Important Announcement: Journal status update, Garuda indexation, and the separation of OJS systems.
Ratna Vitasari
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Yennike Tri Herawat
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Mury Ririanty
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Keywords: midwife performance, Desa Siaga
ABSTRACT
In Lumajang Regency, the coverage of Desa dan Kelurahan Siaga Aktif Puri in 2018 around 15% out 70% target set. The active performance of midwives in development of Desa dan Kelurahan Siaga Aktif is highly expected. They have a role in managing Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. This study was a quantitative study aimed to analysis differences of midwives job performance managing desa/kelurahan siaga aktif with puri strata and Non pur strata in Lumajang Regency 2018. The results showed there was significantly different between Desa and Kelurahan Siaga Aktif with Puri Strata and non Puri in Lumajang Regenc among facilities and infrastructure (p = 0,000), training (p = 0.004) and community support (p = 0,000) There was no difference between knowledge variables (p = 0.107), years of service (p = 0.483), domicile (p = 0.546), intrinsic motivation (p = 0.756), extrinsic motivation (p = 0.151), supervision (p = 0.660), midwife performance (p = 0.105) with strata of Desa dan Kelurahan Siaga Aktif Puri with non Puri in Lumajang Regency.It can be concluded midwives among Desa dan Kelurahan Siaga Aktif strata Puri have different facilities and infrastructure, training, community support from the midwives Desa and Kelurahan Siaga Aktif strata non Puri.
REFERENCES
1] Undang-Undang RI No 36. (2009)Kesehatan. Jakarta.
2] Keputusan Menteri Kesehatan RI No 1529. (2010)Pedoman Umum Pengembangan Desa dan KelurahanSiaga Aktif. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan.
3] Dinkes Jatim. (2017)Data Desa Siaga Provinsi Jawa Timur Tahun 2017. Surabaya: Dinkes Jatim.
4] Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. (2017)Data Desa Siaga di Lumajang Tahun 2017. Lumajang: Dinkes Lumajang.
5] Ainy, Q. (2016)Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan dalam Pelayanan Antenatal Care di Wilayah Puskesmas Kabupaten Jember Tahun 2015. Skripsi.Jember: Fakultas Kesehatan Masyarakat :Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/77246/Qurrotul%20Ainy.pdf?sequence=1[3 Maret 2019]
6] Gibson, J.L., Ivancevich, J. M., dan Donnelly, J. H.(2015)Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses Edisi Kelima Terjemahan. Erlangga: Jakarta.
7] Departemen Kesehatan, RI. (2012)Kurikulum Petunjuk Teknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa. Jakarta.
8] Kusrini. (2012)Studi Kinerja Bidan di Desa dalam Mengelola Program Desa Siaga di Kabupaten Kebumen Tahun 2012. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia. https://digital 20321671-S-Kusrini.pdf[21 Juni 2018]
9] Suhrawadi., Vonny K.D., Norlena. (2015)Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan dalam Pelaksanaan KegiatanDesa Siaga di Kabupaten Tapin. Jurnal Skala Kesehatan. Vol.6, No.2 Halaman 1-11.Banjarmasin: Poltekkes Kemenkes http://ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/41[21 Juni 2018]
10] Surani, E. (2008)Analisis Karakteristik Individu dan Faktor Intrinsik yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan Desa Pelaksana Polikilinik KesehatanDesa dalam Pelayanan Kesehatan Dasar di Kabupaten Kendal. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.https://core.ac.uk/download/pdf/11717121.pdf[21 Juni 2018]
11] Kristinawati,D. (2011)Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan Desa di Kabupaten Bntul Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi Depok: Universitas Indonesia.https://digital_2016-12_20440778-Dina Kristinawati.pdf[20 Maret 2019]
12] Departemen Kesehatan, RI. (2012)Kurikulum Petunjuk Teknis Pengembangan dan Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa. Jakarta.
13] Azwar, A. (2010)Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binarupa Aksara.
14] KemenkesRI dan Kemendagri RI. (2010) Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif dalam Rangka Akselerasi Program Pengembangan Desa Siaga. Jakarta: Katalog dalam Terbitan Kementerian Kesehatan RI.
15] Tetelepta, D. (2011)Implementasi Program Desa Siaga di Tinjau dari Perspektif Provider di Wilayah Kerja Puskesmas Layeni Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah.Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/32622/[21 Juni 2018]
16] Andriani, Y. (2012)Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan di Desa dalam Pelaksanaan Program Jaminan Persalinan Di Kabupaten Lampung Barat Tahun 2012. Skripsi.Depok: Universitas Indonesia.https:// digital 20318305-S-YuliAndriani.pdf[20 Maret 2019]
17] Guswanti, E. (2008)Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan dalam Mengelola Desa Siaga di Kabupaten Ogan Ilir. Skripsi.Universitas Indonesia: Depok https:// digital 20339776-T32050-Erda Guswanti.pdf[21 Juni 2018]
18] Farid., Effendi J.S., Kristiyanti, R.Kinerja (2018) Bidan Desa pada Berbagai Tingkatan Desa Siaga Aktif di Kabupaten Pekalongan. Artikel Ilmiah. Universitas Padjajaran: Bandung.http://pustaka.unpad.ac.id/ wp-content/uploads/2014/04/ARTIKEL RINI.pdf[21 Juni 2018]