populasi sebanyak 50 orang dan sampel sebanyak 30 responden merupakan pekerja konstruksi di PT. X yang memberikan jasa ke bagian Smelter dan Refinery PT.Y. Sampel dipilih dengan simple random sampling dan data dianalisis dengan uji chi square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara variabel usia (p-value=0,301), jenis kelamin (p-value= 0,909), riwayat penyakit (p-value= 0,909), masa kerja (p-value= 0,305), lama paparan (p-value= 0,198), penggunaan Alat pelindung Telinga/APT (p-value= 0,233), dan lama paparan (p-value= 0,198) dengan keluhan non-auditory yang dialami pekerja. Satu-satunya variabel yang terdapat hubungan dengan keluhan non-auditory adalah persepsi tentang paparan kebisingan (p-value= 0,021). Kesimpulan dari penelitian ini adalah, dari seluruh variabel bebas (usia, jenis kelamin, masa kerja, riwayat penyakit, penggunaan Alat Pelindung Telinga, lama paparan kebisingan dan persepsi tentang paparan kebisingan) hanya persepsi tentang paparan kebisingan yang berhubungan secara signifikan dengan keluhan non-auditory. Saran untuk PT. X adalah untuk melakukan pengukuran kebisingan secara berkala di seluruh area kerja, melakukan evaluasi terhadap penggunaan APT, dan melaksanakan program manajemen kebisingan.
REFERENCES
1] Alpadika, Denny, HM., Wahyuni, I. 2016. Hubungan Paparan Kebisingan terhadap Stres Kerja pada Porter Ground Handling di Kokapura Ahmad Yani Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 630-636.
2] Amar, D. M., Dina, L., & Khairul, N. 2019.Hubungan Kebisingan dengan Kejadian Hearing Loss danStress Kerja di Area Produksi PT.X. Jurnal Kesehatan5(1), 1-12.
3] Anies. 2010 . Seri Kesehatan Umum : Penyakit Akibat Kerja. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
4] Antonius, P. 2017. Smelting Furnace Melt Zone Wall Modification to Cope Higher Production Rate Operation. IPMC,1-7.
5] Ariestyajuni, A. 2019. Dampak Pajanan Kebisingan Mesin Ekstruder terhadap Gangguan Komunikasi pada Pekerja PT.X Sidoarjo. Medical Technology and Public Health Journal 3(1), 17-22.
6] Astuti, S. 2019. Hubungan Persepsi Kebisingan Dengan Keluhan Non Auditory Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi Plant 3-4 Pt. I Tahun 2019. Disertasi, p. Jakarta: Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
7] Babisch, W. 2010. Noise Sensitivity in Cardiovascular Noise Studies. Paper at the Meeting of the Inter-Noise.
8] Basner, M. Babisch, W., Davis, A., Brink, M., Clark, C., Jenssen, S., Stansfeld, S.2014. Auditory and Non Auditory Effect of Noise on Health. The Lancet,383 (9925), 1325-1332.
9] Darlani danSugiharto. 2017. Kebisingan dan Gangguan Psikologis Pekerja Weaving Loom dan Inspection PT. Primatexco Indonesia. Jurnal of Health Education,2(2),130-137.
10] Elfiza, R., Marliyawati, D. 2017. Hubungan antara Lamanya Paparan Bising dengan Gangguan Fisiologis dan Pendengaran pada Pekerja Insustri Tekstil. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 8(2), 1196-1207.
11] Eryani, YM., Wibowo, CA., Saftarina, F. 2017. Faktor Risiko Terjadinya Gangguan Pendengaran Akibat Bising. Medula, 7(4), 112-117.
12] Fathimah, A., Ramadhani, TA., Ginanjar, R. 2018. Hubungan Kebisingan dengan Keluhan Non Auditory Effect pada Pekerja Bagiab Weaving di PT. Unitex Bogor Tahun 2018. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Mayarakat, 1(2), 74-79.
13] Fink, D. 2019. A New Definition of Noise: Noise Is Unwanted and/or Harmful Sound . Noise is The New 'Secondhand Smoke'. Proceeding of Meeting on Acoustics,39(1), 1-12.
14] Gani, LR., Rachmawati, DA., Indreswari, L., Mardijana, A., Nurdian, Y. 2018. Hubungan antara Kebisingan di Tempat Kerja dengan Kualitas Tidur pada Pekerja Pabrik Kayu PT. Muroco Jember. Journal of Agromedicine and Medical Sciences, 4(2), 72-76.
15] Gunawan, B. A. & Marsum.2015. Deskripsi Intensitas suara pada Unit Raw Mill PT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap. Keslingmas,34(1),213-219.
16] Hernayanti, M. A., Tri, J. & Hanan, L. D., 2018. Hubungan Kebisingan di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur terhadap Gangguan Non-Auditori Permukiman Penduduk Wilayah Buffer. Jurnal Kesehatan Masyarakat,6(6),214-224.
17] Hill, EM. 2012. Noise sensitivity and diminished health: the role of stress-related factors. PhD Thesis. Aucland University of Technology.
18] Hadad, O., Prochaska, JH., Daiber, A., Munzel, T. 2019. Environmental Noise-Induced Effects on Stress Hormones, Oxidative Stress, and Vascular Dysfunction: Key Factors in the Relationship between Cerebrocardiovascular and Psychological Disorders. Hindawi Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 1, 1-13.
