The Human Side of Enterprise, Annotated Edition, Douglas McGregor, McGraw-Hill Education, 2006

“Apa asumsi-asumsi Anda (baik implisit maupun eksplisit) mengenai cara paling efektif untuk mengelola orang-orang?”

Douglas McGregor memulai manajemen klasik pada tahun 1960. Ini merupakan pertanyaan yang terlihat sederhana yang ia tanyakan, tetapi kemudian pertanyaan ini mengarah pada revolusi fundamental dalam manajemen. Saat ini, dengan peningkatan ekonomi global, revolusi informasi, dan perkembangan ilmu pengetahuan yang mendukung pekerjaan, pertanyaan McGregor yang sederhana dan provokatif ini terus beresonansi-bahkan lebih kuat dari sebelumnya.

Heralded sebagai salah satu literatur manajemen terpenting yang pernah ditulis, sebuah batu ujian bagi para mahasiswa dan buku pegangan bagi para praktisi, The Human Side of Enterprise terus menerima penghargaan tertinggi hamper setengah abad setelah publikasi pertamanya. Mempengaruhi para pakar manajemen seperti Peter Drucker dan Warren Bennis, teori revolusioner Y McGregor-yang menyatakan bahwa individu memotivasi diri sendiri dan memerintah diri sendiri-dan teori X- yang mana para pegawai harus diperintah dan dikontrol-telah diajarkan secara luas di sekolah-sekolah bisnis, sekolah hubungan industri, jurusan psikologi, dan seminar pengembangan profesi lebih dari empat dekade.

Dalam edisi khusus beranotasi manajemen klasik dunia ini, Joel Cutcher-Gershenfeld, Ilmuwan Peneliti Senior di MIT's Sloan School of Management and Engineering Systems Division, menunjukkan bagaimana para pemimpin telah berhasil menggabungkan metode McGregor pada gaya dan praktik manajemen modern. Kutipan dan komentar tambahan membawa konten ke perdebatan saat ini dan bisnis model.

Saat ini, kebijaksanaan abadi Douglas McGregor dapat menerangi jalan menuju gaya manajemen yang memelihara kemampuan kepemimpinan, menciptakan tim yang efektif, memastikan keselarasan internal, mencapai kinerja tinggi, dan memupuk nilai-nilai kerja yang asli—pelajaran yang perlu kita pelajari seperti halnya kita membuat jalan di dunia baru yang berani abad ke-21.