MODUL 1.1
(FILOSOFI PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA)
MODUL 1.1
(FILOSOFI PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA)
Apa yang ada Anda ketahui tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) mengenai pendidikan dan pengajaran?
Yang saya ketahui tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) adalah bagaimana memerdekakan belajar, guna mencapai kemerdekaan belajar yang goalnya adalah menjadi siswa dengan profil pelajar Pancasila. Ini berarti dalam melaksanakan pendidikan dan pengajaran kepada anak-anak, Ki Hajar Dewantara menganjurkan agar pendidik tetap memperhatikan segala potensi anak-anak, yaitu jiwa, jasmani, etika, moral, estetika dan karakter.
Apa relevansi pemikiran KHD dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini dan konteks pendidikan di sekolah Anda secara khusus?
Sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan dilaksananakan dengan sistem among, yakni pendidik memberikan kebebasan berpikir kepada peserta didik untuk mengembangkan kreatifitasnya yang ada dalam dirinya karena pendidikan dilaksanakan sesuai dengan kodrat anak atau bakat minat anak. Pendidikan berdasarkan kodrat zaman. Maksudnya pendidikan yang dilaksanakan sesuai dengan zamannya. Saat ini zaman pendidikan yang berlaku adalah pendidikan dengan pola pikir abad 21 dan sesuai dengan pendidikan di sekolah saya yang pada tahun pelajaran ini sudah melaksanakan kurikulum merdeka. Pada kurikulum merdeka anak diharapkan mempunyai empat keterampilan, yakni, berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan komunikasi untuk mewujudkan profil pelajar pancasila. Profil pelajar Pancasila adalah beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri,bernalar kritis dan kreatif. Hal ini sangat relevansi dengan pemikiran Ki hajar Dewantara karena sangat erat membangun karakter anak dan budi pekerti anak tetapi bukan mengubah perilaku anak. Pendidikan karakter dalam pembentukan profil pelajar Pancasila dilaksanakan dengan pembiasaan dan keteladanan dari seorang among atau pendidik secara konsisten dan kontinue. Hal ini sesuai dengan pemikiran Ki hajar Dewantara tentang pendidikan berbasis karakter seperti nilai, keagamaan, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab dapat dijadikan sebagai dasar dalam pembentukan karakter Pendidikan abad 21.
Apakah Anda merasa sudah melaksanakan pemikiran KHD dan memiliki kemerdekaan dalam menjalankan aktivitas sebagai guru
Konsep pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang telah saya laksanakan di sekolah adalah mengarahkan anak dalam belajar yang menyenangkan, manantang, sekaligus melatih berpikir kritis. Antara lain yang telah saya lakukan adalah membiasakan literasi di kelas, membangun karakter dalam pembelajaran, memberikan suasana belajar yang menyenangkan, dan bekerja sama dengan
Setelah mempelajari modul I, saya berharap sebagai seorang pendidik bisa menerapkan pemikiran-pemikiran KHD secara menyeluruh dalam pembelajaran. Dengan penerapan pemikiran KHD, saya yakin bisa menjadi guru yang merdeka dalam mengajar. Dengan merdeka mengajar, saya akan lebih menikmati proses pembelajaran dan tugas mengajar menjadi sesuatu yang membahagiakan dan tentunya bukan suatu beban.
Harapan saya kepada murid-murid setelah saya mempelajari modul ini adalah murid bisa mengoptimalkan potensi yang ada di dalam dirinya. Mereka bisa belajar tanpa adanya tekanan. Mereka bisa mendapatkan pembelajaran bermakna, yakni pembelajaran yang bisa dirasakan manfaatnya oleh para siswa.
Kegiatan yang saya harapkan dalam modul ini adalah kegiatan kolaborasi yang ke depannya memberi pengalaman berharga bagi saya. Materi yang saya harapkan dalam modul ini adalah materi-materi yang memudahkan saya untuk membuat pembelajaran lebih bermakna. Sementara itu, manfaat yang saya harapkan setelah mempelajari modul ini adalah saya bisa memahami pemikiran-pemikiran KHD dan bisa menerapkannya dalam pembelajaran secara nyata.