Kunjungan Dinas ke Perpustakaan Mahkamah Konstitusi

Tanggal postingan: 2011 Apr 21 02:43:32

Pada tanggal 15 April Perpustakaan IPDN Jatinangor mengadakan kegiatan "Kunjungan Dinas ke Perpustakaan MKRI”, yang bertempat di gedung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Lt. 5 Jl. Medan Merdeka Barat No. 6 Jakarta Pusat 10110. Tujuan kunjungan dinas kali ini adalah untuk mencari informasi tentang perpustakaan yang berbasis teknologi informasi, dimana Perpustakaan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia adalah perpustakaan khusus yang sudah menerapkan kemajuan teknologi di dalam segi pelayanan bagi para pemustaka. Perpustakaan MKRI mengoleksi informasi tentang Hukum dan Tata Negara, serta informasi yang berkaitan dengannya seperti Politik, Administrasi Negara serta Sejarah dan Biografi. Perpustakaan MKRI merupakan unit pendukung bagi Hakim Konstitusi, Tenaga Ahli, serta Peneliti di Mahkamah Konstitusi, dengan peran seperti itu Perpustakaan MKRI secara organisasi berada di bawah Pusat Penelitian dan Pengkajian, Sekretariat Jenderal MKRI. Kedatangan IPDN disambut dengan hangat oleh para pustakawan dari pihak MKRI, sambil mempersilahkan untuk melihat-lihat, pustakawan MKRI menerangkan bahwa visi dari perpustakaan MKRI adalah untuk menjadi perpustakaan dan pusat informasi hukum terlengkap di Indonesia, sedangkan misinya yaitu untuk membantu tugas, fungsi dan kewajiban konstitusional MKRI dalam membangun masyarakat yang sadar konstitusi. Perpustakaan MKRI memiliki berbagai koleksi yang di bagi ke dalam tiga bagian yaitu: literatur, jurnal hukum dan informasi aktual/terbitan media. Yang menarik dari perpustakaan MKRI selain dari koleksi hukumnya yang lengkap adalah ruang baca outdoor yang berada di lantai lima gedung MKRI, ruangan tersebut berada tepat di belakang kubah gedung MKRI, dengan pemandangan yang bagus dihiasi dengan tanaman-tanaman hias yang menyejukkan serta kursi beton permanen yang dapat digunakan untuk duduk, membaca, serta makan dan minum karena ruang baca outdoor tersebut dikonsep seperti taman yang berada di lantai atas gedung MKRI.

Mengenai komputerisasi yang sudah diterapkan oleh perpustakaan MKRI salah satu pustakawannya yaitu Bapak Hadian Taofik Rochman, S.Sos menjelaskan bahwa, data base serta system informasi perpustakaan semua terintegrasi pada unit pengelola teknologi informasi MKRI. Adapun perangkat komputerisasi yang mereka gunakan adalah 3M pada pengamanan dan LIBRA (LIBrary RFId Automation) untuk alat pengganti barcode yang menggunakan radio frekuensi, di mana penerapan teknologi informasi tersebut dapat menunjang dan memudahkan para pustakawan di dalam melayani pemustaka. Perpustakaan MKRI dapat diakses oleh siapapun secara digital dan otomatis. Siapa saja yang mengambil buku di rak meja secara otomatis terdeteksi dengan sensor kamera tanpa harus dilaporkan kepada penjaga perpustakaan. Begitu juga ketika peminjam yang hendak mengembalikan buku hanya cukup meletakkan buku pada Drop Box tanpa melapor kepada petugas, Jadi dikembalikan kapan saja bisa meskipun jam 12 malam.Perpustakaan MKRI berharap kedepannya bisa menyambut kunjungan dinas pejabat-pejabat IPDN ataupun Kementerian Dalam Negeri agar dapat melihat langsung serta mendapatkan masukan didalam pengambilan keputusan dan kebijakan bagi kemajuan perpustakaan IPDN, karena perpustakaan merupakan salah satu fasilitas penting untuk menunjang bertambahnya wawasan dan keilmuan seseorang. Perpustakaan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia ada untuk rakyat.Last update : Admin (13-12-2010)