Pada halaman ini Anda akan belajar mengenai Menyajikan secara lisan teks deskripsi
Menyajikan secara lisan teks deskripsi
Setelah membaca, menelaah, melengkapi beragam contoh teks deskripsi, pada bagian ini kita akan berkarya membuat teks deskripsi. Kegiatan bagian ini mengasah kita untuk berkreasi menciptakan teks tanggapan deskripsi. Saatnya berkarya dan yakinlah bahwa kita pasti bisa.
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang harus dicapai adalah:
· Menyajikan secara lisan teks deskripsi dalam konteks pembawa acara televisi mendeskripsikan objek.
· Menulis teks deskripsi dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan kata kalimat/ tanda baca/ejaan.
Untuk mempelajari unit ini, kita dapat membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta : Cetakan Ke-4 2017 mulai dari halaman 36 s.d 40.
Pada halaman tersebut berisi tahap yang merupakan bagian puncak dari pendekatan berbasis teks. Pada tahap ini siswa secara kreatif menghasilkan teks dengan berbagai konteks komunikasi. Tahap ini berisi panduan, tugas, dan latihan menyusun teks secara mandiri.
Dalam upaya menumbuhkan sikap kepedulian terhadap lingkungan sekitar, kedekatan dengan orang-orang tercinta, dan menumbuhkan rasa nasionalisme dipilih tema tertentu yang relevan. Tema yang dipilih untuk dideskripsikan misalnya berkaitan dengan kekayaan dan keindahan Nusantara, mendeskripsikan orang-orang tercinta di lingkungan siswa, atau tempat-tempat unik yang ada di sekitar siswa (museum di kotanya, tempat wisata di daerah tempat tinggal siswa)
Contoh
Budaya daerah, wisata daerah, cindera mata daerah, orang-orang sekitar/ makhluk di sekitar kita (mendeskripsikan orang-orang tercinta ibu, ayah, anggota keluarga lain, guru, sahabat, tokoh, binatang peliharaan, dll).
Bekal yang diperlukan untuk membuat teks deskripsi adalah memahami prinsip penggunaan dan keterampilan bagian-bagain seperti menggunakan kata benda, kata sifat, keterangan tempat, kata depan, sinonim kata, kalimat rincian, kalimat bermajas.
Pembelajaran ini diharapkan dapat mendorong kepedulian untuk menggunakan bahasa secara cermat (menyunting teks), kepedulian terhadap budaya daerah, wisata daerah, cindera mata daerah (mengerjakan tugas dengan tematema yang menimbulkan kepedulian terhadap kekayaan budaya dan keindahan alam Nusantara), kepedulian terhadap orang-orang sekitar/ makhluk di sekitar kita (mendeskripsikan orang tercinta ibu, ayah, dll), jujur dalam memproduksi tugas, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, menumbuhkan kreativitas melalui kegiatan memvariasikan berbagai kata, kalimat, atau bagian teks.
Tugas menulis teks deskripsi atau menyajikan secara lisan dipilih sesuai dengan konteks kehidupan siswa. Tugas menulis dilakukan secara bertahap mulai memilih ide, merencanakan kerangka, mengembangkan ide menjadi paragraf, menata paragraf menjadi sebuah teks deskripsi.
Siswa berproses untuk mencipta teks deskripsi baik secara tulis maupun secara lisan. Secara tertulis siswa menghasilkan tulisan dalam bentuk teks deskripsi. Dalam bentuk lisan, siswa dapat menyajikan teks deskripsi dalam bentuk paparan lisan menggambarkan suatu objek bersamaan dengan penayangan video pemandangan alam atau alat peraga lainnya.
Setelah menyajikan lisan, kemudian tugas berikutnya menulis teks deskripsi. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam menyusun teks deskripsi berikut, yaitu:
Langkah 1
Menentukan subjek yang akan dideskripsikan dan membuat judul.
Judul teks tanggapan deskriptif berisi objek yang akan dideskripsikan dengan tanggapan personal penulis.
Langkah 2
membuat kerangka bagian-bagian yang akan dideskripsikan.
Contoh Kerangka
Judul: Sekolah Baruku
Kerangka bagian-bagian yang akan dideskripsikan:
· Gedung: ukuran (besar, kecil), kualitas (kokoh, modern, bagus), warna (bercat biru), ruang belajar, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang perpustakaan, lab,
kantin, tempat ibadah, WC, dan lain seterusnya.
· Halaman: lapang olah raga, lapang upacara bendera, tempat parkir, tempat bermain, tempat melaksanakan kegiatan literasi, dan seterusnya.
· Guru: jumlah guru, guru mata pelajaran, guru BK/BP, wali kelas, pembimbing ekstra kurikuler, dan seterusnya.
· Teman: jumlah teman sekelas, kondisi teman di kelas lain, teman kegiatan pada ekstra kurikuler, dan seterusnya.
Langkah 3
Mencari data tentang subjek yang akan ditulis. Data dicari dengan cara mengamati subjek yang akan dideskripsikan.
Langkah 4
Menata kalimat-kalimat menjadi:
· Paragraf pembuka teks tanggapan deskriptif/ identifikasi,
· Paragraf deskripsi bagian
· Paragraf deskripsi bagian
· Paragraf deskripsi bagian dan
· Paragraf penutup
Langkah 5
memerinci objek/ suasana yang dideskripsikan dengan menggunakan kata dan kalimat yang merangsang pancaindera. Pembaca yang tidak mengalami langsung seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan apa yang dideskripsikan. Gunakan variasi kata secara menarik.
Demikian semoga ada manfaatnya. Selamat berlatih! Semoga Anda menjadi orang yang sukses!