Pada halaman ini Anda akan belajar mengenai Menyimpulkan kebahasaan teks deskripsi
Menyimpulkan kebahasaan teks deskripsi
Mulai unit ini, kita akan mencoba belajar menelaah unsur kebahasaan dari teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca dan kita awali dari menyimpulkan kebahasaan teks deskripsi tentang objek.
Untuk mempelajari unit ini, kita dapat membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta : Cetakan Ke-4 2017 mulai dari halaman 18 s.d 21.
Secara umum ada beberapa kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks deskripsi, beberapa di antaranya adalah:
1. Penggunaan kalimat perincian untuk mengonkretkan
2. Penggunaan kalimat yang menggunakan cerapan pancaindra
3. Penggunaan sinonim
4. Penggunaan kata khusus
Penggunaan Kalimat Perincian untuk Mengonkretkan
Kalimat yang dimaksud berupa suatu pernyataan penjelas untuk pernyataan sebelumnya yang dianggap masih umum.
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
· Ibuku orang yang sangat baik.
· Koral di laut Karimun Jawa beraneka bentuk dan warna sehingga membentuk pemandangan yang begitu indah.
Pada kalimat tersebut disebutkan Ibuku orang yang sangat baik. timbul pertanyaan baiknya itu seperti apa? Maka untuk menjelaskannya digunakan kalimat perincian:
Dia berusaha menolong semua orang.
Dia ramah dan tutur katanya lembut kepada siapa saja.
Pada kalimat berikutnya disebutkan Koral di laut Karimun Jawa beraneka bentuk dan warna sehingga membentuk pemandangan yang begitu indah. Kita sebagai pembaca pasti masih penasaran karena tidak terbayang membentuk pemandangan yang begitu indah itu seperti bagaimana? Maka untuk mengonkretkannya diperjelas dengan kalimat perincian sebagai berikut.
Rangkaian koral di laut Karimun Jawa berbagai bentuk dan beraneka warna. Ada koral berbentuk bunga berwarna krem dan merah muda, di tengahnya ada bintik-bintik menyerupai benang sari. Begitu elok koral-koral itu. Di sisi lain ada karang dengan bentuk tumbuhan kaktus yang bergerigi, bercorak biru dan hijau. Keindahan koral lebih lengkap dengan ikan-ikan kecil berwarna oranye di atasnya. Luar biasa indah seperti lukisan dengan warna yang kontras. Tak ketinggalan koral berbentuk jamur kuping dengan warna cokelat dan krem sungguh mirip jamur sesungguhnya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan kalimat perincian yaitu untuk lebih memperjelas dan mengonkretkan objek.
Penggunaan Kalimat yang Menggunakan Cerapan Pancaindra
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
· Pantai panjang dengan pasir putih.
· Air jernih dengan buih-buih kecil.
· Bukit hijau menjadi latar pantai.
· Debur ombak pantai terdengar berirama.
· Udara sangat terasa segar.
Teks deskripsi berisi kalimat yang menggunakan cerapan pancaindra seperti contoh di atas. Manfaat penggunaan kalimat yang menggunakan cerapan pancaindra tersebut dapat membuat pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan terhadap objek yang dideskripsikan.
Penggunaan Sinonim pada Teks Deskripsi
Sinonim dapat diartikan bentuk kata yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk kata lain atau kata yang memiliki makna yang sama.
Misalnya
Kata indah memiliki makna yang sama dengan kata elok, permai, molek.
Kata mengherankan memiliki makna yang sama dengan kata mengagumkan, memukau, fantastis.
Manfaat penggunaan sinonim pada teks deskripsi tentunya untuk menguatkan kesan sehingga objek yang dideskripsikan memiliki emosi yang lebih kuat (indah diungkapkan dengan sinonim yang lebih memiliki emosi kuat yaitu elok, permai, molek, mengagumkan, memukau, menakjubkan)
Penggunaan Kata Khusus
Kata ada yang disebut kata umum dan ada yang disebut kata khusus. Kata umum adalah kata yang luas ruang lingkupnya dan dapat mencakup banyak hal. Kata-kata yang termasuk dalam kata umum disebut dengan hipernim. Sedangkan yang disebut kata khusus adalah kata yang ruang lingkup dan cakupan maknanya lebih sempit. Kata-kata yang termasuk dalam kata khusus disebut juga hiponim. Kata umum dan kata khusus sebenarnya sinonim tetapi dengan makna yang lebih khusus.
Untuk membedakan kata umum dan kata khusus, mari kita perhatikan tabel berikut.
Alasan penggunaan kata khusus pada teks deskripsi adalah untuk mengonkretkan objek yang dideskripsikan (warna dirinci merah, kuning, hijau) Demikian, semoga ada manfaatnya.
Dan sukses untuk Anda