Pada materi Ini Anda akan belajar menentukan ciri dan tujuan teks Deskripsi
Perhatikan dan pelajari materinya dengan benar!
A. Menentukan Ciri Isi dan Tujuan Teks Deskripsi ( Pertemuan Ke-1)
Rayuan Pulau Kelapa
Tanah airku Indonesia
Negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darahku yang mulia
Yang kupuja sepanjang masa
Tanah airku aman dan makmur
Pulau kelapa yang amat subur
Pulau melati pujaan bangsa
Sejak dulu kala
Reff
Melambai-lambai
Nyiur di pantai
Berbisik-bisik
Raja Kelana
Memuja pulau
Nan indah permai
Tanah Airku
Indonesia
Ismail Marzuki
1. Pengertian Teks Deskripsi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata 'deskripsi' adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.
Teks deskripsi adalah paragraf yang berisi tentang penggambaran suatu obyek, tempat, atau peristiwa tertentu secara apa yang dilihat, didengar dan dirasakan kepada pembaca secara jelas dan terperinci. Sehingga pembaca seolah-olah melihat dan merasakan sendiri apa yang dideskripsikan oleh penulis.
2. Ciri-ciri teks deskripsi
A. Ciri Objek
Objek yang dibicarakan pada teks deskripsi bersifat khusus (objek tertentu yang kemungkinan berbeda dengan objek lain). Objek yang dideskripsikan bersifat pendapat personal. Ciri ini tergambar pada judul berisi objek pada konteks tertentu (Si Bagas Kucingku, Ibuku Kebanggaanku). Hal yang dibicarakan khusus kucing bernama Bagas yang kemungkinan memiliki sifat berbeda dengan kucing-kucing yang lain. Demikian juga Ibu yang dideskripsikan memiliki tanggapan khusus sesuai dengan pendapat penulis tentang ibu yang bisa jadi berbeda dengan ibu pada umumnya)
B. Ciri Tujuan
Tujuan teks deskripsi menggambarkan objek dengan cara memerinci objek secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis Teks deskripsi bertujuan menggambarkan/ melukiskan secara rinci dan penggambaran sekonkret mungkin suatu objek/ suasana/ perasaan sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar, mengalami apa yang dideskripsikan.
C. Ciri Isi
a. Isi teks deskripsi diperinci menjadi perincian bagian-bagian objek
b. Isi teks deskripsi menggambarkan secara konkret (menggambarkan wisata yang indah akan dikonkretkan indahnya seperti apa, menggambarkan ibu yang baik akan dikonkretkan baiknya seperti apa). Dengan demikian, teks deskripsi banyak menggunakan kata khusus (warna dikhususkan pada kata hijau, biru toska, oranye)
c. Isi teks deskripsi bersifat personal dengan kandungan emosi sehingga menggunakan kata-kata dengan emosi kuat (ombak menggempur, kemolekan pantai, ibuku yang tangguh)
3. Tujuan Teks Deskripsi
Untuk menggambarkan objek dengan cara memerinci objek secara konkret, rinci dan subjektif/melukiskan kondisi objek dari sudut pandang pembuat sehingga yang membaca seakan-akan dapat mendengar, melihat, serta mengalami apa yang dideskripsikan oleh penulis.
4. Jenis Teks Deskripsi terbagi 2 yaitu
A. Segi Bentuk
a. Teks deskripsi yang berdiri sendiri sebagai teks
b. Teks deskripsi yang menjadi bagian teks lain (cerpen, novel, lagu, iklan, dll)
B. Segi Penulisannya
a. Deskripsi subjektif: teks deskripsi subjektif merupakan teks deskripsi yang menggambarkan suatu objek berdasarkan atas kesan yang dimiliki oleh penulis tersebut.
b. Deskripsi Spatial: teks deskripsi spatial adalah teks deskriptif yang hanya menggambarkan objek seperti tempat, ruangan atau suatu benda.
c. Deskripsi objektif: teks deskripsi objektif adalah teks deskriptif yang menggambarkan objek sesuai dengan keadaan sebenar-benarnya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan tanpa ada embel-embel dari opini penulis.
d. Deskripsi imajinatif: teks deskripsi imajinatif adalah teks yang berisi tentang gambaran atau lukisan suatu tempat berlangsungnya suatu kejadian. Penggambarannya harus dilihat dari berbagai segi sehingga tempat tersebut bisa tergambar dengan jelas baik dalam pikiran pembaca maupun perasaannya.
e. Deskripsi faktual: teks deskripsi faktual adalah teks deskripsi yang menggambarkan suatu objek baik halal maupun orang dengan mengungkapkan identitasnya apa adanya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan yang sebenar-benarnya.