19] Hiola, R., Sidiki, AK. 2016. Hubungan Kebisingan Mesin Tromol dengan Stres Pekerja di Kabupaten Bone Bolango. Unnes Journal of Public Health, 5(4), 285-293.
20] Indriyanti, LH., Wangi, PK., Simanjuntak, k. 2019. Hubungan Paparan Kebisinganterhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Pekerja. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(1), 36-45.
21] Munzel, T., Schmidt, FP., Steven, S., Herzog, J., Daiber, A., Sorensen, M. 2018. Environmental Noise and The Cardiovascular System. Journal of the American College of Cardiology, 71(6), 688-697.
22] Nooruzian, M., Jafari, Z., Shahmiri, E., Omidvar, S., Zendehbad, AS., Amini, N., Bagherian, M., Radmehr, M., Yoonessi, A. 2017. Effect of Age, Gender and Hearing Loss on the Degree of Discomfort Due to Tinnitus. Basicsand Clinical Neuroscience, 8(6), 435-442.
23] Panggeleng, AMF. 2018. Faktor Yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi Pendengaran Pekerja pada Bagian Produksi PT Makassar Tene. Skripsi. Universitas Hasanuddin.
24] Park, J., Chung, S., Lee., J., Sung JH., Cho, SW., Sim, CS. 2017. Noise Sensitivity, Rather than Noise Level, Predicts the Non-Auditory Effect of Noise in Community Samples: A Population-based Survey. BMC Public Health,17(1), 315.
25] Phillips, S.L., Henrich, V.C., Mace, S.T.,P. 2010. Prevalence of noise-induced hearing loss in student musicians. International Journal of Audiology 49(4)309-16.
26] Pratiwi, S.J., Hemy, A., & Silvia, K. 2013. Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kebisingan Dengan Stres Karyawan.Jurnal Ecopsy 3 (1): 38-41.
27] Rachmawati, I. A. 2015. Hubungan Antara Intensitas Kebisingan Dengan Keluhan Non Auditory Effect Di Area Turbin dan Boiler Pembangkit. Skripsi,p. Jember: Universitas Jember.
28] Rahayu, P. & Pawenang, E. T. 2016. Faktor yang berhubungan dengan gangguan pendengaran pada pekerjayang terpapar ising di unit spinning i pt. Sinar pantja djaja semarang. Unnes Journal of Public Health, 5(2),140-148.
29] Rakhmawati, A., Ramlan, D., Yulianto. 2018. Hubungan Intensitas Suara Mesin Produksi dan Lama Paparan dengan Ambang Dengar Pekerja Penggiling Padi di Desa Banjarsari Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Thun 2017. Kelingmas, 37(3), 240-245.
30] Rammsayer, TH., Troche, SJ. 2011. On Sex-related Differences in Auditory and Visual Sensory Functioning. Archives of Sexual Behavior,41(3), 583-590.
31] Robbin, S. P. 2002. Mangement. 2 nd Ed. New Jersey : Prentice Hall Englewood Cliffs.
32] Sari, RYI. 2010. Pemakaian Alat Pelindung Diri sebagai Upaya dalamMemberikan Perlindungan bagi Tenaga Kerja di Ruang Cetak PT. Air Mancur. Palur. Laporan Khusus.Universitas Sebelas Maret.
33] Sriwahyudi, Naiem, M. F., Wahyuni & Andi.2014. Hubungan Kebisingan Dengan Keluhan Kesehatan Non Pendengaran Pada Pekerja Instalasi Laundry Rumah Sakit Kota Makassar.1-11.
34] Sudirman et al., F. N. A. 2014. Keluhan Kesehatan Non Pendengaran Akibat Kebisingan pada pekerja Instalasi Gizi Rumah Sakit. Skripsi.Universitas Hasanuddin.
35] Darlani, S. 2017. Kebisingan dan Gangguan Psikologis Pekerja Weaving Loom dan Inspection PT. Primatexco Indonesia. Jurnal ofHealth Education,2(2), 130-137.
36] Tang, J., Liao, Y. Kelly, BC., Xie, L., Xiang, YT., Qi, C., Pan, C., Hao, W., Liu, T., Zhang, F., Chen. 2017. Gender and Regional Differences in Sleep Quality and Insomnia: A General Population-based Study in Hunan Province of China. Scientific Report,7, 1-9.
37] Tantana, O. 2014. Hubungan Antara Jenis Kelamin, Intensitas Bising, Dan Masa Paparan Dengan Risiko Terjadinya Gangguan Pendengaran Akibat Bising Gamelan Bali Pada Mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan.Thesis.Universitas Udayana.BIBLIOGRAPHY \l 1033
38] Wardani, R. W., Globila,N., Indah, L., & Erwin, D. N. 2020. Kebisingan dan Keluhan Subjektif pada Pekerja Sebagai Upaya Pengendalian Noice Induced Permanent Threshold Shift (Nipts). Journal of Vocational Health Study 3 (1), 89-96.
39] Yang, W., Moon, HJ., Kim, MJ. 2017. Combined Effects Of Short-Term Noise Exposure And Hygrothermal Conditions On Indoor Environmental Perceptions. Indoor and Built Environment, 27(8), 1119-1133.
40] Zuhra, F. 2019. Pengaruh Kebisingan Terhadap Status Pendengaran Pekerja Di PT. Kian Keramik Mas Plant Gresik. Skripsi.Universitas Airlangga.