Going Local, Merilee S. Grindle, Princeton University Press, 2009

Mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif, Grindle menguji data berdasarkan sampel acak dari kotamadya-kotamadya di Meksiko—dan usaha ke balai kota untuk mengikuti pejabat publik seperti mereka berusaha untuk mengelola berbagai tugas di tengah tekanan konflik dan harapan baru. Desentralisasi, menurut yang dia temukan, adalah dua sisi mata pedang. Walaupun mengizinkan para pemimpin publik untuk membuat reformasi yang signifikan secara cepat, kelemahan-kelemahan institusi mengikis ketahanan perubahan dan warisan-warisan kelanjutan masa lalu untuk mempengaruhi bagaimana masalah-masalah publik diselesaikan. Partisipasi masyarakat, tetapi mereka lebih sukses dalam menggali sumber daya dari pemerintah daripada dalam menangani pegawai-pegawai lokal dan perwakilan-perwakilan yang bertanggung jawab untuk tindakan-tindakan mereka. Keuntungan-keuntungan desentralisasi umumnya diprediksi oleh ekonom, ilmuwan politik, dan ahli-ahli manajemen tidak bisa dihindari, bantahnya. Agaknya, mereka sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan daerah dan politik.

Banyak negara berkembang memiliki sejarah panjang pemerintahan yang sentralistik. Sejak akhir 1980-an, sejumlah besar pemerintahan ini telah diperkenalkan pada desentralisasi untuk meningkatkan demokrasi dan pelayanan, khususnya di komunitas kecil yang jauh dari ibu kota. Dalam Going Local, sebuah penelitian yang belum pernah ada tentang pengaruh desentralisasi terhadap tiga puluh kotamadya di Meksiko. Merilee Grindle menjelaskan bagaimana pemerintahan daerah merespon ketika mereka menetapkan tanggung jawab-tanggung jawab baru dan sumber daya di bawah kebijakan desentralisasi. Dia menjelaskan mengapa desentralisasi membawa kepada pemerintahan daerah yang lebih baik pada beberapa kasus—dan bagaimana kegagalannya di kasus lainnya.