5. Ciri Penggunaan Bahasa pada Teks Deskripsi
A. Menggunakan Kata-kata umum dan khusus
Kata umum adalah kata – kata yang memiliki makna dan cakupan pemakaian yang lebih luas tau disebut hipernim.
Sedangkan, kata khusus adalah kata – kata yang ruang lingkup dan cakupan maknanya lebih sempit, atau disebut juga dengan hiponim.
B. Menggunakan kalimat perincian
Penggunaan bahasa pada teks deskripsi salah satunya adalah penggunaan kalimat perincian untuk mengonkretkan. Kalimat perincian digunakan untuk mengonkretkan objek yang dideskripsikan. Kalimat perincian sama halnya dengan kalimat penjelasan. Fungsinya untuk merinci atau menjelaskan objek yang dideskripsikan.
Contoh:
a. Ayahku seorang yang humoris.
Kalimat perincian:
- Beliau suka menceritakan pengalamannya yang lucu.
- Beliau sering membuat orang tertawa karena ceritanya.
- Beliau jarang marah dan lebih sering bercanda.
b. Ibuku adalah orang yang sangat baik.
Kalimat perincian:
- Beliau selalu berusahan menolong setiap orang yang membutuhkan.
- Beliau ramah kepada siapa saja.
- Beliau selalu bersikap jujur dan rendah hati.
C. Menggunakan Pilihan Kata (disksi) dengan Emosi Kuat
Penggunaan kata dengan emosi kuat adalah penggunaan kata yang dapat menimbulkan efek dramatis.
D. Kalimat dengan menggunakan cerapan panca indra
Penggunaan bahasa pada teks deskripsi selanjutnya adalah penggunaan kalimat yang menggunakan citraan pancaindra. Teks deskrispi menggunakan kalimat-kalimat yang menggunakan citraan pancaindra. Hal ini bertujuan agar pembaca bisa seolah-olah bisa melihat, mendengar, atau merasakan secara langsung objek yang dideskripsikan dalam teks. Berikut contoh kalimat yang menggunakan citraan pancaindra dalam teks deskripsi.
a.Laut biru membentang luas. (Citraan Penglihatan)
b.Debur ombak terdengar berirama. (Citraan Pendengaran)
c.Kuah santannya sangat gurih. (Citraan Pencecapan)
d.Pasir putih lembut menempel di jemari. (Citraan Perabaan)
e.Bau sampah cukup menusuk hidung. (Citraan Penciuman)
E. Menggunakan kalimat bermajas
Penggunaan bahasa pada teks deskripsi selanjutnya adalah majas. Majas yang dibahas di sini adalah majas perbandingan. Banyak majas perbandingan yang digunakan dalam menyusun teks deskripsi. Berikut penjelasan dan contoh jenis-jenis majas perbandingan.
a. Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah majas yang membandingan benda/bukan manusia seolah-olah beraktivitas seperti manusia.
Contoh:
- Burung bernyanyi menghibur hati.
- Daun kelapa melambai-lambai menyambut para wisatawan.
- Hujan memaksaku untuk tetap diam di dalam rumah.
b.Majas simile/ asosiasi
Majas simile atau asosiasi adalah majas yang membandingkan dua hal dengan kata-kata perbandingan: seperti, ibarat, seolah-olah, dll.
Contoh:
- Hatinya baik seperti malaikat.
- Tekadnya keras seperti baja.
- Kesabarannya semakin lama semakin tipis ibarat karang yang diempas ombak setiap hari.
Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video ini!
Untuk selanjutnya silahkan kerjakan Quiz berikut ini!
Hasil pekerjaan siswa