Important Announcement: Journal status update, Garuda indexation, and the separation of OJS systems.
Satrio Putro Utomo
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang
Udin Kurniawan Aziz
Peneliti Madya Perwakilan BKKBN Jawa Timur
Keywords: Jumlah Anak Lahir Hidup, Pendidikan, Pendapatan, Usia Kawin Pertama dan Pemetaan
ABSTRACT
Jumlah penduduk yang tinggi disebabkan oleh tingginya jumlah anak yang lahir dalam keluarga. Jumlah anak lahir hidup merupakan banyaknya anak yang dilahirkan dalam kondisi hidup yang dimiliki PUS (Pasangan Usia Subur). Banyaknya jumlah anak lahir hidup dipengaruhi oleh faktor demografi dan faktor non demografi. Tingkat fertilitas dapat dipengaruhi oleh faktor pendidikan terakhir ibu, pendapatan total keluarga dan usia kawin pertama ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pendidikan, pendapatan dan usia kawin pertama terhadap jumlah anak lahir hidup di kelurahan kotalama, Kecamatan Kedung kandang. Dalam penelitian ini, menggunakan metode kuantitatf yaitu proses penggalian informasi yang diwujudkan dalam bentuk angka-angka yang diolah secara statistik, kemudian dijabarkan dalam bentuk peta. Subjek penelitian ini adalah ibu yang berusia produktif Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan total keluarga dan usia kawin pertama berpengaruh terhadap jumlah anak yang dilahirkan hidup dengan nilai sig 0,02 (pendapatan) dan 0,00 (usia kawin pertama) < α = 0,5, sedangkan pendidikan ibu tidak memiliki pengaruh dengan nilai sig 0,62 > α = 0,5. Rata-rata jumlah anak lahir hidup Kelurahan Kotalama sebesar 2,46. Diperoleh kesimpulan, bahwa tingkat pendidikan ibu tidak berpengaruh tergahadap jumlah anak, dan terdapat pengaruh pada pendapatan total keluarga dan usia kawin pertama istri terhadap jumlah anak.
REFERENCES
1] Ananta, Aris. 1993. Ciri Demografi Kualitas Penduduk dan Pembangunan Ekonomi. Jakarta. Bina Aksara. Jakarta.
2] Anwar, Zainul. 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah anak yang diinginkan oleh pasangan usia subur (PUS) Di Wilayah Perdesaan Kecamatan Lumbang Dan Wilayah Perkotaan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Skripsitidak diterbitkan. FIS UM.
3] Ageng, Wahyudin. 2016. Faktor yang Mempengaruhi Fertilitas di Kelurahan Tanjung Raya Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung.Skripsi.Universitas Bandar Lampung.
4] BKKBN. Pusat Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Malang, 2016. Kota Malang. BKKBN
5] BPS. 2016. Perkawinan Usia Anak di Indonesia Tahun2013-2015. Jakarta: BPS Indonesia
6] BPS. 2018. Kecamatan Kedungkandang Dalam Angka2018.Kota Malang. BPS Kota Malang
7] GDPK. 2018. Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan KotaMalang. Dinas DP3AP2B Kota Malang.
8] Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Progam SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
9] Nisak, M. K. (2019). Studi Unmet Need KB Pada Perempuan Pasangan Usia Subur Di Kampung KB Pantai Selatan Tulungagung (Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung).SKRIPSI Jurusan Geografi-Fakultas Ilmu Sosial UM
10] Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
11] Todaro, MP. 2006. Pembangunan Ekonomi EdisiKesembilan. Erlangga, Jakarta.